Bupati Apresiasi BI Dukung Klaster Padi Untuk Perkuat Ketahanan Pangan Langkat

- Penulis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 01:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DELI SERDANG, ANTARANEWS86.com__,Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH, melalui Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti, SH menghadiri kegiatan Kick Off Pengembangan Klaster Padi dan Penyerahan Sarana Prasarana Pendukung Ketahanan Pangan binaan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, yang digelar di Desa Pasar Miring, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (15/10/2025).

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempatan tersebut, diserahkan bantuan sarana pertanian kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mulia Tani Desa Sidomulyo, Kabupaten Langkat. Bantuan yang diberikan berupa mesin transplanter, kendaraan angkut Viar, dan digital farming sensor tanah, sebagai dukungan terhadap modernisasi sistem budidaya padi.

 

Penyerahan dilakukan langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Dr. Rudi Brando Hutabarat, kepada Ketua Gapoktan Mulia Tani, disaksikan Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti.

 

Turut mendampingi Wakil Bupati Langkat dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Hendrik Tarigan, S.Pt, M.M.A, serta Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdakab Langkat, Indri Nugraheni, SE, MM, Akt.

Baca Juga:  Hinca Panjaitan Anggota DPR RI Sambangi Pendukungnya, Serahkan 1 Unit Ambulance

 

Dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menegaskan bahwa program klaster padi ini merupakan bentuk nyata sinergi antara Pemkab Langkat dan Bank Indonesia dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus pengendalian inflasi daerah, khususnya pada komoditas strategis seperti beras.

 

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bank Indonesia yang telah berperan aktif dalam pembinaan dan pengembangan klaster padi di Langkat,” ujar Wakil Bupati.

 

Tiorita menyebut Gapoktan Mulia Tani merupakan klaster padi ketiga di Langkat yang telah dibina oleh Bank Indonesia. Ia berharap bantuan tersebut mampu mendorong produktivitas petani dan mempercepat adopsi teknologi pertanian modern.

 

“Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas serta efisiensi biaya produksi di tingkat petani, sekaligus mempercepat modernisasi pertanian di Langkat,” harapnya.

 

Dengan adanya dukungan peralatan modern dan pendampingan berkelanjutan, Pemkab Langkat optimistis sektor pertanian akan semakin berdaya saing dan mampu menjadi penopang utama stabilitas pangan daerah.

#(Dedi Sanjaya)#

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaga Kolaborasi dengan Mitra Kerja, Kementerian ATR/BPN Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama
Berbagi di Bulan Suci Ramadan, Kementerian ATR/BPN Salurkan Bantuan untuk Pegawai Terdampak Bencana di Aceh
Akhir Pekan Lebih Mudah Urus Tanah Sendiri Lewat Program PELATARAN
Safari Ramadhan 1447 H, Wabup Syafaruddin Poti : Momen Pererat Silaturahmi dan Salurkan Bantuan Ramadhan.
600 Warga Adat Mandailing Natal: Janji 14 Tahun Terbuang, Hutan Adat Jadi Permainan MoU
Berikut Rangkaian Kegiatan Perayaan HUT ke-27 Kabupaten Toba
Polsek Sukolilo dan Forkopimcam Kompak Bersihkan Pasar Kedungwinong, Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI
Bukber Bareng Insan Pers, Kapolresta Pati Perkuat Sinergi dan Santuni Anak Yatim
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 05:52 WIB

Jaga Kolaborasi dengan Mitra Kerja, Kementerian ATR/BPN Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama

Senin, 2 Maret 2026 - 05:49 WIB

Berbagi di Bulan Suci Ramadan, Kementerian ATR/BPN Salurkan Bantuan untuk Pegawai Terdampak Bencana di Aceh

Senin, 2 Maret 2026 - 05:45 WIB

Akhir Pekan Lebih Mudah Urus Tanah Sendiri Lewat Program PELATARAN

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:20 WIB

Safari Ramadhan 1447 H, Wabup Syafaruddin Poti : Momen Pererat Silaturahmi dan Salurkan Bantuan Ramadhan.

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:34 WIB

600 Warga Adat Mandailing Natal: Janji 14 Tahun Terbuang, Hutan Adat Jadi Permainan MoU

Berita Terbaru