Kolaborasi YASOP Bersama Artha Graha Peduli: Pendidikan Karakter Hadir Melalui Pengabdian kepada Masyarakat

- Penulis

Senin, 6 Juli 2026 - 00:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ANTARANEWS86.com_, BALIGE, 5 Juli 2026 – Program YASOP Peduli 2026 kembali digelar sebagai wujud kolaborasi antara Yayasan Tunas Bangsa Soposurung (YASOP), Artha Graha Peduli (AGP), dan Paryasop (Persatuan Alumni Yasop). Mengusung semangat “Dari Hati untuk Sesama”, program ini tidak hanya menghadirkan bantuan sosial, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter melalui pengalaman nyata melayani masyarakat.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ratusan paket sembako disalurkan kepada kepala keluarga di wilayah Hinalang, Sangkar Ni Huta, Pagar Batu, dan Kota Balige pada Minggu (5/7). Setiap paket bantuan berisi beras, gula, minyak goreng, dan bungkus mi instan dan lainnya. Penyaluran dilakukan secara door-to-door oleh 360 siswa-siswi Asrama Yasop sebagai bagian dari pembentukan karakter, kepemimpinan, kepedulian sosial, gotong royong, dan pengabdian kepada masyarakat.

 

Kegiatan turut dihadiri oleh Pemerintah Kabupaten Toba. Bupati Toba, Effendi P. Napitupulu, menilai YASOP Peduli tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda.

 

“Pemerintah Kabupaten Toba mendukung YASOP Peduli karena tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga membentuk karakter generasi muda. Program ini menjadi ruang belajar nyata bagi siswa Asrama Yasop untuk mengembangkan kepedulian dan kemampuan berinteraksi langsung dengan masyarakat,” ujar Effendi P. Napitupulu, melalui keterangan tertulis

 

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, panitia melakukan pendataan dan verifikasi penerima manfaat bersama aparat desa melalui aplikasi survei digital, kondisi calon penerima berdasarkan sejumlah kriteria, dokumentasi rumah, serta titik koordinat (GPS). Seluruh proses dirancang agar penyaluran berlangsung tepat sasaran, terverifikasi, transparan dan akuntabel. Distribusi bantuan juga melibatkan transportasi lokal sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat Balige.

 

Ketua Dewan Pembina Yayasan Tunas Bangsa Soposurung, Luthfi Mangaratua Krida Silalahi, mengatakan YASOP Peduli merupakan implementasi pendidikan karakter yang diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat.

 

“YASOP Peduli 2026 merupakan wujud nyata filosofi Yayasan Tunas Bangsa Soposurung: Character First, Competence Second. Kami percaya bahwa karakter adalah fondasi utama dalam membentuk pemimpin yang mampu memberi makna bagi sesama. Karena itu, bersama Artha Graha Peduli, kami ingin menumbuhkan generasi Tunas Bangsa yang berintegritas, berempati, dan memiliki semangat melayani. Dari karakter yang kuat, kompetensi akan tumbuh dan menjadi kekuatan untuk berkarya serta mengabdi bagi bangsa.” Terang Luthfi Mangaratua Krida Silalahi melalui keterangan tertulis

 

Senada dengan hal tersebut, Husin selaku perwakilan dari Artha Graha Peduli menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam menghadirkan manfaat sosial yang berkelanjutan.

 

“Bagi Artha Graha Peduli, kegiatan sosial bukan sekadar menyalurkan bantuan, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian. Melalui kolaborasi dalam YASOP Peduli 2026, kami berharap manfaat dapat dirasakan masyarakat sekaligus menjadi pembelajaran bagi generasi muda untuk peduli, melayani, dan mengabdi kepada sesama,” ujar Husin, mengakhiri.

 

YASOP Peduli merupakan cerminan semangat kebersamaan antara Yayasan Tunas Bangsa Soposurung, Artha Graha Peduli, dan Paryasop. Adapun dalam hal ini Artha Graha Peduli, turut melibatkan Artha Graha Network, Pasifik Agro Sentosa (PAS), Electronic City Indonesia (ECI), Bank Artha Graha Internasional (BAGI) dan lainnya. Kolaborasi ini menegaskan bahwa kepedulian lahir dari sinergi, bukan dari kerja sendiri, serta menjadi wujud nyata komitmen untuk melayani masyarakat dengan hati.

 

Melalui YASOP Peduli, para siswa tidak hanya menyerahkan bantuan kepada masyarakat, tetapi juga belajar memahami kehidupan secara langsung. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan karakter kepemimpinan yang berlandaskan empati, kepedulian, gotong royong, serta semangat pengabdian kepada sesama.

( HAKIM P )#

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konsinyering HPL Badan Bank Tanah, Wamen Ossy Ingatkan Soal Keseimbangan Kecepatan Layanan dan Kepastian Hukum
Kementerian ATR/BPN Finalisasi Penjenjangan Kinerja untuk Perkuat Manajemen Kinerja Organisasi
Wamen ATR/Waka BPN Bahas Pentingnya UU Pengaturan Reforma Agraria dalam Diskusi Publik Ombudsman RI
Sejak Diluncurkan pada 2023, Kementerian ATR/BPN Terbitkan Hampir 10 Juta Sertipikat Elektronik
Jaga Keamanan Aset, Dirjen SPPR Imbau para Pemilik Tanah untuk Pasang Patok Tanda Batas
UU Pengaturan Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak Masyarakat dalam Konflik Pertanahan
Kementerian ATR/BPN Targetkan Pendaftaran Tanah 4,8 Juta Hektare Melalui ILASPP
Kementerian ATR/BPN Sertipikasi Lebih dari 50 Ribu Tanah Wakaf dalam Periode Dua Tahun Kabinet Merah Putih

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:33 WIB

Konsinyering HPL Badan Bank Tanah, Wamen Ossy Ingatkan Soal Keseimbangan Kecepatan Layanan dan Kepastian Hukum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:31 WIB

Kementerian ATR/BPN Finalisasi Penjenjangan Kinerja untuk Perkuat Manajemen Kinerja Organisasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:28 WIB

Wamen ATR/Waka BPN Bahas Pentingnya UU Pengaturan Reforma Agraria dalam Diskusi Publik Ombudsman RI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:25 WIB

Sejak Diluncurkan pada 2023, Kementerian ATR/BPN Terbitkan Hampir 10 Juta Sertipikat Elektronik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:23 WIB

Jaga Keamanan Aset, Dirjen SPPR Imbau para Pemilik Tanah untuk Pasang Patok Tanda Batas

Berita Terbaru