Pj. Bupati Langkat Diwakili Sekda Amril Dalam Apel Gabungan, Mengajak Masyarakat Sukseskan Budidaya Udang

- Penulis

Senin, 10 Juni 2024 - 23:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ANTARANEWS86.COM |KABUPATEN LANGKAT (SUMUT)_Pj. Bupati Langkat H.M.Faisal Hasrimy,AP,M.AP di wakili H.Amril.S.Sos,M.AP menjadi pembina apel gabungan di jajaran pemkab Langkat bertempat di halaman Kantor Bupati Langkat, Senin (10/06/2024).

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apel gabungan ini diikuti oleh seluruh Kepala Perangkat Daerah (KPD) di jajaran Pemkab Langkat.

 

Dalam arahannya Pj. Bupati

Langkat melalui Sekda Langkat H. Amril menyampaikan bahwa Kabupaten Langkat merupakan kabupaten yang sebagian wilayahnya merupakan kawasan pesisir, dari 23 kecamatan yang ada 9 kecamatan pesisir dengan garis pantai sepanjang ± 110 KM yang secara umum masyarakat berprofesi sebagai pelaku usaha perikanan seperti nelayan, pembudidaya ikan pengolah dan pemasar hasil perikanan.

 

Dalam kaitan tersebut, udang menjadi salah satu komoditas perikanan budidaya prioritas nasional yang di kembangkan karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi untuk mencukupi kebutuhan pasar baik dalam maupun luar negri serta mendukung program ketahan pangan nasional ucapnya.

 

Beliau juga menyampaikan upaya peningkatan produktifitas udang di lakukan dengan membuat kegiatan percontohan berupa klaster budidaya udang di kawasan yang memiliki

Potensi perikanan dengan penerapan teknologi semi intensif atau intensif yang berkelanjutan berdasarkan keputusan pejabat pembuat komitmen Balai Besar perikanan budidaya air payau JEPARA NOMOR : 602 / BBPBAP / PB.410 / II / 2024. Tentang penetapan lokasi bantuan pemerintah untuk kegiatan klaster tambak udang di masyarakat tahun 2024 .

 

Diketahui bahwa Kabupaten Langkat menjadi satu-satunya kabupaten/ kota di provinsi Sumatera Utara yang mendapat bantuan program percontohan tingkat nasional yaitu program klaster budidaya udang Vaname di desa Pasar Rawa Kecamatan Gebang, jauh klaster budidaya udang Panama tersebut langsung dikelola oleh Kementerian Kelautan perikanan melalui badan besar budidaya air payau (BBPBAP) JEPARA, melalui teknologi intensif menggunakan terpal pada lahan luas kurang lebih 5 hektar di mana target produksi kurang lebih 20 ton/siklus dengan 3 kali panen dalam 1 tahun sehingga dengan demikian hasil produksinya sebesar 60 ton/tahun.

 

Besar harapan dengan adanya program klaster budidaya udang vaname akan memungkinkan terjadi percepatan pengembangan yang signifikan di wilayah tersebut serta sekaligus sebagai media pembelajaran dan percontohan budidaya udang vaname terkhususnya bagi masyarakat kabupaten Langkat maupun di provinsi Sumatra Utara.

 

Saya himbau kepada seluruh perangkat daerah terkait untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar menjaga dan mensukseskan kegiatan klaster budidaya udang vaname yang tentu sangat diperlukan koordinasi yang baik antara stakeholder yang terlibat, jangan terus meningkatkan sinergi dan kolaborasi, tidak hanya dengan pemerintah daerah akan tetapi juga kepada kementrian lembaga lain bahkan swasta melalui program CSR.

 

Marilah senantiasa kita berupaya memanfaatkan peluang yang terbuka dalam hal ini melalui sektor perikanan bagi terciptanya kesejahteraan masyarakat Langkat.

 

Di akhir sambutannya Sekda Langkat Amril,S.Sos,MAP kembali mengingatkan kepada para ASN di jajaran Pemkab Langkat agar serius melaksanakan apel karena ini merupakan bentuk penilaian kinerja kita, beliau juga mempersilahkan kepada dinas Koperasi, dinas Pemuda dan Olahraga, dinas Pendidikan, dinas Perikanan dan dinas PUTR menunjukan yel-yel agar para ASN semangat dalam menjalankan pekerjaannya.

 

#(Sanjaya)#

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Briptu MF Anggota Polres Toba Diberhentikan Dengan Tidak Hormat Dalam Sidang Kode Etik Terkait Kasus Narkoba
Buka Peluang Kerja ke Jepang, 25 Pencari Kerja Toba Ikuti Pelatihan Bahasa Jepang
Menteri Nusron Ungkap Rencana Pembagian Peran Kementerian ATR/BPN dan LPRA dalam Penyelesaian Konflik Agraria
Legalitas Tanah Jadi Pijakan, Lembaga Pendidikan Keagamaan di Pohuwato Kini Bisa Kembangkan Prasarana Lebih Optimal
RUU Pengaturan Reforma Agraria Disetujui Jadi Undang-Undang, Pemerintah Upayakan Sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat
Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang*
Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 13:09 WIB

Briptu MF Anggota Polres Toba Diberhentikan Dengan Tidak Hormat Dalam Sidang Kode Etik Terkait Kasus Narkoba

Rabu, 23 September 2026 - 12:56 WIB

Buka Peluang Kerja ke Jepang, 25 Pencari Kerja Toba Ikuti Pelatihan Bahasa Jepang

Rabu, 23 September 2026 - 04:57 WIB

Menteri Nusron Ungkap Rencana Pembagian Peran Kementerian ATR/BPN dan LPRA dalam Penyelesaian Konflik Agraria

Rabu, 23 September 2026 - 03:44 WIB

Legalitas Tanah Jadi Pijakan, Lembaga Pendidikan Keagamaan di Pohuwato Kini Bisa Kembangkan Prasarana Lebih Optimal

Selasa, 22 September 2026 - 03:56 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan

Berita Terbaru