Antaranews86.com, Sebanyak tiga Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mengikuti kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) yang diselenggarakan di Gedung BPSDM Kementerian ATR/BPN, Bogor, . Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam membentuk karakter, integritas, serta kompetensi dasar aparatur sipil negara yang profesional dan berorientasi pelayanan.
Ketiga CPNS tersebut adalah Husen Randi, S.M. , Kukuh Adi Prakoso, S.T., dan Nova Shyntia Ryan Dinata Purba, S.H. Selama pelaksanaan Latsar, para peserta dibekali berbagai materi pembelajaran yang mengintegrasikan sesi daring dan tatap muka, sehingga mampu memperkaya pemahaman baik secara konseptual maupun praktis.
Melalui rangkaian kegiatan yang disiplin dan interaktif, para peserta tidak hanya dituntut untuk menguasai pengetahuan teknis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai dasar ASN seperti akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu, serta sikap antikorupsi. Diharapkan, Latsar ini menjadi fondasi kuat bagi para CPNS dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di lingkungan Kementerian ATR/BPN dengan penuh dedikasi dan integritas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari rangkaian kegiatan tersebut, CPNS asal Kantah Kabupaten Sorong berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan.
Nova Shyntia Ryan Dinata Purba, S.H. dinobatkan sebagai Peserta Terbaik I Latsar CPNS dan Kukuh Adi Prakoso, S.T. dinobatkan sebagai Peserta terbaik III Latsar CPNS. Prestasi ini diraih berkat konsistensi, kedisiplinan, serta kemampuan akademik dan sikap profesional yang ditunjukkan selama mengikuti seluruh tahapan pelatihan. Penilaian mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, partisipasi aktif, hingga penghayatan terhadap nilai-nilai dasar ASN.
Capaian ini menjadi bukti bahwa CPNS Kantah Kabupaten Sorong mampu bersaing dan menunjukkan kualitas unggul di tingkat nasional. Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi CPNS lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi, integritas, dan semangat pengabdian, sekaligus menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas pelayanan pertanahan secara profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.













