Cegah Karhutla, Camat Bonai Darussalam Ajak Masyarakat Perkuat Kesiapsiagaan

- Penulis

Selasa, 1 September 2026 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ROKAN HULU_, ANTARANEWS86.com, Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Mabes TNI menggelar penyuluhan pencegahan dan penanggulangan karhutla di wilayah Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Kegiatan tersebut digelar di Aula Kantor Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Selasa (1/9/2026).

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah personel dan perwira TNI hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Brigjen TNI Andi Tiawardi, Kolonel Laut Cokorda, Kolonel Supriadi, Kolonel Ivan Supriadi, Letkol Laut Heri, Mayor Arm Nanda Supriatna, serta Mayor Arm Endang Lili.

 

Turut hadir Perwira Pendamping (Paping) Danramil 05 Mayor Inf Hendri Dunan, Danramil 10/KDS Kapten Inf Devi Khorul Edwar, serta Camat Bonai Darussalam Elfitrend Saputra, S.Kom., M.IP.

 

Penyuluhan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pencegahan dan penanggulangan karhutla, khususnya di wilayah Kecamatan Bonai Darussalam yang memiliki kawasan perkebunan dan lahan yang berpotensi mengalami kebakaran, terutama saat kondisi cuaca kering.

 

Dalam penyuluhan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya melakukan pencegahan sejak dini, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla, serta menjaga kelestarian lingkungan dan kawasan hutan.

 

Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api atau indikasi terjadinya kebakaran.

 

Kepala Desa Sontang, Zulfahrianto, SE, menyambut baik kehadiran jajaran Mabes TNI dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat.

 

Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menjaga lingkungan serta menghadapi potensi karhutla.

«“Kehadiran Mabes TNI di Desa Sontang sangat bermanfaat.

 

Kami atas nama Pemerintah Desa Sontang mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran dan penyuluhan yang diberikan, khususnya tentang pentingnya menjaga lingkungan dan hutan serta kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla,” ujar Zulfahrianto.»

Baca Juga:  Puluhan Siswa-siswi SMP NEGERI I Laguboti Diusung ke RS, Diduga Keracunan MBG

 

Sementara itu, Camat Bonai Darussalam Elfitrend Saputra, S.Kom., M.IP., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Mabes TNI yang telah hadir langsung memberikan edukasi kepada masyarakat.

 

Menurut Elfitrend, pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Kami dari Pemerintah Kecamatan Bonai Darussalam mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Mabes TNI yang telah hadir memberikan penyuluhan kepada masyarakat.

 

Edukasi seperti ini sangat penting agar masyarakat semakin memahami bahaya karhutla dan mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencegahnya,” ujar Elfitrend.»

 

Ia berharap masyarakat Kecamatan Bonai Darussalam dapat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan.

“Pencegahan harus kita lakukan bersama sejak dini. Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Apabila ditemukan titik api atau potensi kebakaran, segera laporkan kepada aparat agar dapat ditangani dengan cepat,” tambahnya.

 

Elfitrend juga menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI, Polri dan masyarakat sangat diperlukan untuk mengantisipasi karhutla, terutama menghadapi kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.

 

Melalui penyuluhan ini, diharapkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat semakin meningkat sehingga potensi terjadinya karhutla di wilayah Bonai Darussalam dapat ditekan.

 

Sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam menjaga lingkungan, mencegah kebakaran hutan dan lahan, sekaligus melindungi masyarakat dari dampak yang ditimbulkan akibat karhutla.

(EPI. B)#

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tahun 2027 Toba Gelar Pilkades, Kini Mulai Bahas Soal Tahapan Hingga Anggaran
Jalankan Program Kerja Prioritas Nasional 2027, Kementerian ATR/BPN Fokuskan Anggaran untuk Ketahanan Pangan hingga Sertipikasi Tanah MBR
Sudah Beli Tanah, tetapi Nama di Sertipikat Masih Penjual? Segera Proses Peralihan Hak Anda
Sekjen ATR/BPN Imbau Jajaran Satukan Visi Dukung Transformasi Layanan
Wamen Ossy Rapat Kerja Bersama Baleg DPR RI Bahas Penyusunan RUU Reforma Agraria
Gang Jalan Mangga Digerebek, Dua Terduga Pengedar Sabu Diamankan
Penuh Keakraban dan Kekeluargaan, Polres Rohul dan DPC SPRI Berbagi Bansos di Desa Suka Maju, Semarak Maulid Nabi dan HUT Polwan ke-78
Pemkab dan DPRD Kabupaten Toba Tandatangani Persetujuan Ranperda P.APBD 2026
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 06:01 WIB

Tahun 2027 Toba Gelar Pilkades, Kini Mulai Bahas Soal Tahapan Hingga Anggaran

Rabu, 2 September 2026 - 03:38 WIB

Jalankan Program Kerja Prioritas Nasional 2027, Kementerian ATR/BPN Fokuskan Anggaran untuk Ketahanan Pangan hingga Sertipikasi Tanah MBR

Rabu, 2 September 2026 - 00:59 WIB

Sudah Beli Tanah, tetapi Nama di Sertipikat Masih Penjual? Segera Proses Peralihan Hak Anda

Rabu, 2 September 2026 - 00:58 WIB

Sekjen ATR/BPN Imbau Jajaran Satukan Visi Dukung Transformasi Layanan

Rabu, 2 September 2026 - 00:56 WIB

Wamen Ossy Rapat Kerja Bersama Baleg DPR RI Bahas Penyusunan RUU Reforma Agraria

Berita Terbaru