Pj. Bupati Langkat Faisal Hasrimy Berhasil Kendalikan Inflasi di Kabupaten Langkat

- Penulis

Jumat, 19 Juli 2024 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ANTARANEWS86.COM |LANGKAT (SUMUT)-Pj. Bupati Langkat H.M. Faisal Hasrimy AP.M.AP terus menunjukkan kepemimpinannya dalam mengendalikan inflasi di Kabupaten Langkat. Melalui berbagai upaya strategis, inflasi di Langkat berhasil ditekan hingga tetap berada di bawah angka inflasi nasional.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada Januari 2024, inflasi tahunan Sumatera Utara tercatat sebesar 2,16%, lebih rendah dibandingkan dengan inflasi nasional sebesar 2,57%. Kondisi ini berlanjut hingga Februari 2024 dengan inflasi tahunan Sumatera Utara sebesar 2,50%, tetap lebih rendah dari inflasi nasional yang mencapai 2,75%.

 

Namun, pada Maret 2024, inflasi tahunan Sumatera Utara naik menjadi 3,67%, lebih tinggi dari inflasi nasional sebesar 3,05%. Kenaikan ini dipicu oleh peningkatan daya beli dan kebutuhan masyarakat selama Hari Besar Keagamaan Nasional seperti Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

 

Untuk mengatasi inflasi, Pj. Bupati Faisal Hasrimy melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) telah melakukan berbagai langkah konkret. Langkah-langkah tersebut meliputi sidak pasar, operasi pasar murah, dan kerja sama antar daerah untuk menjaga stabilitas harga. Selain itu, komunikasi dan koordinasi antara lembaga pemerintah dan stakeholder juga terus ditingkatkan.

 

Hasil dari upaya ini terlihat pada bulan April 2024, dimana Kabupaten Langkat mengalami deflasi selama empat minggu berturut-turut. Pada akhir April, nilai Indeks Perkembangan Harga (IPH) di Kabupaten Langkat mencatat deflasi sebesar -1,17%, dengan komoditas utama yang menyumbang deflasi adalah cabai merah, cabai rawit, dan beras.

 

Kabupaten Langkat, sebagai daerah non-Indeks Harga Konsumen (IHK), menggunakan IPH untuk menilai perkembangan inflasi. Berdasarkan data proyeksi IPH dari Januari hingga pertengahan Juli, harga bahan pokok penting (bapokting) di Kabupaten Langkat masih tergolong wajar dan sehat, serta berada di bawah angka nasional. Meski demikian, tiga komoditas yaitu cabai merah, cabai rawit, dan udang basah terus dipantau secara ketat.

 

Kabag Perekonomian Kabupaten Langkat, Indri Nugraheni, SE, MM, Akt, turut memberikan pernyataan terkait keberhasilan ini. Pemerintah Kabupaten Langkat melalui TPID sudah melakukan berbagai upaya dalam pengendalian inflasi, termasuk mengadakan operasi pasar murah dan meningkatkan koordinasi antar lembaga. Kami akan terus memantau harga bahan pokok dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas ekonomi di daerah ini, ungkapnya.

 

Kepemimpinan Pj. Bupati Faisal Hasrimy dalam mengendalikan inflasi ini sejalan dengan instruksi Presiden RI untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Langkah-langkah proaktif ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Langkat dalam memastikan kesejahteraan dan stabilitas ekonomi daerah.

 

#(Sanjaya)#

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang*
Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat
Tak Hanya Beri Kepastian Hukum, Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja
Pembahasan Tingkat I RUU Pengaturan Reforma Agraria Disepakati untuk Dilanjutkan ke Sidang Paripurna
Sambut Peserta Magang Nasional, Kantah Kabupaten Sorong Siap Jadi Ruang Belajar dan Berkolaborasi
Pemkab Toba Verifikasi Pembangunan Fisik Kopdes Merah Putih, 41 Koperasi Mulai Dibangun
Kendalikan Harga Pangan, Bupati Toba Salurkan Bantuan Beras Tahap III untuk 24.713 Keluarga Penerima Manfaat

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 03:56 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan

Selasa, 22 September 2026 - 03:54 WIB

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang*

Selasa, 22 September 2026 - 01:09 WIB

Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat

Selasa, 22 September 2026 - 01:08 WIB

Tak Hanya Beri Kepastian Hukum, Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja

Selasa, 22 September 2026 - 01:06 WIB

Pembahasan Tingkat I RUU Pengaturan Reforma Agraria Disepakati untuk Dilanjutkan ke Sidang Paripurna

Berita Terbaru