IMA MADINA PEKANBARU Minta Polisi Lakukan Tindakan Tegas Dan Profesional Terkait PETI Kota Nopan Mandailing Natal Sumatera Utara.

- Penulis

Selasa, 2 April 2024 - 04:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ANTARANEWS86.COM //-MANDAILING NATAL (SUMUT) Baru-Baru ini kita ketahui Ratusan warga di Kecamatan Kotanopan Kabupaten (Madina), Sumatera Utara menghadang polisi yang berusaha menutup tambang emas ilegal di daerah tersebut.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga berkumpul di Desa Jambur Tarutung, Kotanopan pada hari Sabtu (30 /03/ 2024)

masyarakat meminta tambang emas ini jangan ditutup karena tambang ini sangat kami butuhkan, apalagi saat ini sudah hitungan hari menjelang lebaran karena tambang ini sangat membantu ekonomi kami.

 

M.Suaib ketua umum Ima Madina Pekanbaru meminta pihak penegak hukum dan Pemda Mandailing Natal untuk tegas dan proporsional terkait penanganan permasalahan ini baik itu dalam menetapkan kebijakan dan hal lain terkait permasalahan PETI tersebut

 

Terlepas dari susahnya ekonomi masyarakat di sekitar PETI yang menuntut untuk tidak di tertibkan bahwa PETI adalah kegiatan tanpa izin, dan memicu kerusakan lingkungan. Kegiatan ini juga memicu terjadinya konflik horisontal di dalam masyarakat

Baca Juga:  Kumpulkan Jajaran di Jatim, Menteri Nusron: Masuki Periode Transformasi Organisasi dan Layanan, Tempatkan Rakyat sebagai Raja yang Harus Dilayani

 

Selain itu, PETI juga mengabaikan kewajiban-kewajiban, baik terhadap Negara maupun terhadap masyarakat sekitar. Karena mereka tidak berizin, tentu akan mengabaikan kewajiban-kewajiban yang menjadi tanggung jawab penambang sebagaimana mestinya .

 

Kami apresiasi kinerja Kapolres Madina yang sudah mengamankan dua unit mesin pengeruk atau excavator tambang emas ilegal di aliran Sungai Batang Gadis di Kota nopan dan Kami sangat mendukung bapak kapolres madina untuk melanjutkan penyelidikan karna pasti “ada adat dan lembaganya, ada undang dan laksananya” tegas kader Ima Madina Pekanbaru (IMP) Pajarur Rohman mahasiswa Pascasarjana UIN Suska Riau.

 

Hal ini yang disampaikan Pajarur Rohman kader Ima Madina kepada awak media ini melalui akun WA nya.

 

Reporter : #(Tim )#

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PRSU ke 50, Kabupaten Toba Tampil Memukau Dengan Keunggulan Produk Daerah 
Monang Sitanggang Ditemukan Jadi Mayat Mengapung di Tepi Pantai Danau Toba
Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf dan Bantuan dari MUI untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang
Lindungi Aset dari Pengambilalihan Sepihak, Kementerian ATR/BPN Targetkan Pendaftaran 10 Tanah Ulayat di Sumba Timur
Wujud Komitmen Perubahan, Kementerian ATR/BPN Tawarkan Optimalisasi Kerja Sama dengan Pemda Se-Lampung
Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Layanan Pertanahan Harus Berorientasi pada Kepuasan Masyarakat
Menteri Nusron Apresiasi Yayasan Buddha Tzu Chi atas Dukungan Pembangunan Huntap bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang
Sat Lantas Polres Langkat Intensifkan Gatur Lalin Pagi, Kapolres Apresiasi Kinerja Personel
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:23 WIB

PRSU ke 50, Kabupaten Toba Tampil Memukau Dengan Keunggulan Produk Daerah 

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:18 WIB

Monang Sitanggang Ditemukan Jadi Mayat Mengapung di Tepi Pantai Danau Toba

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:59 WIB

Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf dan Bantuan dari MUI untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:55 WIB

Lindungi Aset dari Pengambilalihan Sepihak, Kementerian ATR/BPN Targetkan Pendaftaran 10 Tanah Ulayat di Sumba Timur

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:54 WIB

Wujud Komitmen Perubahan, Kementerian ATR/BPN Tawarkan Optimalisasi Kerja Sama dengan Pemda Se-Lampung

Berita Terbaru