Eksplorasi Panas Bumi di Desa Wapsalit Kabupaten Buru Banyak Rekrut Tenaga Kerja Lokal

- Penulis

Sabtu, 25 November 2023 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KABUPATEN BURU,Namlea (MALUKU) ANTARANEWS86.COM //-Panas Bumi Kehadiran Pt OG Indonesia sampai saat ini membawa dampak yang positif bagi masyarakat khususnya masyarakat lokal di Kabupaten Buru.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat telah dapat memahami bahwa , pemanfaatan potensi panas bumi diyakini dapat menunjang pembangunan di sekitarnya. Selain itu energi yang sangat ramah lingkungan ini oleh masyarakat sudah bisa difahami juga kalau hal itu bisa mengatasi persoalan listrik di Kabupaten Buru.

 

Menurut Hijrah Fatgeapon salah satu tenaga kerja lokal dari desa Sawa Kecamatan Lilialy, selama bekerja di Pt OGI banyak pengalaman yang didapat .

 

“Alhamdulillah dengan hadirnya Pt OGI di Desa Wapsalit Kabupaten Buru ini telah membuka lapangan kerja yang luas kepada masyarakat lokal, ” ungkapnya.

 

Dirinya juga berharap, kehadiran Pt OGI dapat membawa kesejahteraan bagi masyarakat khususnya di Kabupaten Buru.

 

Kemudian Boy Risakota, kordinator kru di Pt OGI mengungkapkan, Pt OGI telah memberikan ruang yang seluasnya kepada tenaga kerja lokal untuk dapat bekerja disini dan ada yang justru bekerja dibagian ekplorasi.

 

“Ada rekrutmen terhadap pekerja lokal dibeberapa posisi, sehingga mereka dapat mengaplikasikan kemampuan mereka walaupun apa yang mereka lakukan adalah hal yang baru, ” katanya.

 

Dikatakan Risakota, pengalaman bekerja disini merupakan ilmu yang baik terutama bagi tenaga kerja lokal untuk terus mengasah kemampuan mereka dibidang geotermal atau panas bumi.

Baca Juga:  Pasca Dilantiknya Camat Sosa Timur Oleh Pj. Bupati Palas, Beberapa Kepala Desa Menolak. Ini kata DPD KNPI Palas

 

” Semoga ini semua dapat dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Buru , terhadap aktifitas Pt OGI sehingga berhasil melanjutkan kegiatan pengolahan panas bumi di Desa Wapsalit demi kelangsungan hidup dan kemajuan masyarakat dan Pemda Kabupaten Buru, “ujarnya.

 

Sementara itu Asiz Waemese yang juga salah satu putra adat dan ahli waris atas lahan yang disekitar lokasi panas bumi menuturkan, sebagai putra daerah kehadiran Panas Bumi atau Geotermal di Desa Wapsalit sangat membantu.

 

“Ketika kami belum memahami apa itu Geotermal, disaat itu kehadiran Pt Ormat untuk berinvestasi guna pengolahan Sumber Daya Alam yang dimiliki oleh daerah kami terutama terkait Panas Bumi ini sangat membantu Masyarakat terutama masyarakat adat dan tenaga kerja lokal, ” imbuhnya.

 

Dirinya mengatakan, saudara – saudara kami yang menempuh pendidikan atau kuliah diluar Kabupaten Buru , suatu saat dapat kembali dan bisa bekerja disini.

 

Dijelaskannya, agar Pemda Buru kedepan tidak menutup diri untuk pengolahan berbagai sumber daya alam yang ada di Kabupaten Buru .

 

“Sebagai putra asli anak daerah ini saya katakan bahwa, semua isu negatif tentang aktifitas Pt Ormat di Bumi Wapsalit itu tidak benar, ” tegasnya.

 

Ditambahkannya, sebanyak 50% tenaga kerja lokal yang bekerja disini dan mereka menggantungkan hidup dan masa depannya di Pt Ormat, pungkasnya.

#(Bung forbes)#

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lantik 130 Pejabat, Menteri ATR/Kepala BPN: Berikan Manfaat dan Pelayanan yang Adil bagi Masyarakat
Hadiri Milad ke-26 YASPIDA, Menteri Nusron: Santri Harus Siap Menjadi Ulama, Teknokrat, dan Pemimpin Bangsa
Penutupan Latsarmil Komcad Gelombang I 2026, Wamen Ossy Sebut Latsarmil Perkuat Karakter dan Integritas ASN
Serahkan Lebih dari 1.000 Sertipikat Tanah Wakaf dalam ICOP 2026, Menteri Nusron Minta Penerima Jadi Pionir Percepatan
Bicara dalam International Conference on Pesantren 2026, Menteri Nusron Ajak Masyarakat Sertipikatkan Tanah Wakaf untuk Lindungi Aset Umat
Wamen Ossy Ajak Pemkab Menguatkan GTRA untuk Selesaikan Masalah Pertanahan di Tanah Laut
Jadi Simbol Nilai Luhur, Kementerian ATR/BPN Laksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila
Sertipikat Tanah Hilang? Berikut Panduan Cara Mengurusnya
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:26 WIB

Lantik 130 Pejabat, Menteri ATR/Kepala BPN: Berikan Manfaat dan Pelayanan yang Adil bagi Masyarakat

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:21 WIB

Hadiri Milad ke-26 YASPIDA, Menteri Nusron: Santri Harus Siap Menjadi Ulama, Teknokrat, dan Pemimpin Bangsa

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:18 WIB

Penutupan Latsarmil Komcad Gelombang I 2026, Wamen Ossy Sebut Latsarmil Perkuat Karakter dan Integritas ASN

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:12 WIB

Serahkan Lebih dari 1.000 Sertipikat Tanah Wakaf dalam ICOP 2026, Menteri Nusron Minta Penerima Jadi Pionir Percepatan

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:06 WIB

Bicara dalam International Conference on Pesantren 2026, Menteri Nusron Ajak Masyarakat Sertipikatkan Tanah Wakaf untuk Lindungi Aset Umat

Berita Terbaru