Diduga Tidak Tahan Tekanan Hidup Seorang Wanita Muda Tewas Gantung Diri

- Penulis

Selasa, 11 November 2025 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ANTARANEWS86.com_, TOBA, Seorang perempuan berinisal AF (34) mengakhiri hidupnya dengan gantung diri menggunakan kain Sarung yang di ikat di fentilasi diatas pintu kamar kos korban.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian ini terjadi di rumah kosnya di Desa Parparean I, Kecamatan Porsea Kabupaten Toba Provinsi Sumatera Utara, pada Senin (10/11/2025) sekira pukul 19.00 Wib Malam.

 

Kapolres Toba AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, S.I.K melalui Kasat Reskrim Iptu Erikson David Hutauruk,, SH, yang di realese Kasi Humas AKP Bungaran Samosir pada Selasa (11/11) membernarkan adanya peristiwa tersebut.

 

Setelah mendapatkan informasi tersebut, Personel Polsek Porsea bersama Satreskrim Polres Toba langsung mendatangi dan melakukan cek TKP.

 

Bungaran menjelaskan Pada hari senin tanggal 10 November 2025 sekitar pukul 19.00 wib, saksi yang berinisial DS (38), bersama 1 (satu) orang teman nya yang berinisial D (22), ingin mengunjungi korban ke kosnya yang berada di Desa Parparean I, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba.

 

Setibanya mereka di Kos korban, kedua saksi itu mendapati pintu Rumah korban dalam posisi terkunci dari dalam, dan kedua saksi tersebut mengetuk pintu dan memanggil manggil korban, terang Bungaran.

 

Bungaran menuturkan dimana sebelum itu korban pernah mengatakan kepada saksi DS jika nanti kau mau datang ke kosku, masuk dari pintu belakang aja ya jangan dari pintu depan soalnya takut aku liat bapak kosku, karena belum ku bayar uang kosku.

 

Pada saat itu saksi DS teringat dengan omongan korban tersebut dan saat itu dia menyuruh saksi D untuk membuka kunci pintu rumah korban tersebut melalui jendela.

 

Lalu salsi D pun memasukkan tangannya melalui jendela dan membuka kunci pintu tersebut dari dalam. Setelah kunci dari rumah tersebut terbuka, kedua saksi memasuki Kos tersebut dan pada saat itu mereka berdua melihat korban telah gantung diri dan sudah meninggal dunia.

Baca Juga:  Polsek Stabat Berhasil Tangkap Pembobol Rumah Warga di Perdamaian Stabat 

 

Melihat kejadian itu, kedua saksi langsung memberitahukan kepada pemilik kos tentang penemuan tersebut dan pada saat itu pemilik kos langsung menelpon pihak kepolisian Polres Toba.

 

Usai mendapatkan laporan itu, pihak kepolisian dari Polres Toba langsung mendatangi tempat Kejadian dan langsung melakukan Pemeriksaan TKP dan mengevakuasi korban tersebut ke RSU Porsea.

 

“Korban sudah dibawa ke RSU Porsea didampingi oleh pihak Keluarga untuk dilakukan pemeriksaan,” ungkap Bungaran.

 

Korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Porsea untuk pemeriksaan tubuh korban dilakukan pada hari Senin tanggal 10 Oktober 2025 sekitar pukul 23.00 wib oleh dokter forensik dr Panusunan Simatupang.

 

Dari hasil pemeriksaan luar oleh dokter bahwa ditemukan pada bagian mulut korban mengeluarkan air liur jatuh lurus, ditemukan dagu mengering, ditemukan lidah tergigit tidak terjulur, ditemukan jejas di leher dengan lebar 3 cm dan panjang 25 cm dan pada telinga kiri dan kanan ditemukan jejas 5 cm , ditemukan pada tubuh korban mengeluarkan cairan dari vagina serta tidak di temukan luka-luka lain yang di duga tindak kekerasan.

 

Penyebab kematian Korban disebabkan gantung diri dan tidak di temukan luka-luka lain yang di duga tindak kekerasan, tutur Bungaran.

 

Pihak Keluarga menyampaikan permohonan kepada Penyidik agar terhadap Korban tidak dilakukan Otopsi dan pihak Keluarga sudah menerima sebab kematian Korban dikarenakan korban meninggal dunia karena gantung diri dan bersedia untuk membuat surat pernyataan penolakan tidak di Otopsi, terang Bungaran.

#(aes)#

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

CSR PRODUKTIF PT ANUGERAH NIAGA SAWINDO DORONG KEMANDIRIAN EKONOMI MASJID AGUNG ISLAMIC CENTER SEBAGAI PUSAT KESEJAHTERAAN UMAT
Doa dan Tabur Bunga Tandai Penghentian Pencarian Korban Tenggelam di Situmurun 
Paryasop: Nyaris 1 Juta Wisatawan Berkunjung, BPODT Dorong Akselerasi Investasi dan Infrastruktur Kabupaten Toba!
Kunjungan Kerja Monitoring dan Evaluasi Standart Biaya Keluaran Tahun 2025 & 2026
PJS Toba: Aksi Demo Forum Masyarakat Berjuang Harus Cepat Ditindaklanjuti Pemerintah! Kaji Ulang PT TPL
Rapim Kementrian ATR/BPN: Evaluasi Kinerja dan Kebijakan Strategis 2026
Antisipasi Penumpukan Berkas, Kementerian ATR/BPN Uji Coba Layanan Pengukuran Terjadwal di 38 Kantor Pertanahan
Dukung Pembangunan Permukiman Hunian Vertikal dan Kota Satelit, Menteri Nusron: Siapkan Penyediaan Lahan di Berbagai Wilayah
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 03:33 WIB

CSR PRODUKTIF PT ANUGERAH NIAGA SAWINDO DORONG KEMANDIRIAN EKONOMI MASJID AGUNG ISLAMIC CENTER SEBAGAI PUSAT KESEJAHTERAAN UMAT

Sabtu, 18 April 2026 - 23:54 WIB

Doa dan Tabur Bunga Tandai Penghentian Pencarian Korban Tenggelam di Situmurun 

Sabtu, 18 April 2026 - 08:58 WIB

Paryasop: Nyaris 1 Juta Wisatawan Berkunjung, BPODT Dorong Akselerasi Investasi dan Infrastruktur Kabupaten Toba!

Sabtu, 18 April 2026 - 08:51 WIB

Kunjungan Kerja Monitoring dan Evaluasi Standart Biaya Keluaran Tahun 2025 & 2026

Sabtu, 18 April 2026 - 08:50 WIB

PJS Toba: Aksi Demo Forum Masyarakat Berjuang Harus Cepat Ditindaklanjuti Pemerintah! Kaji Ulang PT TPL

Berita Terbaru