Pemkab Tapanuli Utara Bersama Utusan Khusus Presiden Tanam Pohon dan Bahas Mitigasi Bencana

- Penulis

Senin, 12 Januari 2026 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ANTARANEWS86.com_, TAPUT, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan komitmennya dalam pelestarian lingkungan dan penguatan kesiapsiagaan bencana melalui kegiatan Merawat Bumi, Menguatkan Solidaritas yang digelar pada Minggu (11/1/2025).

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan Hidup, Hashim Djojohadikusumo, bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, serta Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono, Wakil Menteri Kehutanan Rokhmat Marzuki, dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.

 

Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat bersama Gubernur Sumatera Utara menyambut kedatangan rombongan di Bandara Raja Sisingamangaraja XII Silangit, Kecamatan Siborongborong.

 

Usai penyambutan, rombongan melaksanakan penanaman pohon di Kompleks Perkampungan Pemuda HKBP Jetun Silangit sebagai simbol komitmen bersama menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan diawali doa dan dilanjutkan penanaman pohon secara bergiliran oleh para pejabat pusat dan daerah.

 

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Hashim Djojohadikusumo juga menyerahkan secara simbolis bibit pohon aren kepada perwakilan lima kepala desa yang terdampak bencana alam di Kabupaten Tapanuli Utara.

 

Pada sesi utama di Gedung Raja Pontas Lumban Tobing, Pearaja, Tarutung, Hashim Djojohadikusumo menyampaikan bahwa bencana alam merupakan keniscayaan yang harus dihadapi dengan kesiapan dan perencanaan matang.

 

“Bencana alam pasti akan terus terjadi di masa depan akibat perubahan iklim. Yang harus kita lakukan adalah mempersiapkan diri agar dampaknya bisa diminimalkan. Apa yang dialami Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat menjadi pembelajaran bagi seluruh Indonesia,” ujar Hashim.

 

Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, khususnya antara lingkungan hidup, kehutanan, dan pertanian, serta kesiapan logistik pangan untuk menghadapi situasi darurat.

 

“Kita harus mengantisipasi bencana berikutnya, termasuk menyiapkan stok pangan nasional dan memperkuat sistem penanggulangan bencana. Ini adalah bagian dari menjaga ketahanan bangsa,” tambahnya.

 

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyoroti tingginya kerawanan bencana di wilayah Sumatera Utara yang melanda sedikitnya 18 kabupaten dan kota.

 

“Bencana bukan hanya disebabkan curah hujan tinggi, tetapi juga perilaku kita terhadap alam. Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama, dari masyarakat hingga pemerintah,” tegas Bobby.

 

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara siap bersinergi dengan pemerintah pusat dan kabupaten/kota dalam menjalankan kebijakan pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana.

 

“Arahan dari pemerintah pusat menjadi pedoman bagi kami di daerah. Seluruh kepala daerah dan Forkopimda siap menjalankan program strategis Presiden demi kelestarian alam dan keselamatan masyarakat,” katanya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan menyerahkan Ulos Harungguan kepada Hashim Djojohadikusumo sebagai simbol doa dan persaudaraan. HKBP juga menyatakan kesiapan mendukung program reboisasi dan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari panggilan iman.

 

Rangkaian acara turut diisi paparan kebijakan oleh para Wakil Menteri, dialog bersama kepala daerah terdampak bencana, serta penyerahan bantuan kemanusiaan dari NTV kepada korban bencana alam.

 

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, lembaga keagamaan, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian alam serta membangun ketangguhan daerah terhadap bencana demi masa depan yang berkelanjutan.

 

(DEMOKRASI L.T)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Kepenuhan Gandeng MUI, Bina Enam Pengguna Narkoba Kembali Produktif
Tiga Organisasi Pers Sampaikan Surat Permohonan RDP ke DPRD Kabupaten Toba
Gulung Pengedar Narkoba, Polsek Kunto Darussalam Sita Puluhan Gram Sabu dan Ganja
Balik Nama Selesai dalam Tujuh Hari, Masyarakat Jadi Bisa Lebih Cepat Memanfaatkan Sertipikat Tanah
PERINTIS 10 Hari Buat Alur Layanan Lebih Pasti, PPAT di Jaksel: Harus Gerak Cepat Sesuai Ketentuan
Wamen ATR/Waka BPN: Pelantikan Pejabat Jadi Bagian Penataan Organisasi untuk Mendukung Transformasi Layanan
Kementerian ATR/BPN Siapkan Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi untuk Percepat Penyusunan RDTR
Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan di Kantah Kabupaten Bogor I Tetap Berjalan Normal Pascapenyidikan Kepolisian

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 11:42 WIB

Polsek Kepenuhan Gandeng MUI, Bina Enam Pengguna Narkoba Kembali Produktif

Senin, 14 September 2026 - 09:56 WIB

Tiga Organisasi Pers Sampaikan Surat Permohonan RDP ke DPRD Kabupaten Toba

Senin, 14 September 2026 - 04:10 WIB

Gulung Pengedar Narkoba, Polsek Kunto Darussalam Sita Puluhan Gram Sabu dan Ganja

Jumat, 11 September 2026 - 07:31 WIB

Balik Nama Selesai dalam Tujuh Hari, Masyarakat Jadi Bisa Lebih Cepat Memanfaatkan Sertipikat Tanah

Jumat, 11 September 2026 - 07:29 WIB

PERINTIS 10 Hari Buat Alur Layanan Lebih Pasti, PPAT di Jaksel: Harus Gerak Cepat Sesuai Ketentuan

Berita Terbaru