‎Huntara Diresmikan Mendagri, Bupati Tapanuli Utara Pastikan Warga Tak Lagi di Pengungsian

- Penulis

Kamis, 5 Februari 2026 - 23:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ANTARANEWS86.com_, TAPUT, ‎Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian, bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto dan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meresmikan Hunian Sementara (Huntara) serta menyerahkan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) secara serentak di tiga provinsi, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Peresmian dilaksanakan secara hybrid dan dipusatkan di Lapangan Bola Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan. Kegiatan ini diikuti secara daring oleh Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., didampingi Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., Dandim 0210/TU Letkol Kav. Ronald Tampubolon, S.H., M.Han., Wakapolres Tapanuli Utara, para pimpinan perangkat daerah, serta masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Dusun Sibalanga, Kecamatan Adian Koting. Kamis (5/2/2026).

‎Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyampaikan apresiasi kepada Menteri Dalam Negeri selaku Ketua Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi serta mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas perhatian pemerintah pusat kepada daerah terdampak bencana. Ia menegaskan komitmen pemerintah provinsi bersama kabupaten/kota agar sebelum Ramadan tidak ada lagi masyarakat yang tinggal di posko pengungsian, melainkan telah menempati huntara, hunian hotel, atau rumah kontrakan yang difasilitasi pemerintah.

‎Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam arahannya mengapresiasi langkah cepat Gubernur Sumatera Utara beserta para kepala daerah dalam mempercepat penyediaan huntara sebelum Ramadan. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan serentak di delapan kabupaten/kota terdampak bencana, dengan total 1.300 unit huntara di seluruh lokasi.

Baca Juga:  Perburuan 150 Ha Ladang Ganja oleh Polda Sumut Gunakan Teknologi Citra Satelit

‎Dalam laporannya, Bupati Tapanuli Utara menyampaikan bahwa pendataan rumah terdampak telah selesai diverifikasi by name by address (BNBA). Dari 486 unit rumah terdampak, tercatat 258 unit rusak berat, 39 rusak sedang, dan 189 rusak ringan, dan seluruh data telah disampaikan ke pemerintah pusat.

‎Untuk penanganan sementara, Pemkab Tapanuli Utara telah membangun 103 unit huntap, 58 unit secara insitu (onsite), serta 40 unit huntara. Sejak hari ini, tidak ada lagi masyarakat yang tinggal di pengungsian. Bantuan DTH telah disalurkan kepada 112 rumah tangga dan terus diusulkan bagi keluarga lainnya.

‎“Untuk penanganan sementara, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara telah membangun 103 unit hunian tetap, 58 unit secara insitu, serta 40 unit hunian sementara. Sejak hari ini tidak ada lagi masyarakat yang tinggal di pengungsian, dan bantuan Dana Tunggu Hunian telah disalurkan kepada 112 rumah tangga serta terus diusulkan bagi keluarga lainnya,” ujar Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat.

‎Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana secara terpadu, dengan tujuan memulihkan kehidupan masyarakat dan mendorong kondisi yang lebih baik dari sebelum bencana.

 

#(DEMOKRASI L.T)#

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Wamen Ossy untuk Pejabat Administrator dalam PKA 2026: Harus Jadi Arsitek Perubahan
Wamen Ossy Buka Rapat Evaluasi Setahun LANDLAB, Kerja Sama Kementerian ATR/BPN Bersama JICA
Menteri Nusron Ajak IPPAT dan Pemda Jawa Barat Perkuat Sinergi demi Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
Perkuat Implementasi IKU 2025-2029, Sekjen ATR/BPN Tekankan Keselarasan Indikator Kinerja Pusat dan Daerah
Rehat Sejenak dari Aktivitas Kantor, Kementerian ATR/BPN Adakan Slow Run Rutin Sepulang Kerja
Transformasi Layanan ATR/BPN, Menteri Nusron Tegaskan Penguatan SDM yang Berorientasi Pelayanan
Wamen Ossy Ajak Tim Ekspedisi Patriot Dukung Penataan Ruang dan Pendataan Masalah Pertanahan di Kawasan Transmigrasi
Kementerian ATR/BPN, KPK, dan Pemda Se-Sulteng Sepakati Optimalisasi Kerja Sama untuk Perbaikan Pelayanan Publik, Pengelolaan Aset, dan Pendapatan Daerah
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:26 WIB

Pesan Wamen Ossy untuk Pejabat Administrator dalam PKA 2026: Harus Jadi Arsitek Perubahan

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:25 WIB

Wamen Ossy Buka Rapat Evaluasi Setahun LANDLAB, Kerja Sama Kementerian ATR/BPN Bersama JICA

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:23 WIB

Menteri Nusron Ajak IPPAT dan Pemda Jawa Barat Perkuat Sinergi demi Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:22 WIB

Perkuat Implementasi IKU 2025-2029, Sekjen ATR/BPN Tekankan Keselarasan Indikator Kinerja Pusat dan Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:21 WIB

Rehat Sejenak dari Aktivitas Kantor, Kementerian ATR/BPN Adakan Slow Run Rutin Sepulang Kerja

Berita Terbaru