Kolaborasi Dengan BNPB, Bupati Syah Afandin Perintahkan Jajaran Untuk Cepat Tangani Banjir Langkat

- Penulis

Rabu, 3 Desember 2025 - 01:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ANTARANEWS86.com_, LANGKAT, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH memimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan Tanggap Darurat penanganan banjir yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Selasa (2/12/2025). Rapat ini digelar untuk memastikan seluruh langkah penanganan bencana di 16 kecamatan terdampak berjalan cepat, terarah, dan terkoordinasi antara pemerintah daerah, TNI–Polri, serta pemerintah pusat melalui BNPB.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rapat evaluasi tersebut turut dihadiri Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan, S.IP, M.Si, Direktur Fasilitas Penanganan Korban dan Pengungsi BNPB Nelwan Harahap, SP, M.Tr, AP, Kabag SDM Polres Langkat Kompol Muhammad Hassan, SH, MH (mewakili Kapolres Langkat), Danramil 07/Stabat Kapten Inf Edi Susanto (mewakili Dandim 0203/Langkat), Sekda Langkat H. Amril, S.Sos, M.AP, para Staf Ahli Bupati, Asisten Setdakab, dan kepala perangkat daerah terkait.

 

Data Terbaru: 437.480 Jiwa Terdampak, 19.434 Mengungsi Dalam laporannya, Sekda Langkat H. Amril menyampaikan perkembangan terbaru berdasarkan data sementara dampak banjir per 2 Desember 2025. Banjir masih melanda 16 kecamatan, yakni Brandan Barat, Gebang, Besitang, Babalan, Pangkalan Susu, Pematang Jaya, Sei Lepan, Tanjung Pura, Padang Tualang, Sawit Seberang, Batang Serangan, Stabat, Wampu, Binjai, Hinai, dan Secanggang.

 

Dari hasil pendataan, tercatat:

– Jumlah kecamatan terdampak: 16 kecamatan

– Jumlah jiwa terdampak: 437.480 jiwa

– Jumlah KK terdampak: 115.979 KK

– Jumlah pengungsi: 19.434 jiwa

– Jumlah korban meninggal dunia: 11 orang

 

Selain itu, ribuan rumah dan fasilitas umum masih terendam dengan ketinggian air antara 50–200 cm, mengganggu aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah.

 

Sekda menegaskan perlunya langkah cepat dan terpadu mengingat curah hujan yang masih tinggi.

“Penanganan harus dilakukan segera agar tidak terjadi dampak yang lebih luas,” ujarnya.

 

Bupati juga menginstruksikan agar pendistribusian logistik dilakukan dengan mekanisme yang jelas dan menyasar daerah yang sulit dijangkau. Selain itu, ia meminta pendataan kerusakan rumah serta fasilitas publik dipercepat sebagai dasar pemulihan pascabencana.

 

“Pemkab Langkat terus melakukan pendataan, penanganan darurat, serta koordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi. Kami berharap dukungan penuh agar pemulihan berlangsung cepat dan tepat sasaran,” ujar Afandin.

 

BNPB: Keselamatan Rakyat adalah Hukum Tertinggi

 

Deputi Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan, menegaskan bahwa BNPB berkomitmen penuh mendampingi Pemerintah Kabupaten Langkat dalam proses penanganan banjir.

 

“BNPB akan terus mendampingi pemerintah daerah. Yang terpenting adalah memastikan kebutuhan warga terpenuhi dan penanganan dilakukan sesuai standar, karena keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi,” tegasnya.

 

TNI–Polri Tambah Kekuatan di Lapangan

Kabag SDM Polres Langkat, Kompol Muhammad Hassan, memastikan personel Polres Langkat siap turun membantu proses evakuasi dan pengamanan wilayah.

 

“Personel Polres Langkat siap diturunkan kapan saja untuk mendukung pemerintah daerah dalam penanganan banjir ini,” ucapnya.

 

Sementara itu, Kapten Inf Edi Susanto mewakili TNI menyampaikan bahwa tim dari Kodim 0203/LKT telah membantu pembukaan akses jalan, evakuasi warga, hingga mendukung operasional dapur umum di daerah yang masih tergenang.

 

Lima Keputusan Penting Rapat Evaluasi Rapat tersebut menghasilkan sejumlah keputusan strategis yang harus segera dijalankan, yakni:

1. Memperpanjang Status Tanggap Darurat selama 14 hari ke depan.

2. Penguatan koordinasi antara posko induk dan posko kecamatan.

3. Percepatan distribusi logistik ke seluruh titik pengungsian.

4. Penambahan personel dan peralatan evakuasi di wilayah yang masih tergenang.

5. Pendataan kerusakan rumah dan fasilitas umum sebagai dasar penetapan masa pemulihan.

 

Bupati Minta Semua Jajaran Tetap Siaga Di akhir rapat, Bupati Syah Afandin meminta seluruh unsur terkait untuk tetap siaga dan memaksimalkan tugas masing-masing demi keselamatan masyarakat.

 

“Semua harus bekerja optimal. Prioritas kita adalah keselamatan warga dan percepatan penanganan bencana ini,” tegasnya.

(Dedi Sanjaya)#

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Kepenuhan Gandeng MUI, Bina Enam Pengguna Narkoba Kembali Produktif
Tiga Organisasi Pers Sampaikan Surat Permohonan RDP ke DPRD Kabupaten Toba
Gulung Pengedar Narkoba, Polsek Kunto Darussalam Sita Puluhan Gram Sabu dan Ganja
Balik Nama Selesai dalam Tujuh Hari, Masyarakat Jadi Bisa Lebih Cepat Memanfaatkan Sertipikat Tanah
PERINTIS 10 Hari Buat Alur Layanan Lebih Pasti, PPAT di Jaksel: Harus Gerak Cepat Sesuai Ketentuan
Wamen ATR/Waka BPN: Pelantikan Pejabat Jadi Bagian Penataan Organisasi untuk Mendukung Transformasi Layanan
Kementerian ATR/BPN Siapkan Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi untuk Percepat Penyusunan RDTR
Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan di Kantah Kabupaten Bogor I Tetap Berjalan Normal Pascapenyidikan Kepolisian

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 11:42 WIB

Polsek Kepenuhan Gandeng MUI, Bina Enam Pengguna Narkoba Kembali Produktif

Senin, 14 September 2026 - 09:56 WIB

Tiga Organisasi Pers Sampaikan Surat Permohonan RDP ke DPRD Kabupaten Toba

Senin, 14 September 2026 - 04:10 WIB

Gulung Pengedar Narkoba, Polsek Kunto Darussalam Sita Puluhan Gram Sabu dan Ganja

Jumat, 11 September 2026 - 07:31 WIB

Balik Nama Selesai dalam Tujuh Hari, Masyarakat Jadi Bisa Lebih Cepat Memanfaatkan Sertipikat Tanah

Jumat, 11 September 2026 - 07:29 WIB

PERINTIS 10 Hari Buat Alur Layanan Lebih Pasti, PPAT di Jaksel: Harus Gerak Cepat Sesuai Ketentuan

Berita Terbaru