Sempat Vakum Puluhan Tahun PSSI Toba, Koko: Bernard Siahaan Mantan Pemain Harimau Tapanuli Kita Dihadirkan

- Penulis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ANTARANESW86.com_, KABUPATEN TOBA, Pengurus “Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia” Kabupaten Toba kini resmi dikomandoi Koko Siagian ST. Tidak tanggung-tanggung demi memajukan dunia persepakbolaan kabupaten Toba, Bernad Siahaan ST dihadirkan untuk memberikan pelatihan dan pengurus di PSSI Toba.

Bernard Siahaan ST(15/8) saat diwawancarai disekretariat PSSI Kabupaten Toba jalan Sisingamangaraja Kecamatan Balige mengatakan, Saya datang kekantor PSSI Toba atas undangan Parulian Simbolon,SPd yang sudah lama menjadi sahabat lamanya, ia bercerita pengalaman pahitnya langsung kepada ketua PSSI Toba, Koko Mr Siagian ST dan sekretaris PSSI Toba Sanjay Efendi Baringbing, SPd.

Saya merasa terpanggil untuk PSSI Toba dalam bersumbangsih untuk generasi muda & mudi diakhiri hayatnya. Tidak ada kata lelah, saya merasakan betapa luarbiasanya pengaruh sepak bola dalam kehidupan selama ini. Awal karir menjalani sebagai ASN tahun Maret 1987 pada saat pemerintahan Wasiman sebagai Bupati Deli Serdang, Bapak Ir Sujono Giatmo sebagai kepala dinas PU sebagai atasannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bernard Siahaan sering disapa “Captain Ben” menambahkan kepada rekan media, Saat itu Bapak Ir Sujono Giatmo sebagai kepala dinas PU di Kabupaten Deli Serdang dan saya sebagai staffnya. Saya sangat miris melihat persepak bolaan Toba yang vakum selama 20 Tahun sejak belum bisa memberikan sumbangsih untuk kabupaten yang dia cintai.

Bernard Siahaan merupakan salah satu pelatih yang memiliki pengalaman panjang dalam dunia sepak bola Indonesia. Selama 43 tahun, Bernard menjalani perjalanan sebagai pemain sekaligus pelatih dan terus berkontribusi dalam pembinaan talenta sepak bola, khususnya bagi pemain usia muda di Kabupaten Toba, Pungkas Bernard.

Awal mula perjalanan karir sepak bola dimulai pada 1983 saat memperkuat PSMS Junior di Klaten. Setahun kemudian, ia mendapat kepercayaan memperkuat PSMS Senior (Tim Utama). Kariernya semakin berkembang pada 1985 ketika ia menjadi bagian dari tim yang meraih Juara I Perserikatan di Senayan, Jakarta, sekaligus meraih Juara Harapan pada ajang Marahalim Cup.

Tepatnya tahun 1986, saya pindah ke PSDS Deli Serdang melalui proses transfer pemain. Di tahun yang sama, ia turut membawa Tim Sumut-A (Dinas PU Deli Serdang) meraih Juara I Kejuaraan Nasional Galakarya di Medan. Prestasi tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan kariernya sebagai pesepakbola.

Memasuki periode 1987 hingga 1990, kami kembali mencatat berbagai pengalaman bersama PSDS. Kami menjadi bagian dari tim yang meraih Juara Divisi I Piala Perserikatan dan kemudian tampil pada kompetisi Perserikatan Divisi Utama PSSI se-Indonesia bersama PSDS pada 1988 dan 1989. Ditahun 1990, saya kembali memperkuat PSDS dalam kompetisi Divisi Utama PSSI se-Indonesia sebelum kemudian menjalani transfer ke “Harimau Tapanuli FC”.

Baca Juga:  Yuk Mengenal Warkah Pertanahan !!

Ditempat yang sama, Parulian Simbolon sebagai sahabat karib menambahkan, Salah satu prestasi terbesar Bernard terjadi pada 1989 ketika ia memperkuat Tim Sumatera Utara (Sumut) pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XII di Jakarta. Dalam laga final menghadapi Tim Jawa Timur, Bernard mencetak gol penting pada menit ke-74. Gol tersebut mengubah jalannya pertandingan, hingga laga berlanjut ke babak perpanjangan waktu dan akhirnya Sumatera Utara berhasil meraih medali emas PON XII.

Usai bergabung ke Harimau Tapanuli FC yang dipimpin Almarhum TD Pardede, Setahun berikutnya, ia kembali menorehkan prestasi dengan meraih Juara I Liga Antar-Club se-Indonesia di Senayan, Jakarta. Tidak hanya berkiprah di dalam negeri, Bernard juga memperluas wawasan sepak bolanya dengan mengikuti Sekolah Akademi Sepak Bola di Belanda pada 1991.

Kariernya sebagai pemain terus berlangsung hingga 1995. Bernard tercatat mengikuti Piala Kaltex Cup, menjadi bagian dari tim yang meraih Juara I Galakarya se-Indonesia, serta memperkuat PSDS dalam Piala Dunhill I dan II Divisi Utama Indonesia. Pada 1996, ia resmi mengakhiri kariernya sebagai pemain PSDS Deli Serdang.

Setelah pensiun sebagai pemain, Bernard tidak meninggalkan dunia sepak bola. Ia kemudian mengabdikan pengalaman dan pengetahuannya sebagai pelatih. Pada periode 1996–2001, Bernard dipercaya menjadi pelatih PS Pioneer FC University of Dharma Agung Medan, ucap Parulian.

Kiprah kepelatihannya kemudian berlanjut di Kabupaten Toba. Pada 2002, Bernard menjadi pelatih Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Muda Balige. Setahun kemudian, ia berhasil membawa Tunas Muda meraih Juara I Tunas Muda Cup Kabupaten Toba. Pada 2004, Bernard kembali dipercaya menangani tim sepak bola AMS Tambunan Balige.

Ketua PSSI Toba, Koko Siagian ST saat dihubungi via WhatsApp menambahkan, Kami mempercayakan kepada Coach Bernard Siahaan yang sudah berpengalaman sebagai pemain dan pelatih dalam persepakbolaan. Kini Bernard kembali aktif dalam pembinaan sepak bola usia muda. Pada 2024, ia tercatat sebagai pelatih SSB Tunas Muda Balige. Sejak 2026 hingga saat ini, Bernard juga turut berkiprah dalam kepengurusan PSSI Kabupaten Toba dan terlibat dalam pembinaan pemain muda, termasuk kelompok usia U-13 dan U-15, Tegas Koko.

 Kami harus mengangkat kembali PSSI Toba bersama Coach Bernard Siahaan, beliau menjadi salah satu sosok yang memiliki modal pengalaman penting dalam pengembangan sepak bola di Kabupaten Toba nantinya, tutup Koko.

( H.PS )#

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPRD Toba Pimpin Rapat Paripurna Dengar Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo : Mau Fokus Pikirkan Perut Rakyat
Pimpin Rapat Finalisasi HUT ke-81 RI, Wabup Toba Tekankan Keseragaman 
Pemkab Toba Siap Terapkan Metode Belajar GASING
Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal
Menteri Nusron Ajak BPKAD dan IPPAT Se-Jateng Perkuat Sinergi Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Kepastian Waktu, Masyarakat Tak Perlu Lama Menunggu Layanan Pertanahan
Masyarakat Dapatkan Jadwal Ukur Pasti dan PBT Terbit Cepat Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal
Menteri ATR/Kepala BPN dan Mendagri Teken Surat Edaran Bersama, Verifikasi BPHTB Dipercepat Jadi 3 Hari
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:50 WIB

Sempat Vakum Puluhan Tahun PSSI Toba, Koko: Bernard Siahaan Mantan Pemain Harimau Tapanuli Kita Dihadirkan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:39 WIB

Ketua DPRD Toba Pimpin Rapat Paripurna Dengar Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo : Mau Fokus Pikirkan Perut Rakyat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Pimpin Rapat Finalisasi HUT ke-81 RI, Wabup Toba Tekankan Keseragaman 

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:51 WIB

Pemkab Toba Siap Terapkan Metode Belajar GASING

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:57 WIB

Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal

Berita Terbaru

Artikel

Pemkab Toba Siap Terapkan Metode Belajar GASING

Rabu, 12 Agu 2026 - 10:51 WIB