Di Duga Pemain Galian C Ilegal Di Desa Lancat Tak Indahkan Himbauan Kapolsek Lingga Bayu

- Penulis

Senin, 29 Juli 2024 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ANTARANEWS86.COM |MADINA (SUMUT)_Pemain Galian C Ilegal di Desa Lancat diduga tak indahkan himbauan Kapolsek Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal dimana diketahui sudah berulang kali pihak Kepolisian resort Polsek Lingga Bayu telah berulang kali melakukan himbauan dan malah menutup lokasi galian C tersebut.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun dari informasi yang dihimpun dari masyarakat setempat dimana sudah kembali beroperasi yang diketahui sejak Sabtu sore (27/07/2024) dan Minggu sore, (28/07/2024) sekitar jam 18:15 wib, dan dari informasi yang dapat dihimpun dari masyarakat pergerakan nya sampai jam 23:00 wib malam.

 

Kekesalan warga setempat melaporkan kejadian ini langsung ke Kapolres Mandailing Natal AKBP. Arie Sofandi Paloh berdasarkan ada nya kegiatan di lokasi galian C Ilegal tersebut yang bermula dari hari Sabtu, (27/07/2024) dan berlanjut pada Minggu (28/07/2024) dan sesuai informasi dilapangan dan alat berat yang beroperasi diduga milik saudara A alias BD yang bekerja sama dengan A warga negara keturunan.

 

Dengan kegiatan ini di duga membuat kerugian negara miliaran rupiah karena pelaku tak memiliki izin yang seharus nya bisa meningkat kan PAD Mandailing Natal dan ke pada pihak pemerintah Kabupaten baik Bupati dan juga DPRD Mandailing Natal l, agar membahas tentang pembuatan perda terkait hal ini jangan cuma diam saja karena masyarakat juga banyak yang membutuhkan lapangan pekerjaan, jadi kalau pun di buatkan perda sudah barang tentu masyarakat tidak akan ada yang keberatan.

 

Namun dari informasi yang dapat di himpun awak media di lapangan dengan kegiatan galian C di desa Lancat Kecamatan Lingga Bayu yang di duga milik saudara A alias BD yang bekerja sama dengan A warga negara keturunan sangat wajar di tangkap dan di proses secara hukum yang berlaku di negeri ini karena diduga telah memperkaya diri sendiri yang merugikan negara.

 

(Tim/red)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Pasaman Barat Dukung Program “Green Policing” Lewat Penanaman Pohon Bersama Forkopimda
Pemkab Toba Canangkan Program PTSL Gratis 100% Mudahkan Warga Peroleh Sertifikat Hak Atas Tanah
Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, ATR/BPN Berikan Kepastian Waktu Layanan Lewat Pengukuran Terjadwal dan PERINTIS 10 Hari
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat
Pesan Menteri ATR/Kepala BPN kepada 152 Pejabat dalam Pelantikan: Layani Masyarakat dengan Baik
Satreskrim Polres Pasaman Barat Kedepankan Pemulihan Hak Korban Melalui Keadilan Restoratif
Demi Kesejahteraan Rakyat, Pemkab Toba Wacanakan Permohonan Pelepasan Eks PTPN IV Sibosur 

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:44 WIB

Kapolres Pasaman Barat Dukung Program “Green Policing” Lewat Penanaman Pohon Bersama Forkopimda

Jumat, 30 Oktober 2026 - 04:13 WIB

Pemkab Toba Canangkan Program PTSL Gratis 100% Mudahkan Warga Peroleh Sertifikat Hak Atas Tanah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:08 WIB

Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:07 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, ATR/BPN Berikan Kepastian Waktu Layanan Lewat Pengukuran Terjadwal dan PERINTIS 10 Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:06 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat

Berita Terbaru