H. Syahrir Nasution SE. MM. Glr. Sutan Kumala Bulan “ Kecam Keras Pemkab Mandailing Natal”.

- Penulis

Kamis, 6 Juni 2024 - 05:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

ANTARANEWS86.COM |MANDAILING NATAL (SUMUT)_

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

By : H Syahrir Nasution SE MM.

Dengan heboh nya Pemberitaan di beberapa media terkait Salah satu situs sejarah artefak candi Simangambat yang ada di Mandailing Natal, karena tak terawat dan tak pernah diurus sehingga akan diboyong ke Cibinong.

 

Kejadian ini sangat memalukan kita sebagai masyarakat Mandailing Natal , karena di kabarkan Pemkab Mandailing Natal tidak mampu dalam merawat dan bahkan mengabaikan situs sejarah tersebut.

 

Dan Kalaulah nantinya akan diboyong ke Cibinong kita sangat mengecam keras hal tersebut, Tegas Wakil Ketua Hikma Sumut H Syahrir Nasution kepada Wartawan, pada Rabu (05/06/2024).

 

Menurut nya, kita minta kepada Pemkab Mandailing Natal c/q Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal untuk merespons berita tentang akan diboyongnya artefak Candi Simangambat ke Cibinong.

 

Karena artefak ini merupakan Asset Situs Sejarah dan budaya untuk masyarakat Mandailing natal, jangan sampai nanti kita rakyat Mandailing Natal dikatakan kurang perduli akan peninggalan sejarah . Saya selaku Wakil Ketua Himpunan Keluarga Besar Mengecam Keras “ jika Petinggi , adalah dengan melihat “ Apakah Menghargai Sejarah dan Budayanya “ atau tidak?. Justeru itu jangan sampai kita selaku Masyarakat Mandailing yang menjunjung tinggi Agama serta Berbudaya yang ditinggalkan Oleh leluhur Nenek Moyang kita, sewajarnya dan Sepantasnya lah kita “ Care dan menghargai” peninggalan peninggalan Sejarah ini. Kita tidak ingin nanti diberi “ CAP “ atau suara miring “ Tak Beradab dan Berbudaya” oleh pihak pihak lain tentang Kepribadian kita sebagai orang Mandailing.

Baca Juga:  Keluarga Besar Puskesmas Simpang Gambir Dan PPNI Datangi Rumah Duka Di Lorong Semanggi

 

Selain itu H. Syahrir Nasution juga mengatakan dan menyoroti terkait persoalan pencalonan bupati yang kebetulan Kabupaten Mandailing Natal ikut pada kompetiti pemilihan kepala daerah Bupati dan Wakil Bupati agar jangan memaksakan diri untuk maju dan mencalonkan diri kalau memang mengurusi masalah artefak saja pun tidak bisa,”Jika tidak sanggup mengurus Situs Artefak Candi di Simangambat Wakil Bupati Madina Incumbent saat ini “ TAK USAH LAH MENYODORKAN DIRI JADI BUPATI MADINA , 2024 – 2029.

 

Istilah na i Mandailing “ MATUJOR JORKON DIRI” anso ipinang Halak,” ujar Wakil Ketua Perhimpunan Keluarga Mandailing Sumut itu mengakhiri.

 

Reporter : #(M.SN)#

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paryasop: Nyaris 1 Juta Wisatawan Berkunjung, BPODT Dorong Akselerasi Investasi dan Infrastruktur Kabupaten Toba!
Kunjungan Kerja Monitoring dan Evaluasi Standart Biaya Keluaran Tahun 2025 & 2026
PJS Toba: Aksi Demo Forum Masyarakat Berjuang Harus Cepat Ditindaklanjuti Pemerintah! Kaji Ulang PT TPL
Rapim Kementrian ATR/BPN: Evaluasi Kinerja dan Kebijakan Strategis 2026
Antisipasi Penumpukan Berkas, Kementerian ATR/BPN Uji Coba Layanan Pengukuran Terjadwal di 38 Kantor Pertanahan
Dukung Pembangunan Permukiman Hunian Vertikal dan Kota Satelit, Menteri Nusron: Siapkan Penyediaan Lahan di Berbagai Wilayah
Ingin Mengembangkan Usaha? Pahami Proses Pengurusan KKPR Berikut Ini
Ombudsman RI Beri Nilai Tertinggi, Pemkab Rohul Terus Genjot Transformasi Layanan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 08:58 WIB

Paryasop: Nyaris 1 Juta Wisatawan Berkunjung, BPODT Dorong Akselerasi Investasi dan Infrastruktur Kabupaten Toba!

Sabtu, 18 April 2026 - 08:51 WIB

Kunjungan Kerja Monitoring dan Evaluasi Standart Biaya Keluaran Tahun 2025 & 2026

Sabtu, 18 April 2026 - 08:50 WIB

PJS Toba: Aksi Demo Forum Masyarakat Berjuang Harus Cepat Ditindaklanjuti Pemerintah! Kaji Ulang PT TPL

Sabtu, 18 April 2026 - 08:40 WIB

Rapim Kementrian ATR/BPN: Evaluasi Kinerja dan Kebijakan Strategis 2026

Sabtu, 18 April 2026 - 08:38 WIB

Antisipasi Penumpukan Berkas, Kementerian ATR/BPN Uji Coba Layanan Pengukuran Terjadwal di 38 Kantor Pertanahan

Berita Terbaru