Update Bencana Tapanuli Utara: Progres Penanganan dan Kondisi Terbaru

- Penulis

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ANTARANEWS86.com_, TAPUT, Penanganan bencana di Kabupaten Tapanuli Utara terus dikebut setelah banjir bandang dan longsor melanda sejumlah kecamatan sejak 25 November 2025. Berdasarkan data terbaru yang dirilis Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara pada Selasa, 2 Desember 2025 pukul 19.00 WIB, tercatat sebanyak 15.765 warga terdampak. Bencana ini mengakibatkan 34 warga meninggal dunia (22 warga Tapanuli Utara dan 14 warga dari luar Taput), 14 orang masih hilang, serta 3 warga mengalami luka-luka. Di samping itu, kerusakan infrastruktur cukup masif, meliputi 544 unit rumah rusak, 19 jembatan putus, serta 44 ruas jalan yang tertutup material longsor maupun terputus akibat banjir.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya penanganan terus dilakukan oleh tim gabungan dari BNPB, BPBD, TNI–Polri, Basarnas, dan relawan yang bekerja siang dan malam untuk melakukan evakuasi, pencarian korban, serta pembukaan akses jalan. Distribusi bantuan logistik juga terus diprioritaskan, terutama menuju wilayah yang masih terisolir.

 

Di Kecamatan Adiankoting, dua desa menjadi pusat lokasi pengungsian, yaitu Desa Sibalanga dan Lobu Pining. Sementara itu, lima desa lainnya masih belum dapat diakses karena tertutup longsor dan kondisi medan ekstrem, yakni Siantar Naipospos, Pardomuan Nauli, Pagaran Lambung II, Pagar Lambung IV, dan Pagar Lambung III. Untuk sementara waktu, bantuan bagi wilayah-wilayah tersebut disalurkan melalui jalur udara. Adapun dua desa yang sebelumnya terisolir Banuaij I dan Banuaij IV kini sudah bisa diakses oleh tim darat, termasuk Pagar Lambung I yang juga telah berhasil ditembus.

Baca Juga:  Pj. Gubernur NTT Ikut Jalan Sehat Ikasmansa'87

 

Sementara itu, Kecamatan Parmonangan juga menjadi wilayah dengan dampak signifikan. Hingga kini, enam desa masih dalam kondisi terisolir akibat jalan penghubung yang tertimbun longsor dan kerusakan infrastruktur di sejumlah titik. Keenam desa tersebut meliputi Pertengahan, Hutatua, Manalu Purba, Baturarimo, Purba Dolok, dan Hutajulu Parbalik. Kondisi medan yang curam serta risiko pergerakan tanah yang tinggi menjadi kendala utama bagi tim yang berupaya membuka akses darat.

 

Keterisolasian terjadi akibat banyaknya ruas jalan penghubung antar-desa yang tertutup material longsor dan sebagian jalan kabupaten mengalami kerusakan berat sehingga tidak dapat dilalui kendaraan. Selain itu, kondisi medan yang curam dan risiko pergerakan tanah semakin menyulitkan tim gabungan untuk menembus wilayah tersebut melalui jalur darat.

 

Untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi, bantuan logistik sementara disalurkan melalui jalur udara, sembari menunggu pembukaan akses darat dari arah pusat Kecamatan Parmonangan. Sejumlah alat berat telah ditempatkan pada titik-titik terdampak guna mempercepat proses pembersihan material longsor, memulihkan akses, dan memastikan distribusi bantuan berjalan lebih merata.

 

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat curah hujan di wilayah Tapanuli Utara masih tinggi dan berpotensi memicu banjir bandang maupun longsor susulan.

 

(𝐷𝐸𝑀𝑂𝐾𝑅𝐴𝑆𝐼 𝐿,𝑇)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PRSU ke 50, Kabupaten Toba Tampil Memukau Dengan Keunggulan Produk Daerah 
Monang Sitanggang Ditemukan Jadi Mayat Mengapung di Tepi Pantai Danau Toba
Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf dan Bantuan dari MUI untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang
Lindungi Aset dari Pengambilalihan Sepihak, Kementerian ATR/BPN Targetkan Pendaftaran 10 Tanah Ulayat di Sumba Timur
Wujud Komitmen Perubahan, Kementerian ATR/BPN Tawarkan Optimalisasi Kerja Sama dengan Pemda Se-Lampung
Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Layanan Pertanahan Harus Berorientasi pada Kepuasan Masyarakat
Menteri Nusron Apresiasi Yayasan Buddha Tzu Chi atas Dukungan Pembangunan Huntap bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang
Sat Lantas Polres Langkat Intensifkan Gatur Lalin Pagi, Kapolres Apresiasi Kinerja Personel
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:23 WIB

PRSU ke 50, Kabupaten Toba Tampil Memukau Dengan Keunggulan Produk Daerah 

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:18 WIB

Monang Sitanggang Ditemukan Jadi Mayat Mengapung di Tepi Pantai Danau Toba

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:59 WIB

Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf dan Bantuan dari MUI untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:55 WIB

Lindungi Aset dari Pengambilalihan Sepihak, Kementerian ATR/BPN Targetkan Pendaftaran 10 Tanah Ulayat di Sumba Timur

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:54 WIB

Wujud Komitmen Perubahan, Kementerian ATR/BPN Tawarkan Optimalisasi Kerja Sama dengan Pemda Se-Lampung

Berita Terbaru