Setelah Melakukan Pengeboran Aktifitas PT OGI di PSPE Wapsalit Akan di Tutup Sementara

- Penulis

Selasa, 2 Januari 2024 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KABUPATEN BURU (MALUKU) ANTARANEWS86.COM //-Setelah selesai melakukan pengeboran terkait cadangan uap panas bumi di desa wapsalit, kini kegiatan Pt Og Indonesia sementara dihentikan sambil menunggu proses selanjutnya. (29/12/2023).

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti yang diketahui Energi panas bumi atau energi geothermal adalah sumber energi yang relatif ramah lingkungan karena berasal dari panas dalam bumi.

Kemudian uap air dan panas yang berasal dari panas bumi akan diambil ke permulaan bumi melalui kepala sumur dan pipa penyalur untuk dibangkitkan menjadi energi listrik melalui turbin dan setelah itu akan di “supply” ke PLN untuk dapat didistribusikan untuk keperluan masyarakat dan kegiatan sektor industri lainnya.

Geothermal atau Panas Bumi, disamping dapat menghasilkan listrik dapat juga dimanfaatkan secara langsung untuk keperluan proses pemanasan tanaman produksi, pemanas ruangan dan peralatan mandi atau “Water Heater” serta untuk pemanfaatan langsung lainnya. Terkait dengan pemanfaatan langsung Panas Bumi, sedang di godok undang-undangnya oleh Dirjen EBTKE.

Melalui uji sumur atau Well testing kita akan mengetahui berapa cadangan uap dan temperature di sumur yang sudah dibor dan kita kita laporkan ke EBTKE , hal ini dikatakan salah satu staf Pt OG Indonesia sehubungan dengan dihentikan sementara aktifitas kerja diareal Panas Bumi desa Wapsalit.

Kegiatan Well Testing ini dilakukan dengan waktu yang singkat atau Short term well test dikarenakan pengeboran yang sudah dilakukan oleh PT OGI di PSPE Wapsalit hanya pengeboran sumur produksi bukan untuk sumur injeksi.

Menurutnya , bisa sebulan dua bulan tapi itu tidak akan bisa dilakukan kalau tidak ada sumur injeksinya.

Short term well test, hanya dilakukan untuk waktu atau durasi kurang dari 1 hari, memang untuk melakukan long term well test, yang dapat memerlukan waktu sampai 2 bulan diperlukan sumur injeksi untuk menampung semua fluida berupa kondesat dan brain yang harus diinjek kan lagi kedalam bumi untuk menjaga kesetimbangan reservoir dalam bumi. Reservoir adalah sumber dari uap bumi yang akan diambil keatas permukaan disalurkan ke Turbin untuk dibangkitkan menjadi listrik.

Baca Juga:  Sat Res Narkoba Polres Langkat Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika: Pria Dengan 95,66 Gram Sabu Ditangkap

” Ini tahap akhir dari pada program PSPE atau program studi pendahuluan , nanti ketika kita sudah mengetahui gambarannya berapa cadangan dan mendapatkan Ijin Panas Bumi dari EBTKE barulah kita lakukan proses ekplorasi lebih lanjut , ” ungkapnya.

Dijelaskan , diharapkan cadangan uap dan temperatur yang ada di Wapsalit dapat dibangkit sesuai dengan target yaitu 20 MWE, dimana proses eksplorasi lebih lanjut akan dilakukan oleh PT OGI.

Kemudian proses selanjutnya adalah perubahan status dari PSPE atau studi pendahuluan menjadi status Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) dan mendapatkan Ijin Panas Bumi (IPB) untuk pengembangan pengusahaan Panas Bumi di bumi Wapsalit.

Area WKP yang diberikan untuk pengembangan dan pengusahaan panas bumi oleh EBTKE akan sangat luas dapat mencapai 100.000 HA, namun bukan berarti pihak perusahaan menguasai semua area tersebut, WKP adalah batasan area yang dimana pihak perusahaan dapat mengembangkan kegiatan panas bumi dalam batasan area tersebut.

“Ijin WKP setiap lima tahun perlu diperpanjang dimana perusahaan mempunyai berapa kewajiban pada tahan eksplorasi seperti iuran eksplorasi atau PNBP (Pendapatan Negara Bukan Pajak), lebih lanjut bila perusahan sudah beroperasi dan menghasilkan listrik yang di supply ke PLN akan ada namanya Bonus Produksi.” Tutupnya.

#( Bung Forbes )#

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Selamat Hari Pertanahan Sipil
Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah
Berikan Motivasi, Menteri Nusron Ingin Santri Dikader sebagai Pelaksana Kebijakan di Bidang STEM
Tinjau Kawasan Industri di Indramayu, Menteri Nusron Pastikan Lahan Tidak Masuk ke LSD
CSR PRODUKTIF PT ANUGERAH NIAGA SAWINDO DORONG KEMANDIRIAN EKONOMI MASJID AGUNG ISLAMIC CENTER SEBAGAI PUSAT KESEJAHTERAAN UMAT
Doa dan Tabur Bunga Tandai Penghentian Pencarian Korban Tenggelam di Situmurun 
Paryasop: Nyaris 1 Juta Wisatawan Berkunjung, BPODT Dorong Akselerasi Investasi dan Infrastruktur Kabupaten Toba!
Kunjungan Kerja Monitoring dan Evaluasi Standart Biaya Keluaran Tahun 2025 & 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 12:43 WIB

Selamat Hari Pertanahan Sipil

Minggu, 19 April 2026 - 12:39 WIB

Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah

Minggu, 19 April 2026 - 12:36 WIB

Berikan Motivasi, Menteri Nusron Ingin Santri Dikader sebagai Pelaksana Kebijakan di Bidang STEM

Minggu, 19 April 2026 - 12:33 WIB

Tinjau Kawasan Industri di Indramayu, Menteri Nusron Pastikan Lahan Tidak Masuk ke LSD

Minggu, 19 April 2026 - 03:33 WIB

CSR PRODUKTIF PT ANUGERAH NIAGA SAWINDO DORONG KEMANDIRIAN EKONOMI MASJID AGUNG ISLAMIC CENTER SEBAGAI PUSAT KESEJAHTERAAN UMAT

Berita Terbaru

Artikel

Selamat Hari Pertanahan Sipil

Minggu, 19 Apr 2026 - 12:43 WIB

Artikel

Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah

Minggu, 19 Apr 2026 - 12:39 WIB