DPRD Kota Dumai Gelar Rapat Paripurna Sepakati KU-APBD/ PPAS TA 2025

- Penulis

Minggu, 28 Juli 2024 - 23:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ANTARANEWS86.COM |DUMAI (RIAU)_Wali Kota Dumai H.Paisal mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua DPRD Kota Dumai, Wakil Ketua, Ketua Fraksi, Ketua Komisi, Ketua dan Anggota Badan Anggaran, serta Anggota DPRD Kota Dumai secara keseluruhan.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ungkapan tersebut disampaikan orang nomor satu Dumai dalam sambutannya usai melakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemko Dumai dengan DPRD tentang Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (KU-APBD) TA 2025 serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) TA 2025 dalam Rapat Paripurna, di Ruang Kamboja Lantai IV Kantor Wali Kota Dumai, Jumat (26/7/2024).

 

“Alhamdulillah, bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), segenap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Dumai, kita tuntas membahas secara detail dan terperinci rancangan KU-APBD Tahun Anggaran 2025 dan PPAS Tahun Anggaran 2025 yang diajukan,” ungkapnya.

 

Menurut H. Paisal ini semua dapat tercapai berkat sinergi bersama dan khidmat yang luar biasa dari DPRD Kota Dumai, khususnya Tim Banggar, sehingga akhirnya penandatanganan nota kesepakatan ini dapat dilaksanakan

Baca Juga:  Safari Di Batas Negeri, Wabup Syafaruddin Poti Salurkan Bantuan Dan Perkuat Silaturahmi

 

Pada kesempatan ini pula, Wali Kota Dumai menjabarkan rancangan Kebijakan Umum APBD TA 2025 serta PPAS APBD Kota Dumai TA 2025.

 

Prediksi jumlah pendapatan dalam KU-APBD dan PPAS APBD Kota Dumai TA 2025 adalah sebesar Rp. 2.079.002.567.523, prediksi jumlah belanja sebesar Rp. 2.100.002.593.458, dengan total defisit Rp.21.000.025.935.

 

Adapun jumlah penerimaan pembiayaan sebesar Rp. 21.000.025.935, yang merupakan sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya. Tidak terdapat pengeluaran pembiayaan, sedangkan pembiayaan netto tercatat sebesar Rp. 21.000.025.935.

 

“Dengan demikian, total APBD Kota Dumai Tahun 2025 sebesar Rp. 2.100.002.593.458,” tutup H. Paisal.

 

Terakhir, sekali lagi H. Paisal mengucapkan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD kota DUMAI.

 

(Hariston)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hadiri Milad ke-26 YASPIDA, Menteri Nusron: Santri Harus Siap Menjadi Ulama, Teknokrat, dan Pemimpin Bangsa
Penutupan Latsarmil Komcad Gelombang I 2026, Wamen Ossy Sebut Latsarmil Perkuat Karakter dan Integritas ASN
Serahkan Lebih dari 1.000 Sertipikat Tanah Wakaf dalam ICOP 2026, Menteri Nusron Minta Penerima Jadi Pionir Percepatan
Bicara dalam International Conference on Pesantren 2026, Menteri Nusron Ajak Masyarakat Sertipikatkan Tanah Wakaf untuk Lindungi Aset Umat
Wamen Ossy Ajak Pemkab Menguatkan GTRA untuk Selesaikan Masalah Pertanahan di Tanah Laut
Jadi Simbol Nilai Luhur, Kementerian ATR/BPN Laksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila
Sertipikat Tanah Hilang? Berikut Panduan Cara Mengurusnya
Atur Sendiri Jadwal Kedatangan ke Kantah dengan Fitur Antrian Daring di Sentuh Tanahku
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:21 WIB

Hadiri Milad ke-26 YASPIDA, Menteri Nusron: Santri Harus Siap Menjadi Ulama, Teknokrat, dan Pemimpin Bangsa

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:18 WIB

Penutupan Latsarmil Komcad Gelombang I 2026, Wamen Ossy Sebut Latsarmil Perkuat Karakter dan Integritas ASN

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:12 WIB

Serahkan Lebih dari 1.000 Sertipikat Tanah Wakaf dalam ICOP 2026, Menteri Nusron Minta Penerima Jadi Pionir Percepatan

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:06 WIB

Bicara dalam International Conference on Pesantren 2026, Menteri Nusron Ajak Masyarakat Sertipikatkan Tanah Wakaf untuk Lindungi Aset Umat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:58 WIB

Wamen Ossy Ajak Pemkab Menguatkan GTRA untuk Selesaikan Masalah Pertanahan di Tanah Laut

Berita Terbaru