Kapolres Madina Diminta Serius Tangani Kasus Tambang Kotanopan.

- Penulis

Minggu, 31 Maret 2024 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

ANTARANEWS86.COM //-MANDAILING NATAL (SUMUT) Ratusan warga di Kecamatan Kotanopan Kabupaten (Madina), Sumatera Utara menghadang polisi yang berusaha menutup tambang emas ilegal di daerah setempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pantauan Tim Investigasi Ikatan Pemuda Mandailing ( IPM. red ) , ratusan warga berkumpul di depan masjid Desa Jambur Tarutung, Kotanopan sekira pada pukul 22.36 WIB. Massa tidak mau membubarkan diri sampai ada kepastian dari pihak Polres Madina untuk tidak menutup tambang mereka.

 

” Kami tidak mau tambang emas ini ditutup karena tambang ini sangat kami butuhkan, apalagi ini hari menjelang lebaran karena tambang itu sangat membantu ekonomi kami,” kata seorang warga yang berorasi di pinggir Jalan Lintas Sumatera dekat Pasar Kotanopan, Sabtu (30/03/2024) malam.

Baca Juga:  ‎Pemkab dan DPRD Taput Sepakati Alih Fungsi Lahan TPA untuk Hunian Tetap Pascabencana

 

Presiden Ikatan Pemuda Mandailing Tan Gozali Nasution saat ditemui dikediamannya membenarkan hasil pantauan Tim Investigasi IPM tersebut.

 

” Presiden Jokowi Diminta Evaluasi Bahlil jika Terlibat Kasus Dugaan Suap Izin Tambang ” Ujar Tan Gozali ketika dimintai komentar perihal kejadian penghadangan warga tersebut.

 

“Baru-baru ini ada dua unit mesin pengeruk atau excavator tambang emas ilegal di aliran Sungai Batang Gadis di Kotanopan ditahan di Polres Madina.

 

” Pihak kepolisian dan Pemda Mandailing Natal dituntut serius dan profesional dalam penanganan masalah ini, ada asap tentu karena ada api,” sambung Tan Gozali.

 

Reporter :#(Tim/M.SN)#

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kembangkan Aplikasi Dashboard SDM, Sekjen ATR/BPN: Proses Mutasi dan Promosi Jadi Lebih Efektif dan Efisien
Bencana Alam Datang Tanpa Permisi, Sertipikat Elektronik Jadi Pilihan karena Beri Rasa Aman
Safari Ramadan ke Empat Pemda Rohul, Saat Penantian Panjang Masyarakat Dijawab Bupati Anton
Jaga Kolaborasi dengan Mitra Kerja, Kementerian ATR/BPN Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama
Berbagi di Bulan Suci Ramadan, Kementerian ATR/BPN Salurkan Bantuan untuk Pegawai Terdampak Bencana di Aceh
Akhir Pekan Lebih Mudah Urus Tanah Sendiri Lewat Program PELATARAN
Safari Ramadhan 1447 H, Wabup Syafaruddin Poti : Momen Pererat Silaturahmi dan Salurkan Bantuan Ramadhan.
600 Warga Adat Mandailing Natal: Janji 14 Tahun Terbuang, Hutan Adat Jadi Permainan MoU
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 03:07 WIB

Kembangkan Aplikasi Dashboard SDM, Sekjen ATR/BPN: Proses Mutasi dan Promosi Jadi Lebih Efektif dan Efisien

Selasa, 3 Maret 2026 - 09:44 WIB

Bencana Alam Datang Tanpa Permisi, Sertipikat Elektronik Jadi Pilihan karena Beri Rasa Aman

Senin, 2 Maret 2026 - 19:47 WIB

Safari Ramadan ke Empat Pemda Rohul, Saat Penantian Panjang Masyarakat Dijawab Bupati Anton

Senin, 2 Maret 2026 - 05:52 WIB

Jaga Kolaborasi dengan Mitra Kerja, Kementerian ATR/BPN Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama

Senin, 2 Maret 2026 - 05:49 WIB

Berbagi di Bulan Suci Ramadan, Kementerian ATR/BPN Salurkan Bantuan untuk Pegawai Terdampak Bencana di Aceh

Berita Terbaru