Pj. Bupati Langkat Faisal Hasrimy Terima Gelar “Datok Praja Indra Negeri” Dari Kerapatan Adat Kesultanan Langkat

- Penulis

Kamis, 14 November 2024 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LANGKAT (SUMUT) ANTARANEWS86.COM|Pj. Bupati Langkat H. M. Faisal Hasrimy, AP, M.AP, resmi menerima gelar adat “Datok Praja Indra Negeri” dari Kerapatan Adat Kesultanan Negeri Langkat. Upacara penganugerahan ini digelar di Jentera Malay, Rumah Dinas Bupati Langkat pada Rabu (13/11/2024) sore.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gelar “Datok Praja Indra Negeri” yang diberikan kepada Faisal Hasrimy memiliki makna pemimpin yang bijaksana. Gelar ini dianugerahkan sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya dalam memperkuat peradaban Melayu di Kabupaten Langkat, khususnya melalui kebijakan yang telah dikeluarkan, yaitu Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2024 tentang Kemajuan Budaya Daerah dan Peraturan Bupati Nomor 34 Tahun 2024.

 

Selain Pj. Bupati Langkat, gelar adat juga diberikan kepada Ketua Dewan Serikat Melayu Langkat (DSML) H. Sukhyar Mulyamin, S.Sos, M.Si, yang mendapat gelar “Datuk Panglima Tuah Negeri”, bermakna panglima penjaga marwah negeri.

 

Acara penganugerahan diawali dengan pembacaan surat keputusan Kerapatan Adat Kesultanan Negeri Langkat, dilanjutkan dengan penyematan tanda adat berupa selempang, tengkuluk, kris, dan pingat oleh perwakilan kerapatan adat. Prosesi ini diakhiri dengan ritual tepung tawar sebagai simbol restu dan doa.

 

Dalam sambutannya, Kepala Kerapatan Adat Kesultanan Negeri Langkat, Tuanku Azwar Abdul Djalil Rahmatshah Al-Hajj, menyampaikan apresiasi dan penghargaan khusus kepada Pj Bupati Langkat. “Kami telah memberikan gelar ‘Datok Praja Indra Negeri’ kepada Pj Bupati Langkat, yang berarti pemimpin yang bijaksana. Harapan kami, persatuan dan kesatuan di Langkat akan semakin kuat untuk kemajuan daerah,” ucapnya.

 

Senada dengan itu, Ketua Umum Forum Silaturahmi Keraton Nusantara, Yang Mulia Mafaresa Raja Maros ke-8 Sulawesi Tenggara, mengungkapkan harapannya agar Pemerintah Kabupaten Langkat dapat menerbitkan buku mengenai sejarah keraton di Nusantara. “Semoga hal ini dapat terwujud, dan kami berharap Faisal Hasrimy dapat menjadi pemimpin yang dikenal di tingkat nasional,” tambahnya.

Baca Juga:  Bupati Karo Bersama Sekda Karo Hadiri Rapat Paripurna di Kantor DPRD Karo 

 

Penjabat Bupati Langkat Faisal Hasrimy mengaku terharu dan berterima kasih atas gelar yang diberikan. “Saya sangat bersyukur dan merasa terhormat menerima gelar ini. Semoga menjadi motivasi bagi saya untuk terus berupaya memajukan kebudayaan, khususnya di Kabupaten Langkat,” ungkap Faisal Hasrimy.

 

Selain penganugerahan kepada Pj Bupati, sejumlah penghargaan juga diberikan kepada tokoh masyarakat dan pejabat Forkopimda yang berkontribusi dalam pelestarian budaya Melayu di Langkat. Beberapa tokoh yang menerima penghargaan antara lain:

 

Alm. H. Muhammad Nuh BA, H. Amril Nasution, S.Sos., M.AP, Drs. M. Iskandarsyah, Fatimah, S.Si., M.Pd, Azmaliah, S.Ag, H. Ainul Aswad, MA, H. Isnaini, Ibra Aulia Azhar, SH, MH, Drs. H. Muhammad Nur Amin, S.Sos, S.Pd.I, M.Si, Alm. Zainal Aka (Budayawan Melayu Langkat), David Helgod Pardede, S.IP, M.SP, Beni Sukmaria Ginting, S.Kom, M.AP, Alimat Tarigan, SH, H. Mahardhika Sastra Nasution, S.STP., MAP.

 

Acara ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Kepala Kerapatan Adat Kesultanan Negeri Langkat, Yang Mulia Tuanku Azwar Abdul Djalil Rahmatshah Al-Hajj beserta keluarga, Ketua Forum Silaturahmi Keraton Nusantara Brigjen Pol (Purn.) Dr. A.A Mapparessa, MM, M.Si, serta Raja/Karaeng Turikale ke-8 Maros Sulawesi Selatan, Yang Mulia Mafaresa Raja Maros, dan tokoh masyarakat T. Erry Nuradi.

 

Penganugerahan gelar adat ini menegaskan komitmen Pj. Bupati Langkat dalam melestarikan budaya dan tradisi Melayu, sekaligus memperkuat identitas budaya Langkat sebagai bagian dari warisan budaya Nusantara.

 

(Dedi Sanjaya)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lantik 130 Pejabat, Menteri ATR/Kepala BPN: Berikan Manfaat dan Pelayanan yang Adil bagi Masyarakat
Hadiri Milad ke-26 YASPIDA, Menteri Nusron: Santri Harus Siap Menjadi Ulama, Teknokrat, dan Pemimpin Bangsa
Penutupan Latsarmil Komcad Gelombang I 2026, Wamen Ossy Sebut Latsarmil Perkuat Karakter dan Integritas ASN
Serahkan Lebih dari 1.000 Sertipikat Tanah Wakaf dalam ICOP 2026, Menteri Nusron Minta Penerima Jadi Pionir Percepatan
Bicara dalam International Conference on Pesantren 2026, Menteri Nusron Ajak Masyarakat Sertipikatkan Tanah Wakaf untuk Lindungi Aset Umat
Wamen Ossy Ajak Pemkab Menguatkan GTRA untuk Selesaikan Masalah Pertanahan di Tanah Laut
Jadi Simbol Nilai Luhur, Kementerian ATR/BPN Laksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila
Sertipikat Tanah Hilang? Berikut Panduan Cara Mengurusnya
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:26 WIB

Lantik 130 Pejabat, Menteri ATR/Kepala BPN: Berikan Manfaat dan Pelayanan yang Adil bagi Masyarakat

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:21 WIB

Hadiri Milad ke-26 YASPIDA, Menteri Nusron: Santri Harus Siap Menjadi Ulama, Teknokrat, dan Pemimpin Bangsa

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:18 WIB

Penutupan Latsarmil Komcad Gelombang I 2026, Wamen Ossy Sebut Latsarmil Perkuat Karakter dan Integritas ASN

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:12 WIB

Serahkan Lebih dari 1.000 Sertipikat Tanah Wakaf dalam ICOP 2026, Menteri Nusron Minta Penerima Jadi Pionir Percepatan

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:06 WIB

Bicara dalam International Conference on Pesantren 2026, Menteri Nusron Ajak Masyarakat Sertipikatkan Tanah Wakaf untuk Lindungi Aset Umat

Berita Terbaru