Pewarta di Tengah Berita

- Penulis

Senin, 29 Desember 2025 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

(by; M.Tansiswo Siagian)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

ANTARANEWS86.com_, TOBA, Di tengah kemajuan teknologi dan derasnya arus informasi, dunia pewartaan mengalami perubahan yang sangat cepat dan kompleks. Media massa kini hadir dalam berbagai bentuk: media cetak konvensional, media elektronik seperti televisi dan radio, hingga media digital dan media sosial yang nyaris tanpa sekat.

 

Perubahan ini membuka ruang luas bagi pewarta untuk menyampaikan informasi secara cepat dan menjangkau publik yang lebih besar. Namun di sisi lain, kemudahan ini juga menghadirkan tantangan serius, terutama dalam menjaga etika dan profesionalitas jurnalistik.

 

Di tingkat daerah, persoalan ini sering tampak lebih kentara. Tidak sedikit pewarta yang terjebak pada cara penulisan berita yang terburu-buru, sensasional, dan minim verifikasi. Prinsip dasar jurnalistik yakni : keberimbangan, konfirmasi, dan akurasi, kerap diabaikan. Sumber berita diambil dari satu pihak saja, sementara suara penyeimbang dikesampingkan atau bahkan tidak dicari sama sekali.

 

Dalam kondisi seperti ini, pewarta tidak lagi berfungsi sebagai penyampai fakta, melainkan berubah peran menjadi “hakim” yang secara sepihak menentukan salah atau benar atas objek yang diberitakan.

 

Masalah ini diperparah ketika pewarta yang sama menggunakan media sosial secara serampangan. Di ruang digital pribadi, mereka menulis opini, tudingan, atau narasi sensasional yang sarat emosi dan prasangka, tanpa memperhatikan kaidah penulisan profesional. Padahal, identitas mereka sebagai pewarta tetap melekat di mata publik. Apa yang ditulis di media sosial tidak lagi dipandang sebagai pendapat pribadi semata, melainkan dianggap mewakili sikap dan cara kerja jurnalisme secara keseluruhan.

Baca Juga:  Beberapa Perhimpunan Mahasiswa Di Mandailing Natal Terus Desak Pihak APH Tetapkan Tersangka Mafia PETI Kotanopan

 

Ironinya, perilaku ini justru merusak kepercayaan publik terhadap profesi pewarta itu sendiri. Masyarakat menjadi sulit membedakan mana berita yang disusun dengan standar jurnalistik yang benar, dan mana yang sekadar opini atau kepentingan pribadi. Akibatnya, tuduhan negatif pun muncul dan digeneralisasi: pewarta dianggap tidak netral, tidak etis, bahkan berpihak.

 

Dampak paling menyedihkan dari situasi ini adalah ikut tercorengnya pewarta lain yang tetap berpegang pada kaidah profesionalitasnya. Mereka yang bekerja dengan tekun, memverifikasi data, menjaga keberimbangan, dan menahan diri dari sensasionalisme, harus menanggung beban ketidakpercayaan yang bukan mereka ciptakan.

 

Karena itu, di era media canggih ini, refleksi etis menjadi sangat mendesak. Pewarta dituntut bukan hanya cepat dan berani, tetapi juga, bijak, adil, dan bertanggung jawab demi menjaga martabat profesi yang sesungguhnya berdiri untuk melayani kebenaran publik. Palipi, Desa Dalihan Natolu, Kec.Silaen-Toba 291225.

#(M Tansiswo Siagian)#

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakapolres Langkat Hadiri Pelepasan Jemaah Haji Kloter 4 Kabupaten Langkat Tahun 2026
Pesan Menteri Nusron untuk Jajaran di Riau: Pemimpin Harus Memudahkan Pelayanan bagi Masyarakat
Apresiasi Langkah UAS Alihmedia ke Sertipikat Elektronik, Menteri Nusron: Demi Keamanan dan Kemudahan Masa Depan
Wamen Ossy: Revisi RTRWN Jadi Kunci Percepatan Pengembangan Jaringan Kereta Nasional
Wamen ATR/Waka BPN Minta Pemprov Kalteng Aktif Selesaikan Masalah Pertanahan Lewat GTRA
Satresnarkoba Polres Langkat Tangkap Pria Pemilik 64,74 Gram Sabu di Stabat
Kurang dari 8 Jam, Polres Langkat Ringkus Pelaku Curas Bersenjata Api Rakitan di Hinai
Sertijab Wakapolres Langkat, Kapolres Tekankan Soliditas dan Dedikasi, Kompol Vivin Ayuningtias Resmi Menjabat
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 05:09 WIB

Wakapolres Langkat Hadiri Pelepasan Jemaah Haji Kloter 4 Kabupaten Langkat Tahun 2026

Jumat, 24 April 2026 - 00:01 WIB

Pesan Menteri Nusron untuk Jajaran di Riau: Pemimpin Harus Memudahkan Pelayanan bagi Masyarakat

Kamis, 23 April 2026 - 23:59 WIB

Apresiasi Langkah UAS Alihmedia ke Sertipikat Elektronik, Menteri Nusron: Demi Keamanan dan Kemudahan Masa Depan

Kamis, 23 April 2026 - 23:58 WIB

Wamen Ossy: Revisi RTRWN Jadi Kunci Percepatan Pengembangan Jaringan Kereta Nasional

Kamis, 23 April 2026 - 23:55 WIB

Wamen ATR/Waka BPN Minta Pemprov Kalteng Aktif Selesaikan Masalah Pertanahan Lewat GTRA

Berita Terbaru