Paryasop: Nyaris 1 Juta Wisatawan Berkunjung, BPODT Dorong Akselerasi Investasi dan Infrastruktur Kabupaten Toba!

- Penulis

Sabtu, 18 April 2026 - 08:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ANTARANEWS86.com_, TOBA,18 April 2026 – Pengembangan kawasan Toba Caldera Resort (TCR) yang dikelola oleh Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) menunjukkan progres signifikan sebagai motor baru ekonomi di Sumatera Utara. Berdasarkan data terbaru dari Humas BPODT, kawasan otorita ini telah mencatatkan akumulasi kunjungan nyaris mencapai satu juta orang dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum Paryasop (Perkumpulan Alumni Asrama Yayasan Tunas Bangsa Soposurung), Eko Pardede, yang juga merupakan pelaku wisata di kawasan Toba, menyatakan bahwa penilaian terhadap progres Danau Toba harus didasarkan pada data objektif dan fakta lapangan, bukan sentimen semata.

“Kita harus berbicara berbasis data. Total kunjungan ke TCR sejak 2022 hingga Maret 2026 mencapai 963.053 pengunjung. Ini angka yang luar biasa besar bagi sebuah destinasi baru. Efek ekonomi dari hampir satu juta orang ini telah dirasakan langsung oleh masyarakat di sekitar kaldera dan kabupaten-kabupaten penyangga,” ujar Eko Pardede di sela-sela kunjungan Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, ke TCR, Jumat (17/4).

 

Data Knjungan Wisatawan TCR (Sumber: Humas BPODT):

Tahun 2022: 214.144 Pengunjung

Tahun 2023: 286.573 Pengunjung

Tahun 2024: 246.025 Pengunjung

Tahun 2025: 162.308 Pengunjung

Januari – Maret 2026: 54.003 Pengunjung

Total Akumulasi: 963.053 Pengunjung

Terobosan Investasi dan Tantangan Regulasi

Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Jimmy Panjaitan. BPODT secara konsisten berjuang memecahkan kebuntuan investasi. Salah satu tantangan terbesar adalah masa sewa lahan yang sebelumnya hanya terbatas 30 tahun—angka yang dinilai tidak kompetitif bagi investor mega proyek pariwisata.

 

BPODT saat ini tengah aktif memperjuangkan revisi regulasi masa kerja sama hingga 80 tahun guna menjamin kepastian bisnis jangka panjang.

Baca Juga:  Gerakan Pramuka Kwartir Lingga Bayu Laksanakan Silaturrahmi Dan Taqziah

 

Ditambahkannya, kegigihan ini mulai membuahkan hasil dengan masuknya grup besar seperti “Nimoland Group yang baru saja meresmikan Nimo Kaldera, menyusul kesuksesan Bobocabin, Glamping Kaldera, dan Dunia Outbound”.

 

Nimo Kaldera sendiri hadir dengan fasilitas lengkap seperti Color Splash Slide, Rainbow Slide, ATV Adventure, Sky Bike, Nimo Zoo, hingga wisata berkuda yang dirancang untuk memperkuat posisi TCR sebagai destinasi keluarga berstandar internasional.

 

Inisiator Event Dunia dan Lokomotif Infrastruktur Selain pembangunan fisik, BPODT terbukti berhasil membawa Danau Toba ke panggung global sebagai inisiator hadirnya event internasional seperti F1 Powerboat (F1H2O) dan Trail of the Kings by UTMB yang kini telah masuk dalam kalender World Series.

 

Secara tidak langsung, kehadiran BPODT juga menjadi katalisator percepatan pembangunan infrastruktur di kawasan sekitar, antara lain:

Pembangunan dan pemeliharaan jalan mulus di jalur Sibisa – Motung – Ajibata. Pengembangan Bandara Sibisa untuk mendukung konektivitas udara.Menjadi alasan strategis nasional bagi percepatan realisasi Jalan Tol Medan – Parapat.

“Banyak yang tidak menyadari bahwa aksesibilitas yang kita nikmati sekarang, termasuk mulusnya jalan menuju Sibisa, adalah hasil dorongan kolektif dari keberadaan otorita ini,” tambah Eko.

 

Harapan untuk Pemberdayaan LokalMeski mengapresiasi berbagai capaian tersebut, Eko Pardede yang mewakili semangat alumni Yayasan Soposurung untuk memajukan kampung halaman, tetap menitipkan catatan kritis bagi manajemen BPODT. Ia menekankan agar pertumbuhan investasi harus sejalan dengan pemberdayaan masyarakat lokal yang lebih nyata dan konsisten secara ekonomi.

“Kami optimis Danau Toba sudah berada di jalur yang benar. Tugas kita sekarang adalah memastikan tidak ada masyarakat lokal yang hanya menjadi penonton di tengah kemajuan ini,” pungkasnya.

(Hakim PS)#

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PRSU ke 50, Kabupaten Toba Tampil Memukau Dengan Keunggulan Produk Daerah 
Monang Sitanggang Ditemukan Jadi Mayat Mengapung di Tepi Pantai Danau Toba
Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf dan Bantuan dari MUI untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang
Lindungi Aset dari Pengambilalihan Sepihak, Kementerian ATR/BPN Targetkan Pendaftaran 10 Tanah Ulayat di Sumba Timur
Wujud Komitmen Perubahan, Kementerian ATR/BPN Tawarkan Optimalisasi Kerja Sama dengan Pemda Se-Lampung
Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Layanan Pertanahan Harus Berorientasi pada Kepuasan Masyarakat
Menteri Nusron Apresiasi Yayasan Buddha Tzu Chi atas Dukungan Pembangunan Huntap bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang
Sat Lantas Polres Langkat Intensifkan Gatur Lalin Pagi, Kapolres Apresiasi Kinerja Personel
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:23 WIB

PRSU ke 50, Kabupaten Toba Tampil Memukau Dengan Keunggulan Produk Daerah 

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:18 WIB

Monang Sitanggang Ditemukan Jadi Mayat Mengapung di Tepi Pantai Danau Toba

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:59 WIB

Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf dan Bantuan dari MUI untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:55 WIB

Lindungi Aset dari Pengambilalihan Sepihak, Kementerian ATR/BPN Targetkan Pendaftaran 10 Tanah Ulayat di Sumba Timur

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:54 WIB

Wujud Komitmen Perubahan, Kementerian ATR/BPN Tawarkan Optimalisasi Kerja Sama dengan Pemda Se-Lampung

Berita Terbaru