Warga Parparean Satu Serahkan Lahan Seluas  25.000 M² Kepada Pemerintah Untuk Bangun SMA Negeri

- Penulis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 07:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TOBA, ANTARANEWS86.com__,Warga Desa Parparean Satu, Kecamatan Porsea secara resmi menyerahkan lahan seluas 25.000 M² di Desa Parparean I, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba kepada Pemkab Toba. Penyerahan lahan untuk pembangunan SMA Negeri dalam bentuk hibah ini dilakukan di Kafe Napitupulu Pasir Putih, Desa Parparean II pada Selasa (7/10/2025) pagi yang diserahkan langsung oleh Kepala Desa Parparean Satu bersama sejumlah perwakilan warga kepada Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikutnya Pemkab Toba akan mencatatkan lahan tersebut ke dalam aset dan selanjutnya diserahkan kepada Pemerintah Propinsi Sumatera Utara untuk pembangunan SMA Negeri. Namun ke depan, Pemkab Toba masih menunggu penyerahan hibah lahan untuk jalan dengan luas 7 meter menuju lokasi lahan.

 

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Desa Parparean Satu atas pemberian hibah lahan tersebut untuk pembangunan SMA Negeri. “Bagaimana supaya Kecamatan Porsea ini bisa lebih maju ke depan, bukan hanya dimasa kita tetapi juga untuk anak cucu kita ke depan. Kita bertanggungjawab untuk anak cucu kita ke depan,” kata Wakil Bupati kepada seluruh warga yang hadir.

 

Beliau juga menyampaikan terimakasih karena masyarakat telah mendukung semangat Bupati Toba selaku putra Parparean untuk membangun sekolah SMA Negeri di Porsea. “Yakinlah ini akan membawa satu perubahan ke arah yang lebih baik karena pendirian sekolah itu akan memberi efek positif di suatu tempat,” lanjut Wakil Bupati.

Baca Juga:  Polsek Bahorok Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu di Kelurahan Pekan Bahorok

 

Kepala Desa Parparean Satu, Saut P. Napitupulu sebelum menyerahkan lahan tersebut menyampaikan harapannya agar pemerintah segera membangun sekolah di atas lahan yang telah mereka hibahkan. “Jika ini sudah kami sampaikan, kami harap pemerintah jangan lagi berlama-lama. Segeralah dibangun,” kata Saut P. Napitupulu.

 

Menjawab harapan tersebut, Wakil Bupati menambahkan bahwa ditahun 2026 pemerintah Kabupaten Toba akan melaksanakan kegiatan di atas lahan tersebut, minimal untuk pematangan lahan. “Yakinlah, jika penyerahan lahan ini berjalan lancar dan saling bersepakat, tahun 2026 Pemkab akan lakukan kegiatan di sana minimal untuk pematangan lahan,” kata Wakil Bupati meyakinkan masyarakat.

 

Harapan lain yang disampaikan oleh masyarakat dengan berdirinya SMA Negeri di desa mereka, maka anak-anak dari Parparean dapat menjadi siswa prioritas bersekolah di sekolah tersebut.

 

“Kami berharap anak-anak kami menjadi siswa prioritas di sekolah itu, jangan nanti sekolah ada di kampung kami tetapi anak-anak kami tidak bisa sekolah di sana,” kata Harapan Napitupulu, warga Parparean Satu.

 

Pertemuan tersebut kemudian diakhiri dengan foto bersama penyerahan lahan tersebut oleh Kepala Desa dan sejumlah warga yang diterima oleh Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus disaksikan Asisten Satu dan Asisten Tiga serta sejumlah pimpinan OPD.

(aes)#

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lantik 130 Pejabat, Menteri ATR/Kepala BPN: Berikan Manfaat dan Pelayanan yang Adil bagi Masyarakat
Hadiri Milad ke-26 YASPIDA, Menteri Nusron: Santri Harus Siap Menjadi Ulama, Teknokrat, dan Pemimpin Bangsa
Penutupan Latsarmil Komcad Gelombang I 2026, Wamen Ossy Sebut Latsarmil Perkuat Karakter dan Integritas ASN
Serahkan Lebih dari 1.000 Sertipikat Tanah Wakaf dalam ICOP 2026, Menteri Nusron Minta Penerima Jadi Pionir Percepatan
Bicara dalam International Conference on Pesantren 2026, Menteri Nusron Ajak Masyarakat Sertipikatkan Tanah Wakaf untuk Lindungi Aset Umat
Wamen Ossy Ajak Pemkab Menguatkan GTRA untuk Selesaikan Masalah Pertanahan di Tanah Laut
Jadi Simbol Nilai Luhur, Kementerian ATR/BPN Laksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila
Sertipikat Tanah Hilang? Berikut Panduan Cara Mengurusnya
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:26 WIB

Lantik 130 Pejabat, Menteri ATR/Kepala BPN: Berikan Manfaat dan Pelayanan yang Adil bagi Masyarakat

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:21 WIB

Hadiri Milad ke-26 YASPIDA, Menteri Nusron: Santri Harus Siap Menjadi Ulama, Teknokrat, dan Pemimpin Bangsa

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:18 WIB

Penutupan Latsarmil Komcad Gelombang I 2026, Wamen Ossy Sebut Latsarmil Perkuat Karakter dan Integritas ASN

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:12 WIB

Serahkan Lebih dari 1.000 Sertipikat Tanah Wakaf dalam ICOP 2026, Menteri Nusron Minta Penerima Jadi Pionir Percepatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:58 WIB

Wamen Ossy Ajak Pemkab Menguatkan GTRA untuk Selesaikan Masalah Pertanahan di Tanah Laut

Berita Terbaru