Polres Langkat Fasilitasi Akses KUR dan Penyerapan Bulog, Perkuat Ekosistem Jagung untuk Ketahanan Pangan Nasional

- Penulis

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ANTARANEWS86.com_, Langkat,  Komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali ditegaskan melalui langkah konkret Polres Langkat yang memfasilitasi akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta mendorong penyerapan hasil panen oleh Perum Bulog bagi para petani jagung di Kabupaten Langkat.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini merupakan tindak lanjut dan pelaksanaan perintah pimpinan Polri dalam memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak secara terintegrasi, dari hulu hingga hilir. Program tersebut menjadi bagian dari strategi nasional yang melibatkan Kementerian Pertanian, Perum Bulog, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Asosiasi Pabrik Pakan Ternak, serta Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

 

Sebagai bagian dari gugus tugas ketahanan pangan, Polres Langkat menjalankan arahan untuk mengawal proses produksi jagung, memastikan akses permodalan berjalan optimal, serta mendorong kepastian pasar bagi hasil panen petani.

 

Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa peran Polri dalam program ketahanan pangan tidak sebatas pengamanan, tetapi juga sebagai fasilitator dan penggerak sinergi lintas sektor.

 

“Ketahanan pangan merupakan bagian dari stabilitas nasional. Karena itu, Polri hadir bukan hanya menjaga situasi kamtibmas, tetapi juga memastikan rantai produksi pertanian berjalan dengan baik. Akses pembiayaan harus terbuka, pendampingan harus berkelanjutan, dan hasil panen harus memiliki kepastian penyerapan. Petani tidak boleh berjalan sendiri,” ujar Kapolres.

Baca Juga:  Pj. Bupati Langkat Dukung Sinergitas Penguatan Desa Bersih Narkoba dalam Workshop Indonesia Bersinar

 

Menurutnya, penguatan ekosistem jagung harus dilakukan secara menyeluruh. Produksi yang meningkat harus diimbangi dengan jaminan distribusi dan pasar yang jelas agar nilai ekonomi petani tetap terjaga.

 

“Jika produksi meningkat tanpa kepastian pasar, maka petani tetap berada dalam ketidakpastian. Oleh sebab itu, sinergi antara pembiayaan KUR, pengawasan distribusi, hingga penyerapan oleh Bulog menjadi satu kesatuan sistem yang harus kita kawal bersama,” tegasnya.

 

Polres Langkat juga melakukan pendampingan terhadap kelompok tani binaan, termasuk pemetaan potensi lahan, koordinasi dengan dinas terkait, serta monitoring perkembangan tanam hingga panen.

 

Langkah ini menjadi bukti bahwa Polri hadir sebagai institusi yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sektor pertanian yang strategis.

 

Dengan sinergi lintas kementerian, lembaga, dan sektor perbankan, Polres Langkat optimistis ekosistem jagung pakan ternak di Kabupaten Langkat akan semakin kuat, sekaligus berkontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.

#(Dedi Sanjaya)#

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ingin Mengembangkan Usaha? Pahami Proses Pengurusan KKPR Berikut Ini
Ombudsman RI Beri Nilai Tertinggi, Pemkab Rohul Terus Genjot Transformasi Layanan
Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik
Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing WilayahMau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah
Rapim Akhir Kuartal I 2026, Menteri Nusron Instruksikan Jajaran Tuntaskan Berkas Layanan Pertanahan
Kementerian ATR/BPN Perkuat Pengawasan HGU untuk Dukung Pencegahan Karhutla
Wakil Bupati Tapanuli Utara Fasilitasi Dialog dengan Massa Unjukrasa Terkait Pencairan Dana Supplier MBG 
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Kantor Pertanahan Se-Sorong Raya dengan Kejaksaan Negeri Sorong
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 07:47 WIB

Ingin Mengembangkan Usaha? Pahami Proses Pengurusan KKPR Berikut Ini

Jumat, 17 April 2026 - 12:33 WIB

Ombudsman RI Beri Nilai Tertinggi, Pemkab Rohul Terus Genjot Transformasi Layanan

Kamis, 16 April 2026 - 19:50 WIB

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Kamis, 16 April 2026 - 18:19 WIB

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing WilayahMau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Kamis, 16 April 2026 - 14:05 WIB

Rapim Akhir Kuartal I 2026, Menteri Nusron Instruksikan Jajaran Tuntaskan Berkas Layanan Pertanahan

Berita Terbaru