Kadis Sosial Langkat Tegaskan Isu “Oknum Dinsos Minta Klaim Bantuan” Tidak Benar

- Penulis

Sabtu, 6 Desember 2025 - 00:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ANTARANEWS86.com_, LANGKAT, Pemerintah Kabupaten Langkat melaui Kadis Sosial menegaskan bahwa informasi mengenai adanya oknum Dinas Sosial yang meminta warga untuk “mengklaim bantuan” seperti yang beredar di media sosial dan pemberitaan daring tidak benar, tidak pernah terjadi, dan tidak sesuai dengan mekanisme resmi penanganan bantuan di masa tanggap darurat banjir.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Klarifikasi ini disampaikan sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk menjaga transparansi dan memastikan seluruh masyarakat mendapatkan informasi yang akurat selama proses penanganan bencana.

 

Kadis Sosial Taufik Rieza membantah keras hal tersebut di ruang kerjanya, jumat (5/12/2025): “Tidak Ada Mekanisme Klaim Bantuan, dan Tuduhan Itu Tidak Berdasar, ini pencemaran nama baik institusi”

 

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Langkat, Taufik Rieza, menyatakan bahwa tudingan adanya oknum yang meminta klaim bantuan merupakan informasi keliru yang tidak memiliki dasar.

 

“Seluruh proses penyaluran bantuan dilakukan melalui posko resmi, berdasarkan data lapangan dari kecamatan, desa, dan relawan. Tidak ada mekanisme titip nama, klaim, ataupun permintaan daftar penerima secara informal. Itu tidak benar dan tidak pernah menjadi prosedur kami,” tegas Taufik Rieza.

 

Sudah Konfirmasi Langsung ke Pembuat Konten Viral

 

Taufik Rieza juga menjelaskan bahwa ia sudah menghubungi langsung pihak yang membuat konten viral tersebut, seorang relawan berinisial R, untuk meminta klarifikasi dan menanyakan siapa nama personel Dinsos yang diduga melakukan tindakan tersebut.

 

“Yang bersangkutan saya hubungi secara baik-baik. Saya tanya langsung: siapa petugas kami yang Anda maksud? Namun sampai sekarang belum ada jawaban sama sekali dari yang bersangkutan,” jelas Taufik.

 

Ia menegaskan bahwa ketidakmampuan pelaku pembuat konten viral itu untuk menyebutkan nama, jabatan, atau bukti pendukung memperkuat bahwa tuduhan tersebut tidak dapat dipertanggung jawabkan.

 

“Jika memang ada oknum, tentu mudah disebutkan siapa orangnya, nomor hpnya. Namun sampai sekarang tidak ada nama atau data lain yang disampaikan, sehingga tuduhan itu semakin tidak berdasar,” tambahnya.

Baca Juga:  Sinode Kerja ke-64 HKI Tahun 2024, Bupati Toba Serukan Pembaharuan Hati

 

Kesigapan Dinsos Selama Penanganan Banjir Untuk diketahui sejak banjir melanda di Kabupaten Langkat, Dinas Sosial bergerak cepat dan fokus menjalankan tugas kemanusiaan. Upaya yang telah dilakukan meliputi:

– Pendirian dapur umum induk di Kantor Dinsos serta dapur umum lapangan di beberapa kecamatan, memproduksi ribuan porsi makanan setiap hari bagi pengungsi.

 

– Distribusi logistik secara merata ke desa-desa terdampak berupa sembako, matras, selimut, pakaian, kebutuhan bayi, air bersih, dan logistik penting lainnya.

 

– Koordinasi intensif dengan BPBD, BNPB, Kemensos RI, TNI/Polri, perangkat kecamatan, serta relawan kemanusiaan untuk mempercepat jangkauan distribusi.

 

– Pendataan terpadu melalui aparatur desa, Tagana, dan relawan untuk menjamin tidak ada warga terdampak yang terlewat.

 

Taufik Rieza menegaskan bahwa seluruh aparatur Dinsos bekerja tanpa henti demi memastikan warga terdampak mendapatkan haknya secara merata, cepat, dan tepat sasaran.

 

Disisi lain, Bupati Langkat Syah Afandin, secara rutin turun langsung ke lokasi terdampak banjir. Dan hari ini Bupati mendampingi Gubernur Sumatera Utara meninjau korban banjir. Ia memastikan bahwa proses distribusi logistik berjalan sesuai prosedur dan menegaskan tidak ada toleransi terhadap penyimpangan.

 

“Kami ingin memastikan seluruh warga tertangani. Tidak boleh ada yang terlewat, apalagi disalahgunakan,” tegas Bupati saat memantau penyaluran bantuan di sejumlah titik bersama Gubernur.

 

Kadis Sosial menegaskan kembali bahwa penanganan banjir dilakukan secara terpadu, transparan, dan penuh tanggung jawab sesuai arahan Bapak Bupati. Seluruh jajaran pemerintah bersama relawan, TNI/Polri, dan unsur masyarakat terus bekerja untuk memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan bantuan tepat waktu.

 

Pemerintah berharap masyarakat tetap tenang, saling mendukung, dan menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana.

(Dedi Sanjaya)#

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaga Kolaborasi dengan Mitra Kerja, Kementerian ATR/BPN Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama
Berbagi di Bulan Suci Ramadan, Kementerian ATR/BPN Salurkan Bantuan untuk Pegawai Terdampak Bencana di Aceh
Akhir Pekan Lebih Mudah Urus Tanah Sendiri Lewat Program PELATARAN
Safari Ramadhan 1447 H, Wabup Syafaruddin Poti : Momen Pererat Silaturahmi dan Salurkan Bantuan Ramadhan.
600 Warga Adat Mandailing Natal: Janji 14 Tahun Terbuang, Hutan Adat Jadi Permainan MoU
Berikut Rangkaian Kegiatan Perayaan HUT ke-27 Kabupaten Toba
Polsek Sukolilo dan Forkopimcam Kompak Bersihkan Pasar Kedungwinong, Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI
Bukber Bareng Insan Pers, Kapolresta Pati Perkuat Sinergi dan Santuni Anak Yatim
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 05:52 WIB

Jaga Kolaborasi dengan Mitra Kerja, Kementerian ATR/BPN Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama

Senin, 2 Maret 2026 - 05:49 WIB

Berbagi di Bulan Suci Ramadan, Kementerian ATR/BPN Salurkan Bantuan untuk Pegawai Terdampak Bencana di Aceh

Senin, 2 Maret 2026 - 05:45 WIB

Akhir Pekan Lebih Mudah Urus Tanah Sendiri Lewat Program PELATARAN

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:20 WIB

Safari Ramadhan 1447 H, Wabup Syafaruddin Poti : Momen Pererat Silaturahmi dan Salurkan Bantuan Ramadhan.

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:34 WIB

600 Warga Adat Mandailing Natal: Janji 14 Tahun Terbuang, Hutan Adat Jadi Permainan MoU

Berita Terbaru