Kasat Lantas Polres Pasaman Barat, Nanin Aprilia Fitriani Edukasi Tata Tertib Lalu Lintas

- Penulis

Rabu, 4 November 2026 - 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PASAMAN BARAT, ANTARANEWS86.com_,Edukasi keselamatan berlalu lintas, tidak cukup hanya dengan menyampaikan aturan kepada masyarakat, termasuk generasi muda. Pemahaman itu, diwujudkan dalam perilaku sehari-hari, agar pengguna jalan mampu mengambil keputusan yang tepat ketika berkendara.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seseorang yang tahu aturan berlalu lintas, belum tentu faham dengan cara atau sikap menerapkannya. Sebab, informasi tidak selalu membuat seseorang mampu bertindak sesuai dengan pengetahuan yang dimiliki, kata Kasat Lantas Polres Pasaman Barat, Nanin Aprilia Fitriani di Simpang Empat, Rabu (4/11).

 

Seseorang yang tahu aturan berlalu lintas, belum tentu faham dengan cara atau sikap menerapkannya.

 

Sebab, informasi tidak selalu membuat seseorang mampu bertindak sesuai dengan pengetahuan yang dimiliki, kata Kasat Lantas Polres Pasaman Barat, Nanin Aprilia Fitriani di Simpang Empat, Rabu (4/11).

 

Edukasi keselamatan, katanya, juga perlu didukung dengan aksi atau contoh nyata dari lingkungan sekitar, terutama keluarga. Orang tua, misalnya, tidak cukup hanya mengingatkan anak mengenai bahaya berkendara jika perilakunya sendiri tidak mencerminkan pesan tersebut.

 

Seseorang mungkin sudah mendengar penjelasan atau membaca materi mengenai aturan lalu lintas. Namun, hal itu belum tentu membuatnya mampu menerapkan pengetahuan tersebut ketika menghadapi situasi di jalan.

Kesadaran itu diawali dari edukasi. Persoalannya, kalau ditanya soal edukasi, semua orang di sekolah sudah diberi tahu, tapi dia mengerti atau tidak? Mengerti itu bukan hanya mendengar atau membaca, karena membaca, mendengar, dan melakukan itu tidak linier,” ulasnya.

 

Yang penting, emahami dan menaati aturan berlalu lintas sangat penting bagi generasi muda (Gen Z dan milenial) demi keselamatan diri sendiri serta pengguna jalan lainnya.

 

Keselamatan Jiwa: Angka kecelakaan di jalan raya sering kali melibatkan usia produktif atau remaja akibat kurangnya kesadaran dan kelalaian. Cermin Budaya Bangsa: Cara seseorang membawa diri di jalan raya mencerminkan tingkat kedisiplinan, etika, dan kesadaran hukum masyarakatnya.

 

 

Menghindari Pelanggaran: Patuh pada aturan bukan sekadar takut ditilang polisi, melainkan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan sehari-hari.

 

Aturan dan Kelengkapan Utama yang Harus Dipahami

Kepemilikan dan Kelen6gkapan Surat: Memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sesuai dengan jenis kendaraan serta membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

 

Alat Keselamatan: Wajib menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, atau sabuk pengaman (seatbelt) bagi pengemudi mobil. Kelaikan Kendaraan: Memastikan spion, lampu utama, lampu sein, dan rem berfungsi dengan baik, serta menggunakan TNKB resmi.

6

Etika di Jalan Raya: Tidak menggunakan ponsel saat berkendara, tidak melawan arus, mematuhi batas kecepatan, dan menghormati pejalan kaki.

 

Sepanjang pengendara mengutamakan keselamatan dan tertib berlalulintas dalam dirinya, maka kedamaian, kenyamanan dan keselamatan berlalulintas ada pada dirinya setiap saat, akhir Nanin, mengispirasi.

 

(Eka Saputra)#

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Pembangunan Stadion Olahraga Pasaman Barat T.A. 2016
Program Pembebasan Denda Administrasi PBB-P2 Berakhir, Dispenda Hasilkan Rp. 432 Juta
Setelah Sekian Lama Kondisi Jembatan Penghubung Rojang Pagambiran, Situak Barat Pasaman Barat, Kini mulai di Kerjakan
Kementerian ATR/BPN Dukung Program Bedah Rumah, Pastikan Tanah Masyarakat Miliki Kepastian Hukum
Wamen ATR/Waka BPN Minta Irjen Baru Perkuat Pengawasan Internal dan Early Warning System
Tekan Inflasi Jelang Nataru, Pemkab Toba Salurkan 2,2 Ton Benih Bawang Merah Untuk 14 Kelompok Tani
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat
Pantai Pasir Putih Parparean Sebagai Destinasi Wisata Yang Potensial Wabup Toba Dorong Penataan dan Pengembangannya

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 11:22 WIB

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Pembangunan Stadion Olahraga Pasaman Barat T.A. 2016

Rabu, 4 November 2026 - 08:34 WIB

Program Pembebasan Denda Administrasi PBB-P2 Berakhir, Dispenda Hasilkan Rp. 432 Juta

Rabu, 4 November 2026 - 07:23 WIB

Kasat Lantas Polres Pasaman Barat, Nanin Aprilia Fitriani Edukasi Tata Tertib Lalu Lintas

Rabu, 4 November 2026 - 06:15 WIB

Setelah Sekian Lama Kondisi Jembatan Penghubung Rojang Pagambiran, Situak Barat Pasaman Barat, Kini mulai di Kerjakan

Rabu, 4 November 2026 - 03:41 WIB

Kementerian ATR/BPN Dukung Program Bedah Rumah, Pastikan Tanah Masyarakat Miliki Kepastian Hukum

Berita Terbaru