Pj. Bupati Langkat serius dalam implementasi program “Bubur Pedas”.

- Penulis

Selasa, 7 Mei 2024 - 23:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ANTARANEWS86.COM |MEDAN (SUMUT) Hal tersebut disampaikan Pj. Bupati Langkat H.M Faisal Hasrimy AP.M.AP saat mengikuti acara tlak show Markombur yang di laksanakan di stasiun TVRI Sumut pada (07/05/24) sore, secara live dengan tema BUBUR PEDAS program kerja Pj. Bupati langkat.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam acara ini Pj. Bupati Langkat menjelaskan tujuan program yang di ciptakan oleh Pj. Bupati Langkat, di dampingi kepala BAPPEDA Hj. Rina Wahyuni Marpaung, S.STP, M.AP.

 

Bubur Pedas itu sendiri merupakan kepanjangan dari Bupati Berkolaborasi Untuk Kejar Pembangunan Daerah Sampai Tuntas”. Filosofi Bubur Pedas sendiri merupakan simbol masakan khas Melayu yang didalamnya ada kolaborasi bumbu, bahan masakan, berkhasiat dan cita rasanya luar biasa.

 

Saya berharap lewat program kerja ini tujuan akhir atau “goals” nya mensejahterakan masyarakat dan menuntaskan 5 program dalam bubur pedas tersebut,” ucapnya.

 

Faisal Hasrimy berharap melalui program kerja Bubur Pedas akan terbenahi permasalahan di desa sehingga dapat terframe dengan baik dalam waktu saya yang singkat ini.

Baca Juga:  DIduga Kasus Korupsi Banwidth Kominfo Dumai Telah Dilakukan Penahanan Di Rutan kelas IIB Dumai

 

Kita akan turun langsung dalam penyelesaiannya, ini membutuhkan dukungan dari semua elemen. Semoga ini dapat benar-benar terlaksana tidak hanya launching semata,” harapnya.

 

Kepala Bappeda Litbang nyampaikan tujuan program Bubur Pedas yaitu pembangunan untuk semua masyarakat dengan membutuhkan komitmen dan kolaborasi dari seluruh Kepala Perangkat Daerah, pihak swasta dan selanjutnya peran desa sebagai ujung tombak pembangunan, desa merupakan perpanjangan tangan pemerintah daerah untuk menggali isu permasalahan dan dapat dituntaskan bersama melalui bubur pedas. Desa harus sensitif, responsif terhadap permasalahan tersebut.

 

Sedangkan Lima Program Bubur Pedas yaitu percepatan penurunan angka stunting, penurunan kemiskinan ekstrim, inflasi, inovasi dan tata kelola pemerintahan dan pelaksanaan program strategis berkaitan pelayanan.

 

Rencana aksi yang akan dibuat berdasarkan program kerja tersebut diantaranya penyelesaian masalah dalam satu hari, call center pengaduan masyarakat, akses pelayanan publik menjadi mudah, dan kades menggali isu permasalahan di masyarakat untuk kemudian dibentuk tim terpadu untuk penyelesaian masalah desa tersebut.

 

#(Sanjaya)#

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaga Kolaborasi dengan Mitra Kerja, Kementerian ATR/BPN Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama
Berbagi di Bulan Suci Ramadan, Kementerian ATR/BPN Salurkan Bantuan untuk Pegawai Terdampak Bencana di Aceh
Akhir Pekan Lebih Mudah Urus Tanah Sendiri Lewat Program PELATARAN
Safari Ramadhan 1447 H, Wabup Syafaruddin Poti : Momen Pererat Silaturahmi dan Salurkan Bantuan Ramadhan.
600 Warga Adat Mandailing Natal: Janji 14 Tahun Terbuang, Hutan Adat Jadi Permainan MoU
Berikut Rangkaian Kegiatan Perayaan HUT ke-27 Kabupaten Toba
Polsek Sukolilo dan Forkopimcam Kompak Bersihkan Pasar Kedungwinong, Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI
Bukber Bareng Insan Pers, Kapolresta Pati Perkuat Sinergi dan Santuni Anak Yatim
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 05:52 WIB

Jaga Kolaborasi dengan Mitra Kerja, Kementerian ATR/BPN Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama

Senin, 2 Maret 2026 - 05:49 WIB

Berbagi di Bulan Suci Ramadan, Kementerian ATR/BPN Salurkan Bantuan untuk Pegawai Terdampak Bencana di Aceh

Senin, 2 Maret 2026 - 05:45 WIB

Akhir Pekan Lebih Mudah Urus Tanah Sendiri Lewat Program PELATARAN

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:20 WIB

Safari Ramadhan 1447 H, Wabup Syafaruddin Poti : Momen Pererat Silaturahmi dan Salurkan Bantuan Ramadhan.

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:34 WIB

600 Warga Adat Mandailing Natal: Janji 14 Tahun Terbuang, Hutan Adat Jadi Permainan MoU

Berita Terbaru