Konsolidasi Tanah 2025 Dongkrak Penataan Pesisir Kendal, 121 Bidang Ditata Ulang

- Penulis

Rabu, 3 Desember 2025 - 02:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendal,Antaranews86.com – Langkah besar penataan kawasan kumuh kembali digulirkan Pemkab Kendal lewat program konsolidasi tanah non-pertanian 2025.Program ini menyasar pesisir Bandengan dan Karangsari yang selama ini rentan rob dan penurunan muka tanah.Luas lahan yang ditata mencapai 40.568 meter persegi, dengan 121 bidang dan 121 subjek.
Sebanyak 696 meter persegi dialokasikan sebagai tanah pembangunan untuk pelebaran jalan lingkungan serta penyediaan drainase.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyebut konsolidasi tanah menjadi kunci transformasi kawasan.“Program ini mendukung penataan kawasan kumuh menjadi lingkungan yang lebih baik dan produktif,” katanya.
Ia memaparkan, pada 2024 program berjalan di 100 bidang, sedangkan tahun 2025 ditargetkan menyentuh 121 bidang.
“Kami mendapat DAK Tematik PPKT Rp3,85 miliar dua tahun berturut-turut untuk mengatasi rumah tidak layak huni dan minimnya infrastruktur dasar,” ujarnya.
Intervensi 2025 mencakup 91 unit hunian, 174 meter jalan lingkungan, dan 398 meter drainase.Pemkab juga mengusulkan Karangsari, Bandengan, Mororejo, dan Kutoharjo sebagai prioritas PPKT 2027–2029.
“Dengan tanah bersertifikat hasil konsolidasi serta dukungan anggaran lintas pemerintahan, percepatan penataan kumuh bisa dicapai,” tegasnya.Menteri ATR/BPN Nusron Wahid yang menyerahkan sertifikat menegaskan fungsi strategis program ini.
“KT menata tanah terisolasi agar punya fungsi sosial. Setelah itu tanah bisa disertifikatkan, nilainya naik, warga diuntungkan,” jelasnya.
Sejumlah proyek mendampingi penataan tanah, seperti pembangunan 44 rumah baru, rehab 47 rumah, 174 meter jalan, 378 meter drainase, 18 tangki septik komunal, 91 sambungan IPAL, serta jaringan air bersih PDAM.
Program ini diharapkan menjadi titik balik pesisir Kendal dari kawasan rawan rob menjadi permukiman yang tertata dan layak ditinggali.

Baca Juga:  Pj. Bupati Langkat Faisal Hasrimy Sambut Tim Evaluasi PTP2WKSS di Desa Suka Makmur

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Safari Ramadhan di Bonai Darussalam, Wabup Syafaruddin : Jadikan Desa Sontang Sebagai Desa Percontohan di Rohul
Sosialisasi Permen 2/2026 tentang Kearsipan, Sekjen ATR/BPN: Pengelolaan Arsip Penting bagi Pelayanan Pertanahan
Sahur On The Road Berlanjut di Hari ke-15, Polres Langkat Hadir Untuk Warga
Wabup Toba Ingatkan Pimpinan OPD Hadir Dalam Musrenbang
Tutupnya PT. TPL Berdampak Dalam Perencanaan Pembangunan Serta Situasi Perekonomian Toba
Usai Sholat Subuh, Polres Langkat Sisir Titik Rawan Cegah Gangguan Kamtibmas
Semarak Hari ke-14 Ramadhan, Polres Langkat Berbagi Sahur dan Gelar Safari Subuh
Polsek Stabat Optimalkan Peran Satkamling, Warga Diimbau Manfaatkan Layanan 110
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:39 WIB

Safari Ramadhan di Bonai Darussalam, Wabup Syafaruddin : Jadikan Desa Sontang Sebagai Desa Percontohan di Rohul

Kamis, 5 Maret 2026 - 06:15 WIB

Sosialisasi Permen 2/2026 tentang Kearsipan, Sekjen ATR/BPN: Pengelolaan Arsip Penting bagi Pelayanan Pertanahan

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:04 WIB

Sahur On The Road Berlanjut di Hari ke-15, Polres Langkat Hadir Untuk Warga

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:08 WIB

Wabup Toba Ingatkan Pimpinan OPD Hadir Dalam Musrenbang

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:05 WIB

Tutupnya PT. TPL Berdampak Dalam Perencanaan Pembangunan Serta Situasi Perekonomian Toba

Berita Terbaru

Artikel

Wabup Toba Ingatkan Pimpinan OPD Hadir Dalam Musrenbang

Rabu, 4 Mar 2026 - 15:08 WIB