Karangsari Tak Lagi Masuk Kawasan Kumuh Kendal, Nusron Wahid: Sekarang Sudah Bersertifikat

- Penulis

Rabu, 3 Desember 2025 - 02:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendal,Antaranews86.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melakukan penyerahan sertifikat tanah hasil konsolidasi tahun 2025, di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kendal Kota, Kabupaten Kendal, Selasa (2/12/2025) sore. Menurut Nusron, penyerahan sertifikat tanah hasil konsolidasi tanah tahun 2025 ini dilakukan dalam rangka pengentasan permukiman kumuh terpadu di Provinsi Jawa Tengah. Adanya konsolidasi ini, tanah bisa disertifikatkan dan nilai tanah menjadi naik. Sehingga tanah mempunyai fungsi sosial, bisa menjadi tempat tinggal, tempat usaha, dan lainnya.
“Ini mengkonsolidir tanah-tanah yang dulunya terisolasi yang tidak mempunyai fungsi, menjadi mempunyai fungsi dan mempunyai nilai,” kata Nusron.
Nusron menjelaskan, Kelurahan Bandengan Kendal masuk dalam wilayah kumuh di Kendal. Namun, saat ini sudah ditata baik, dan jalannya bagus. “Karangsari masuk wilayah kumuh, tapi sekarang tanahnya sudah naik, karena bersertifikat,” terangnya.
Kepala Staf Kepresidenan RI, Muhammad Qodari, yang ikut hadir dalam penyerahan sertifikat tanah hasil konsolidasi tanah tahun 2025 di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kendal Kota, Kabupaten Kendal, mengatakan proses ini sesuai arahan Presiden untuk memberi pelayanan terbaik kepada rakyat. Ia menegaskan pemerintah dilarang mempersulit rakyat dan harus mempermudah rakyat untuk kesejahteraan rakyat. Ini bukti negara hadir secara nyata dan konkrit.
“SK Bupati Kendal tahun 2021, daerah ini sebagai wilayah pemukiman kumuh. Itu dulu. Sebab sebentar lagi sudah tidak,” kata Qodari. Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menegaskan, konsolidasi tanah menjadi fondasi penataan lingkungan. Program ini telah mendukung transformasi kawasan kumuh menjadi lebih baik dan produktif.
Ia menjelaskan pada tahun 2024, konsolidasi mencakup 100 bidang, dan tahun ini ditingkatkan menjadi 121 bidang. Mbak Tika, sapaan akrab Dyah Kartika Permanasari, mengaku Kendal telah menerima Tematik PPKT Rp3,85 miliar dua tahun berturut-turut.
Anggaran itu diarahkan untuk perbaikan 91 unit hunian, pembangunan 174 meter jalan, serta 398 meter drainase. “Kami telah mengusulkan lokasi prioritas PPKT 2027–2029 untuk Karangsari, Bandengan, Mororejo, dan Kutoharjo,” tambah Mbak Tika.

Baca Juga:  Babinsa Koramil 1621-05/Panite Dukung Dan Kawal Pembuatan Sumur Bor, Program TNI-AD

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lantik 130 Pejabat, Menteri ATR/Kepala BPN: Berikan Manfaat dan Pelayanan yang Adil bagi Masyarakat
Hadiri Milad ke-26 YASPIDA, Menteri Nusron: Santri Harus Siap Menjadi Ulama, Teknokrat, dan Pemimpin Bangsa
Penutupan Latsarmil Komcad Gelombang I 2026, Wamen Ossy Sebut Latsarmil Perkuat Karakter dan Integritas ASN
Serahkan Lebih dari 1.000 Sertipikat Tanah Wakaf dalam ICOP 2026, Menteri Nusron Minta Penerima Jadi Pionir Percepatan
Bicara dalam International Conference on Pesantren 2026, Menteri Nusron Ajak Masyarakat Sertipikatkan Tanah Wakaf untuk Lindungi Aset Umat
Wamen Ossy Ajak Pemkab Menguatkan GTRA untuk Selesaikan Masalah Pertanahan di Tanah Laut
Jadi Simbol Nilai Luhur, Kementerian ATR/BPN Laksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila
Sertipikat Tanah Hilang? Berikut Panduan Cara Mengurusnya
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:26 WIB

Lantik 130 Pejabat, Menteri ATR/Kepala BPN: Berikan Manfaat dan Pelayanan yang Adil bagi Masyarakat

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:21 WIB

Hadiri Milad ke-26 YASPIDA, Menteri Nusron: Santri Harus Siap Menjadi Ulama, Teknokrat, dan Pemimpin Bangsa

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:18 WIB

Penutupan Latsarmil Komcad Gelombang I 2026, Wamen Ossy Sebut Latsarmil Perkuat Karakter dan Integritas ASN

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:12 WIB

Serahkan Lebih dari 1.000 Sertipikat Tanah Wakaf dalam ICOP 2026, Menteri Nusron Minta Penerima Jadi Pionir Percepatan

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:06 WIB

Bicara dalam International Conference on Pesantren 2026, Menteri Nusron Ajak Masyarakat Sertipikatkan Tanah Wakaf untuk Lindungi Aset Umat

Berita Terbaru