Syah Afandin Gerak Cepat Instruksikan Camat Bahorok dan Kadis PUTR Tindaklanjuti Keluhan Warga

- Penulis

Kamis, 11 September 2025 - 04:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN LANGKAT (SUMUT) ANTARANEWS86.com__,
Bupati Langkat, H. Syah Afandin, SH bergerak cepat menanggapi keluhan masyarakat terkait kondisi jembatan penghubung Desa Kuta Gajah, Ujung Bandar, dan Batu Jonjong, Kecamatan Bahorok, yang kini kondisinya sangat memprihatinkan.

Saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (9/9/2025), Bupati langsung menginstruksikan Camat Bahorok dan Kadis PUTR untuk turun ke lapangan merespons keluhan warga dan memastikan akses jembatan tetap dapat digunakan.

“Saya minta Camat segera menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Jembatan ini sangat vital bagi aktivitas warga, pelajar, dan pedagang. Pemerintah daerah hadir memberi solusi cepat sekaligus menyiapkan pembangunan permanen. Pembangunan jembatan ini sudah menjadi atensi kita bersama dan sudah masuk dalam perencanaan RAPBD 2026,” tegas Syah Afandin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jembatan ini bukan hanya penghubung antar-desa, tetapi juga menjadi akses penting antara Kecamatan Bahorok dan Kecamatan Kutambaru. Keberadaannya sangat menentukan kelancaran aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun mobilitas warga di kedua kecamatan tersebut.

Baca Juga:  Update Bencana Tapanuli Utara: Progres Penanganan dan Kondisi Terbaru

Sebelumnya, Pemerintah Desa Ujung Bandar bersama masyarakat melakukan perbaikan darurat secara swadaya. Gotong royong dilakukan dengan mengganti lantai kayu lapuk agar jembatan tetap bisa dilalui sementara waktu. Namun, kondisi jembatan tetap tidak memenuhi standar keamanan.

Kepala Dinas PUTR Kabupaten Langkat, Khairul Azmi, S.STP, menegaskan bahwa pihaknya menindaklanjuti arahan Bupati dengan langkah teknis yang sudah dipersiapkan.

“Atas instruksi Bupati, pembangunan jembatan penghubung Bahorok–Kutambaru ini sudah menjadi prioritas dan telah masuk dalam perencanaan RAPBD 2026. Kami menargetkan perencanaan desain diselesaikan lebih awal agar proses pelaksanaan dapat segera dimulai sesuai tahapan. Ini komitmen pemerintah untuk menghadirkan infrastruktur yang lebih aman dan berkelanjutan,” jelas Khairul Azmi.

Dengan adanya instruksi cepat dari Bupati serta dukungan penuh dari Dinas PUTR, masyarakat di Bahorok maupun Kutambaru diharapkan tidak lagi bergantung pada jembatan gantung lama yang rawan membahayakan. Pembangunan ini juga akan memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi pedesaan.

(Dedi Sanjaya)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaga Kolaborasi dengan Mitra Kerja, Kementerian ATR/BPN Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama
Berbagi di Bulan Suci Ramadan, Kementerian ATR/BPN Salurkan Bantuan untuk Pegawai Terdampak Bencana di Aceh
Akhir Pekan Lebih Mudah Urus Tanah Sendiri Lewat Program PELATARAN
Safari Ramadhan 1447 H, Wabup Syafaruddin Poti : Momen Pererat Silaturahmi dan Salurkan Bantuan Ramadhan.
600 Warga Adat Mandailing Natal: Janji 14 Tahun Terbuang, Hutan Adat Jadi Permainan MoU
Berikut Rangkaian Kegiatan Perayaan HUT ke-27 Kabupaten Toba
Polsek Sukolilo dan Forkopimcam Kompak Bersihkan Pasar Kedungwinong, Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI
Bukber Bareng Insan Pers, Kapolresta Pati Perkuat Sinergi dan Santuni Anak Yatim
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 05:52 WIB

Jaga Kolaborasi dengan Mitra Kerja, Kementerian ATR/BPN Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama

Senin, 2 Maret 2026 - 05:49 WIB

Berbagi di Bulan Suci Ramadan, Kementerian ATR/BPN Salurkan Bantuan untuk Pegawai Terdampak Bencana di Aceh

Senin, 2 Maret 2026 - 05:45 WIB

Akhir Pekan Lebih Mudah Urus Tanah Sendiri Lewat Program PELATARAN

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:20 WIB

Safari Ramadhan 1447 H, Wabup Syafaruddin Poti : Momen Pererat Silaturahmi dan Salurkan Bantuan Ramadhan.

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:34 WIB

600 Warga Adat Mandailing Natal: Janji 14 Tahun Terbuang, Hutan Adat Jadi Permainan MoU

Berita Terbaru