Tutupnya PT. TPL Berdampak Dalam Perencanaan Pembangunan Serta Situasi Perekonomian Toba

- Penulis

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ANTARANEWS86.com_, TOBA, Dampak tutupnya PT. Toba Pulp Lestari (TPL) yang memengaruhi situasi perekonomian di Kabupaten Toba menjadi bahan pertimbangan para pemangku kepentingan dalam penyusunan anggaran untuk Tahun Anggaran 2027.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini disampaikan Wabup Toba, Audi Murphy O. Sitorus dalam bimbingan dan arahannya dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Toba Tahun 2027 tingkat Kecamatan Parmaksian yang digelar di Aula Kantor Camat Parmaksian, Rabu (4/3/2026).

 

Menurut Wabup Toba bahwa sekitar 10 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah disumbang oleh PT. TPL. Setelah PT. TPL tutup dampaknya sangat terasa hingga kegiatan pasar tradisional di sekitar Toba menjadi “sepi.”

Hal inilah yang harus disikapi oleh para pemangku kepentingan beserta pemerintah dalam perencanaan APBD TA 2027.

“Dalam Musrenbang ini jangan membuat perencanaan yang tidak memberdayakan masyarakat, tetapi harus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Wabup.

 

Sebelumnya Wabup Murphy juga memberikan arahan tentang apa-apa saja yang menjadi isu-isu strategis yang masih bisa diakomodir di APBDes. Selain itu masalah penanganan sampah juga disoroti agar warga bisa membuang sampah pada tempatnya atau memilah sampah karena selain kebersihan terpelihara tambahan penghasilan juga bisa didapat.

 

Selanjutnya disampaikan juga adanya efisiensi anggaran. Untuk desa di tahun 2026 Dana Desa berkurang sebesar 60-70 persen. Namun beliau tetap mendorong setiap aparatur khususnya para Kepala Desa agar tetap mengoptimalkan potensi daerah dan peningkatan pelayanan publik, sesuai dengan tema Musrenbang.

 

Camat Parmaksian, Robert Manurung saat membuka Musrenbang Kecamatan Parmaksian membeberkan jumlah usulan kecamatan yang dipimpinnya, salah satunya adalah hal mendesak yaitu keringnya bendungan di Desa Jonggi Manulus. Musrenbang RKPD Kabupaten Toba tahun 2027 tingkat Kecamatan Parmaksian menghasilkan 89 usulan dengan rincian 1 usulan untuk Dinas Kesehatan, 2 usulan ditujukan untuk Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, 25 usulan ditujukan untuk Dinas PUTR, 44 usulan ditujukan untuk Dinas Pertanian, dan 17 usulan ditujukan untuk Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.

 

Diwaktu yang sama, Musrenbang RKPD Kabupaten Toba tahun 2027 tingkat Kecamatan Pintu Pohan Meranti menghasilkan 45 usulan dengan rincian 4 usulan untuk Dinas Kesehatan, 2 usulan ditujukan untuk Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, 14 usulan ditujukan untuk Dinas PUTR, 21 usulan ditujukan untuk Dinas Pertanian, dan 4 usulan ditujukan untuk Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.

 

Pada Musrenbang di Kecamatan Pintu Pohan Meranti yang digelar di Aula Kantor Camat, Sekda Toba Paber Napitupulu yang hadir mewakili Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu di Kecamatan Pintu Pohan Meranti menyampaikan bahwa setiap usulan yang disampaikan akan diseleksi berdasarkan skala prioritas. “Tadi Pak Camat bilang bahwa usulan ini didominasi oleh usulan yang sebelumnya juga sudah diusulan pada Musrenbang tahun lalu. Kita akan upayakan berdasarkan skala prioritas. Mana yang paling menyangkut pada kepentingan umum,” kata Sekda.

(AES)#

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gulung Pengedar Narkoba, Polsek Kunto Darussalam Sita Puluhan Gram Sabu dan Ganja
Balik Nama Selesai dalam Tujuh Hari, Masyarakat Jadi Bisa Lebih Cepat Memanfaatkan Sertipikat Tanah
PERINTIS 10 Hari Buat Alur Layanan Lebih Pasti, PPAT di Jaksel: Harus Gerak Cepat Sesuai Ketentuan
Wamen ATR/Waka BPN: Pelantikan Pejabat Jadi Bagian Penataan Organisasi untuk Mendukung Transformasi Layanan
Kementerian ATR/BPN Siapkan Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi untuk Percepat Penyusunan RDTR
Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan di Kantah Kabupaten Bogor I Tetap Berjalan Normal Pascapenyidikan Kepolisian
Panitia Telah Dibentuk, Gugurnya Mayjen D.I. Panjaitan Akan Diperingati 30 September Mendatang
Humas Polres Toba : Amankan 2 Pelaku Penipuan dan Penggelapan, Begini Kronologinya 

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 04:10 WIB

Gulung Pengedar Narkoba, Polsek Kunto Darussalam Sita Puluhan Gram Sabu dan Ganja

Jumat, 11 September 2026 - 07:31 WIB

Balik Nama Selesai dalam Tujuh Hari, Masyarakat Jadi Bisa Lebih Cepat Memanfaatkan Sertipikat Tanah

Jumat, 11 September 2026 - 07:29 WIB

PERINTIS 10 Hari Buat Alur Layanan Lebih Pasti, PPAT di Jaksel: Harus Gerak Cepat Sesuai Ketentuan

Jumat, 11 September 2026 - 07:28 WIB

Wamen ATR/Waka BPN: Pelantikan Pejabat Jadi Bagian Penataan Organisasi untuk Mendukung Transformasi Layanan

Jumat, 11 September 2026 - 07:26 WIB

Kementerian ATR/BPN Siapkan Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi untuk Percepat Penyusunan RDTR

Berita Terbaru