‎Pemkab Tapanuli Utara Intensifkan Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi

- Penulis

Minggu, 21 Desember 2025 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ANTARANEWS86.com_, TAPUT, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus mengintensifkan penanganan darurat bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah. Hingga Sabtu (20/12/2025) pukul 19.00 WIB, jajaran pemerintah daerah bersama BNPB, kementerian terkait, TNI, Polri, dan unsur lainnya masih melakukan upaya evakuasi, distribusi bantuan, serta pemulihan akses di wilayah terdampak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Berdasarkan data sementara, bencana tersebut mengakibatkan 36 orang meninggal dunia, 2 orang masih dinyatakan hilang, dan 3 orang mengalami luka-luka serta telah mendapatkan perawatan. Selain itu, sebanyak 13 orang yang sebelumnya dilaporkan hilang telah ditemukan selamat. Jumlah warga terdampak mencapai sekitar 14.033 jiwa, dengan 1.197 jiwa mengungsi di sejumlah titik pengungsian.

‎Dari sisi kerusakan, tercatat 772 unit rumah terdampak, serta kerusakan pada 16 fasilitas pendidikan, 6 fasilitas kesehatan, 18 jembatan, dan 58 titik ruas jalan yang mencakup jalan nasional, provinsi, dan kabupaten. Wilayah yang terdampak paling parah berada di Kecamatan Adiankoting dan Kecamatan Parmonangan.

Baca Juga:  Dirjen PSKP dalam Pengarahan Umum Rakernas Kementerian ATR/BPN: Kolaborasi Antar Lembaga Kunci Berantas Mafia Tanah

‎Pemerintah daerah bersama Kementerian PUPR dan pihak terkait terus mempercepat pembukaan akses transportasi, termasuk pada jalur perbatasan Tapanuli Utara–Tapanuli Tengah dengan mengerahkan 13 unit alat berat. Untuk mendukung komunikasi di wilayah blank spot, BNPB juga telah menyalurkan 6 unit perangkat Starlink, sebagian besar telah beroperasi di lokasi terdampak.

‎Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si. menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam penanganan bencana tersebut.

‎“Keselamatan warga menjadi prioritas utama kami. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus berkoordinasi dengan BNPB, kementerian terkait, serta seluruh unsur untuk memastikan evakuasi, pemenuhan kebutuhan dasar, dan percepatan pemulihan berjalan secara maksimal,” tegasnya, seraya mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.

 

#(DEMOKRASI. L.T)#

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaga Kolaborasi dengan Mitra Kerja, Kementerian ATR/BPN Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama
Berbagi di Bulan Suci Ramadan, Kementerian ATR/BPN Salurkan Bantuan untuk Pegawai Terdampak Bencana di Aceh
Akhir Pekan Lebih Mudah Urus Tanah Sendiri Lewat Program PELATARAN
Safari Ramadhan 1447 H, Wabup Syafaruddin Poti : Momen Pererat Silaturahmi dan Salurkan Bantuan Ramadhan.
600 Warga Adat Mandailing Natal: Janji 14 Tahun Terbuang, Hutan Adat Jadi Permainan MoU
Berikut Rangkaian Kegiatan Perayaan HUT ke-27 Kabupaten Toba
Polsek Sukolilo dan Forkopimcam Kompak Bersihkan Pasar Kedungwinong, Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI
Bukber Bareng Insan Pers, Kapolresta Pati Perkuat Sinergi dan Santuni Anak Yatim
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 05:52 WIB

Jaga Kolaborasi dengan Mitra Kerja, Kementerian ATR/BPN Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama

Senin, 2 Maret 2026 - 05:49 WIB

Berbagi di Bulan Suci Ramadan, Kementerian ATR/BPN Salurkan Bantuan untuk Pegawai Terdampak Bencana di Aceh

Senin, 2 Maret 2026 - 05:45 WIB

Akhir Pekan Lebih Mudah Urus Tanah Sendiri Lewat Program PELATARAN

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:20 WIB

Safari Ramadhan 1447 H, Wabup Syafaruddin Poti : Momen Pererat Silaturahmi dan Salurkan Bantuan Ramadhan.

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:34 WIB

600 Warga Adat Mandailing Natal: Janji 14 Tahun Terbuang, Hutan Adat Jadi Permainan MoU

Berita Terbaru