Saat memanen cabe, warga Sei Lepan Kabupaten Langkat diterkam Harimau Sumatera.

- Penulis

Selasa, 12 Maret 2024 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KABUPATEN LANGKAT (SUMUT) ANTARANEWS86.COM //-Korban merupakan petani cabe bernama Jerimia Peranda Ginting, lk, 25 tahun, Islam, petani alamat dusun V Aman Damai Desa Harapan Maju Kecamatan Sei Lepan Kabupaten Langkat mengalami serangan binatang liar jenis Harimau Sumatera pada saat sedang memanen cabe.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Pkl. Brandan AKP Irwanta Sembiring, SH. MH melalui Kasi Humas Polres Langkat AKP Rajendra Kusuma menyatakan ; “memang benar ada peristiwa warga petani bernama Jerimia Peranda Ginting diserang binatang liar jenis Harimau Sumatera yang terjadi di Barak Ilir dusun V Aman Damai desa Harapan Maju Kecamatan Sei Lepan Kabupaten Langkat pada hari Senin tanggal 11 Maret 2024 pukul 17.30 wib.

 

Pada saat korban diserang binatang liar Harimau Sumatera, kedua orang tua korban bernama Ramli Ginting dan Lela Inderiyani memberanikan diri menghalau Harimau Sumatera yang sedang menerkam anaknya dengan menggunakan alat kayu dan parang sehingga Harimau Sumatera melepaskan korban dan berlari kearah semak-semak kawasan Taman Nasional Gunung Louser (TNGL).

Baca Juga:  Bumdesma Balige Raja Raup Untung Rp 100 Juta Tahun Anggara 2023

 

Akibat dari serangan binatang liar jenis Harimau Sumatera korban mengalami luka gigitan pada bagian leher, kepala dan tangan, kondisi korban pada saat itu masih sadar yang selanjutnya diselamatkan ke rumah sakit Bidadari Stabat untuk perawatan dan tindakan medis. ujarnya.

 

Kapolsek Pkl. Brandan melalui anggota Bhabinkamtibmas menghimbau warga agar tetap waspada beraktifitas di areal berbatasan dengan kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) dikarenakan kawasan TNGL adalah merupakan tempat ekosistem binatang liar jenis Harimau Sumatera yang saat ini populasinya semakin langka, dan berkordinasi dengan instansi terkait agar binatang liar tidak keluar dari kawasan habitatnya dan masuk ke pemukiman warga, tambahnya

 

#(Sanjaya)#

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kunjungan Pihak Marketing Bank BNI Cabang Aimas ke Kantor Pertanahan Kabupaten Sorong
Apresiasi Kinerja: Kantor Pertanahan Kabupaten Sorong Raih Nilai IKPA 100 Sempurna
Kantor Pertanahan Kabupaten Sorong Fasilitasi Kerja Sama Penanganan Banjir untuk Dukung Usaha Tani Reforma Agraria
Penyuluhan Akses Reforma Agraria Dorong Pengembangan Usaha Perikanan di Kampung Yeflio
Kantor Pertanahan Kabupaten Sorong mengikuti kegiatan Forum Group Discussion
Pemkab Toba Lepas Kontingen Sumut Asal Toba Ikuti Pesparawi Nasional di Papua Barat
Ketidaksesuain Nama di Sertipikat! Yuk Pahami Solusinya
SEPAKAT untuk Mengurus Sertipikat Tanah Secepatnya, SEPAKAT untuk Mengukur Tanah Secepatnya
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:40 WIB

Kunjungan Pihak Marketing Bank BNI Cabang Aimas ke Kantor Pertanahan Kabupaten Sorong

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:37 WIB

Apresiasi Kinerja: Kantor Pertanahan Kabupaten Sorong Raih Nilai IKPA 100 Sempurna

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:34 WIB

Kantor Pertanahan Kabupaten Sorong Fasilitasi Kerja Sama Penanganan Banjir untuk Dukung Usaha Tani Reforma Agraria

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:29 WIB

Penyuluhan Akses Reforma Agraria Dorong Pengembangan Usaha Perikanan di Kampung Yeflio

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:26 WIB

Kantor Pertanahan Kabupaten Sorong mengikuti kegiatan Forum Group Discussion

Berita Terbaru