‎Pemkab Tapanuli Utara Intensifkan Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi

- Penulis

Minggu, 21 Desember 2025 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ANTARANEWS86.com_, TAPUT, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus mengintensifkan penanganan darurat bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah. Hingga Sabtu (20/12/2025) pukul 19.00 WIB, jajaran pemerintah daerah bersama BNPB, kementerian terkait, TNI, Polri, dan unsur lainnya masih melakukan upaya evakuasi, distribusi bantuan, serta pemulihan akses di wilayah terdampak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Berdasarkan data sementara, bencana tersebut mengakibatkan 36 orang meninggal dunia, 2 orang masih dinyatakan hilang, dan 3 orang mengalami luka-luka serta telah mendapatkan perawatan. Selain itu, sebanyak 13 orang yang sebelumnya dilaporkan hilang telah ditemukan selamat. Jumlah warga terdampak mencapai sekitar 14.033 jiwa, dengan 1.197 jiwa mengungsi di sejumlah titik pengungsian.

‎Dari sisi kerusakan, tercatat 772 unit rumah terdampak, serta kerusakan pada 16 fasilitas pendidikan, 6 fasilitas kesehatan, 18 jembatan, dan 58 titik ruas jalan yang mencakup jalan nasional, provinsi, dan kabupaten. Wilayah yang terdampak paling parah berada di Kecamatan Adiankoting dan Kecamatan Parmonangan.

Baca Juga:  Wabup Toba Tinjau Lapangan, Temukan Sejumlah Penyebab Banjir Kota Balige

‎Pemerintah daerah bersama Kementerian PUPR dan pihak terkait terus mempercepat pembukaan akses transportasi, termasuk pada jalur perbatasan Tapanuli Utara–Tapanuli Tengah dengan mengerahkan 13 unit alat berat. Untuk mendukung komunikasi di wilayah blank spot, BNPB juga telah menyalurkan 6 unit perangkat Starlink, sebagian besar telah beroperasi di lokasi terdampak.

‎Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si. menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam penanganan bencana tersebut.

‎“Keselamatan warga menjadi prioritas utama kami. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus berkoordinasi dengan BNPB, kementerian terkait, serta seluruh unsur untuk memastikan evakuasi, pemenuhan kebutuhan dasar, dan percepatan pemulihan berjalan secara maksimal,” tegasnya, seraya mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.

 

#(DEMOKRASI. L.T)#

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lantik 130 Pejabat, Menteri ATR/Kepala BPN: Berikan Manfaat dan Pelayanan yang Adil bagi Masyarakat
Hadiri Milad ke-26 YASPIDA, Menteri Nusron: Santri Harus Siap Menjadi Ulama, Teknokrat, dan Pemimpin Bangsa
Penutupan Latsarmil Komcad Gelombang I 2026, Wamen Ossy Sebut Latsarmil Perkuat Karakter dan Integritas ASN
Serahkan Lebih dari 1.000 Sertipikat Tanah Wakaf dalam ICOP 2026, Menteri Nusron Minta Penerima Jadi Pionir Percepatan
Bicara dalam International Conference on Pesantren 2026, Menteri Nusron Ajak Masyarakat Sertipikatkan Tanah Wakaf untuk Lindungi Aset Umat
Wamen Ossy Ajak Pemkab Menguatkan GTRA untuk Selesaikan Masalah Pertanahan di Tanah Laut
Jadi Simbol Nilai Luhur, Kementerian ATR/BPN Laksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila
Sertipikat Tanah Hilang? Berikut Panduan Cara Mengurusnya
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:26 WIB

Lantik 130 Pejabat, Menteri ATR/Kepala BPN: Berikan Manfaat dan Pelayanan yang Adil bagi Masyarakat

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:21 WIB

Hadiri Milad ke-26 YASPIDA, Menteri Nusron: Santri Harus Siap Menjadi Ulama, Teknokrat, dan Pemimpin Bangsa

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:18 WIB

Penutupan Latsarmil Komcad Gelombang I 2026, Wamen Ossy Sebut Latsarmil Perkuat Karakter dan Integritas ASN

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:12 WIB

Serahkan Lebih dari 1.000 Sertipikat Tanah Wakaf dalam ICOP 2026, Menteri Nusron Minta Penerima Jadi Pionir Percepatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:58 WIB

Wamen Ossy Ajak Pemkab Menguatkan GTRA untuk Selesaikan Masalah Pertanahan di Tanah Laut

Berita Terbaru