Bupati Toba Pimpin Upacara Peringatan Wafat Pahlawan Revolusi D.I. Panjaitan

- Penulis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ANTARANEWS86.com_, TOBA, Bupati Toba Effendi Sintong P Napitupulu memimpin upacara peringatan hari wafatnya Pahlawan Revolusi Mayor Jenderal anumerta Mayor Jenderal Anumerta Donald Isaac Pandjaitan (D.I. Panjaitan) di Kompleks Monumen D.I Panjaitan, Desa Natolu Tali, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba, Rabu (30/9/2026).

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upacara yang mengusung tema “Pahlawanku Teladanku” tersebut digelar sebagai bentuk penghormatan dan mengenang jasa serta pengorbanan Mayor Jenderal D.I. Panjaitan yang gugur dalam peristiwa G30S/PKI

 

Rangkaian kegiatan ditandai dengan peletakan karangan bunga oleh Bupati Toba selaku inspektur upacara, dilanjutkan dengan penaburan bunga bersama unsur Forkopimda dan keluarga sebagai bentuk penghormatan kepada pahlawan yang telah gugur.

 

Dalam kesempatan tersebut,  Dubes RI untuk Singapura Letjen TNI (Purn) Hot Mangaraja Panjaitan yang merupakan putra dari Mayjend anumerta D.I Panjaitan melalui virtual menyampaikan rasa bangga dan syukur karena perjuangan Mayor Jenderal D.I. Panjaitan terus dikenang dan diperingati setiap tahun.

 

“Saya merasa bangga dan bersyukur bahwa perjuangan beliau tidaklah sia-sia. Beliau masih tetap diingat dan diperingati setiap tahunnya,” ujar putra dari pahlawan anumerta Mayjend D.I Panjaitan.

 

Menurutnya, pengorbanan D.I. Panjaitan memberikan pelajaran penting bagi generasi penerus, khususnya mengenai pengabdian kepada bangsa dan negara serta kepada Tuhan Yang Maha Esa.

 

“Apabila ada seorang putra dari Lumban Tor, putra dari Kabupaten Toba yang rela mengorbankan nyawanya sudah sepantasnya bagi kita mengingat pelajaran yang beliau tinggalkan agar kita memberikan yang terbaik untuk rakyat. Di tengah peringatan ini, saya sangat menghargai, menghormati dan bangga menjadi putra bagian dari Kabupaten Toba ini, saya selalu berusaha menjaga nama kehormatan tanah asal saya dan senantiasa menjaga nama kehormatan orang tua saya,”sebutnya mengenang sosok D.I Panjaitan yang juga dikenal religius.

 

Sementara itu, Bupati Toba Effendi Sintong P Napitupulu mengajak keluarga besar D.I. Panjaitan dan seluruh pihak untuk terus membangun kolaborasi dalam menjaga nilai-nilai perjuangan serta melestarikan sejarah dan budaya.

 

“Kiranya kita bisa berkolaborasi bersama keluarga untuk mewujudkan impian yang bisa kita kolaborasikan,” kata Effendi secara zoom kepada Hot Mangaraja Panjaitan.

 

Effendi berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan dan menjadi agenda tahunan sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengorbanan D.I. Panjaitan dalam mempertahankan Pancasila dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

“Kehadiran kita di sini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata penghormatan, penghargaan dan rasa cinta mendalam atas pengorbanan jiwa raga yang telah diberikan almarhum demi tetap tegaknya Pancasila dan keutuhan NKRI,” ujar Effendi.

 

Ia mengaku terharu sejak pertama kali hadir di lokasi hingga upacara selesai. Menurutnya, keberadaan D.I. Panjaitan sebagai Pahlawan Revolusi merupakan kebanggaan bagi masyarakat Toba.

 

“Tidak semua daerah punya Pahlawan Revolusi. Karena itu, kalau bisa peringatan wafat ini bergulir setiap tahun. Bangsa yang besar adalah bangsa yang tahu menghargai jasa para pahlawannya,” katanya.

 

Effendi menegaskan, sejarah mencatat keteguhan dan keberanian D.I. Panjaitan dalam mempertahankan ideologi Pancasila dan kedaulatan NKRI hingga akhir hayat. Keteladanan tersebut, menurutnya, menjadi warisan berharga dari tanah Toba bagi Indonesia.

 

Sebelumnya, Ketua pelaksana kegiatan, Janner Sitorus dari Forum Martabe Sigurs (Formasi), dalam laporannya menyampaikan bahwa keberadaan Formasi salah satunya bertujuan untuk mendorong kemajuan budaya serta menjaga nilai-nilai sejarah yang ada di daerah.

 

Pada kesempatan itu juga, Arta Siagian dan Tumpal Panjaitan mewakili keluarga besar D.I Panjaitan, menyampaikan terima kasih atas terlaksananya kegiatan yang mendapat dukungan dari Bupati Toba.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekdakab Toba Paber Napitupulu, Asisten Pemerintahan Eston Sihotang, Kabid Pengembangan Kebudayaan Disbudparekraf Provinsi Sumatera Utara Sylvia Rosita Lubis, Pabung 0210/TU, Kabid Pengembangan Kebudayaan Disbudparekraf Provinsi Sumatera Utara Sylvia Rosita Lubis, Forkopimcam Silaen, perwakilan Kejari Toba.

(AES)#

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Simpan 7,66 Gram Sabu Dalam Kotak Pink, Dua Pria Ditangkap Polsek Kabun
MasNya ATR/BPN Diluncurkan, Masyarakat Bisa Tanya Soal Layanan Pertanahan Lewat Live TikTok
Bantu PPAT dalam Manajemen Waktu, PERINTIS 10 Hari Bawa Manfaat bagi Masyarakat
Lewat Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Bisa Tentukan Waktu Pengukuran secara Pasti
Pengukuran Terjadwal, Warga Kota Bengkulu Rasakan Presisi Waktu Jadwal Ukur Tanah
Manfaatkan Layanan Pengukuran Terjadwal, Warga Kota Gorontalo: Sudah Pasti Lebih Memudahkan
Pemkab Toba Pamerkan Kriya Unggulan di Ajang Kriyanusa 2026 Dorong Perajin Lokal Naik Kelas
Gelar Aksi Peduli Sesama, Kementerian ATR/BPN Selenggarakan HANTARU Peduli Lewat Donor Darah

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Bupati Toba Pimpin Upacara Peringatan Wafat Pahlawan Revolusi D.I. Panjaitan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Simpan 7,66 Gram Sabu Dalam Kotak Pink, Dua Pria Ditangkap Polsek Kabun

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:02 WIB

MasNya ATR/BPN Diluncurkan, Masyarakat Bisa Tanya Soal Layanan Pertanahan Lewat Live TikTok

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Bantu PPAT dalam Manajemen Waktu, PERINTIS 10 Hari Bawa Manfaat bagi Masyarakat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 05:58 WIB

Lewat Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Bisa Tentukan Waktu Pengukuran secara Pasti

Berita Terbaru