Pasar Murah di Bonatua Lunasi Toba Diserbu Warga

- Penulis

Selasa, 18 Maret 2025 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TOBA (SUMUT) ANTARANEWS86.COM//Untuk menanggulangi lonjakan harga menjelang hari Raya Idulfitri, Pemerintah Kabupaten Toba mengadakan Pasar Murah di setiap kecamatan.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah Kabupaten Toba terus melakukan upaya intervensi terhadap pasar untuk menjaga lonjakan harga sembako melalui Gerakan Pasar Murah yang digelar di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Toba. Hal ini dilakukan karena harga sembako yang dominan melonjak menyambut hari besar keagamaan.

 

Kali ini Gerakan Pasar Murah dilaksanakan di Desa Lumban Lobu, Kecamatan Bonatua Lunasi, Selasa (18/3/2025).

 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O Sitorus menyampaikan harapannya agar  masyarakat yang sudah berbelanja di pasar murah tidak lagi belanja di pasar, sehingga jumlah pembeli di pasar tidak melonjak dan dampaknya harga bisa tetap stabil karena permintaan tidak mengalami lonjakan.

 

“Jadi karena itulah Pemkab Toba hadir membuat pasar murah. Dengan begini, bapak-ibu nanti akan beli kebutuhan di sini, jadi jumlah pembeli ke pasar akan berkurang sehingga harga tidak melonjak karena permintaan tidak lagi terlalu tinggi,” kata Wakil Bupati.

Baca Juga:  Kendalikan Inflasi, Pj. Bupati Langkat Faisal Hasrimy Jalin Kerjasama dengan Kabupaten Karo dan Dairi 

 

Usai menyampaikan sambutannya, Wakil Bupati Toba mentraktir dua warga yang berbelanja kebutuhan. Usai pembukaan pasar murah, warga langsung berkerumun untuk mendapat giliran meski panitia sebelumnya telah memberikan nomor antrian.

 

“Jangan langsung berkerumun ya, Bapak Ibu, sesuai dengan nomor antrian yang sudah kita berikan,” kata panitia menenangkan kerumunan warga.

 

Adapun produk yang dijual di pasar murah Bonatua Lunasi adalah telur dengan harga Rp 44.000 per papan, tepung terigu dengan harga Rp 7.000 per kilogram, beras medium SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp 58.000, minyak goreng seharga Rp 15.000 per kilogram dan gula pasir seharga Rp 14.000 per kilogram.

(aes )**

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Toba Teken MOU Dengan DPN Batak Center Dalam Pelestarian Budaya Batak
‎Pastikan Pemulihan Cepat, Bupati Taput Kunjungi Warga Terdampak Angin Puting Beliung di Dua Desa
Kumpulkan Pengurus Organisasi Keagamaan Islam di NTB, Menteri Nusron Ajak Kerja Sama Selesaikan Sertipikasi Tanah Wakaf
Tuntaskan Sertipikasi Tanah, Menteri Nusron Minta Kepala Daerah di NTB Bebaskan BPHTB bagi Masyarakat Miskin Ekstrem
Rakor Bersama Pemda NTB, Menteri Nusron Sebut Integrasi Data Tanah dan Pajak Bisa Dongkrak PAD hingga 300%
Hindari Potensi Konflik, Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah dan Masyarakat Se-NTB Gotong Royong Mutakhirkan Data Pertanahan
Hadiri Pengukuhan MUI NTB, Menteri Nusron Tekankan Prinsip Kebermanfaatan dalam Pengabdian
Pererat Tali Silaturahmi, Bupati Tapanuli Utara Hadiri Halal Bihalal se-Luat Pahae di Simangumban Jae
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 23:34 WIB

Pemkab Toba Teken MOU Dengan DPN Batak Center Dalam Pelestarian Budaya Batak

Senin, 13 April 2026 - 10:43 WIB

‎Pastikan Pemulihan Cepat, Bupati Taput Kunjungi Warga Terdampak Angin Puting Beliung di Dua Desa

Minggu, 12 April 2026 - 12:01 WIB

Kumpulkan Pengurus Organisasi Keagamaan Islam di NTB, Menteri Nusron Ajak Kerja Sama Selesaikan Sertipikasi Tanah Wakaf

Minggu, 12 April 2026 - 11:59 WIB

Tuntaskan Sertipikasi Tanah, Menteri Nusron Minta Kepala Daerah di NTB Bebaskan BPHTB bagi Masyarakat Miskin Ekstrem

Minggu, 12 April 2026 - 11:57 WIB

Rakor Bersama Pemda NTB, Menteri Nusron Sebut Integrasi Data Tanah dan Pajak Bisa Dongkrak PAD hingga 300%

Berita Terbaru