DPD KNPI Palas Orasi Minta Pj. Bupati Mencopot Inspektur Inspektorat Palas

- Penulis

Kamis, 16 Mei 2024 - 03:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ANTARANEWS86.COM  PADANG LAWAS (SUMUT) _Puluhan massa Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD-KNPI) melakukan aksi damai didepan kantor Bupati dan meminta Pj. Bupati Padang Lawas Edy Junaedi diminta untuk segera mencopot Inspektur Inspektorat Kabupaten Padang Lawas (Palas) dari jabatannya.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam orasi tersebut, mereka menilai Inspektur Inspektorat Harjusli Fahri Siregar tidak memahami tugas dan fungsinya sebagai pemimpin.

 

Orasi dipimpin Khusnul Yaqin Harahap sebagai Koordinator aksi, Zulkarnaen sebagai Koordinator lapangan, selain Khusnul dan Zulkarnaen, Amirulloh Husin serta Adiman Nasution juga turut menyampaikan orasi.

Dalam orasinya, DPD KNPI mengatakan bahwa mereka menilai Inspektur Inspektorat Palas Harjusli Fahri Siregar tidak memahami tugas dan fungsinya sebagai Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP)

 

“Kami menilai, inspektur Harjusli Fahri mandul dalam mengurus pengembangan kebijakan hukum termasuk salah satunya masalah Dana Desa (DD) dalam pengawasan pembangunan Kabupaten Padang Lawas ini,” kata Khusnul Yaqin.

 

Khusnul menyebut Inspektorat Daerah Kabupaten Padang Lawas sebagai lembaga yang membantu bupati tidak dapat melakukan pelayanan kepada publik dan tidak menghargai jika dilihat dari surat permohonan DPD KNPI Padang Lawas yang baru dibalas hampir 2 bulan 20 hari surat tersebut diterima oleh pihak inspektorat.

 

Kemudian, DPD KNPI Padang Lawas menilai jika sebenarnya inspektorat Kabupaten Padang Lawas tidak bekerja secara maksimal dalam melakukan pengawasan terhadap anggaran desa di Kabupaten Padang Lawas yang salah satu hasilnya mengakibatkan tidak terbukanya informasi publik mengenai pengawasan yang telah dilakukan.

 

Akibat dari tidak pahamnya inspektorat Kabupaten Padang Lawas terhadap TUPOKSINYA, tegas Khusnul diduga kuat hal ini menjadi salah satu penyebab terjadinya defisit anggaran di kabupaten Padang Lawas. Kemudian juga atas dasar tidak pahamnya inspektorat kabupaten Padang Lawas terhadap TUPOKSINYA tersebut, juga diduga menjadi salah satu penyebab lambannya pembangunan di kabupaten padang Lawas secara khusus pembangunan desa di Kabupaten Padang Lawas.

Baca Juga:  Pejabat Gubernur NTT Ayodhia Kalake, Hadiri Rakor Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan Jelang Puasa-Idul Fitri, Dipimpin Langsung oleh Mendagri

 

” DPD KNPI Kabupaten Padang Lawas meminta agar Pj. Bupati mencopot jabatan Inspektur Daerah secepatnya karena terbukti tidak mampu dalam menjalankan Tupoksinya,” tandasnya.

 

Tak berselang lama mereka orasi, pihak Pemkab Palas melalui Kabag Hukum, Abd Hadi Siregar bersama Kasatpol-PP menyambut dan menanggapi apa yang disampaikan DPD KNPI Palas.

 

“terimakasih, sehubungan dengan Pj Bupati tidak berada ditempat, namun tuntutan sudah kami sampaikan kepada belia, tadi juga kami telah menyampaikan tuntutan secara langsung dan beliau mengatakan masalah ini akan dibicarakan setelah Pj. Bupati pulang,” kata Abd Hadi,

 

Namun yang disampaikan Kabag hukum tersebut, DPD KNPI Palas tidak merasa puas atas jawaban tersebut, mereka meminta agar jawaban harus mereka dapatkan dalam waktu 7 hari kedepan setelah hari ini.

 

Usai mendapatkan kepastian jawaban, massa akhirnya membubarkan diri dan kembali ke kantor sekretariat DPD KNPI di jalan KH. Dewantara, namun jika dalam 7 hari DPD KNPI tidak mendapatkannya, maka mereka akan turun aksi kembali dengan jumlah massa yang lebih banyak

 

Untuk mengantisipasi hal hal yang tidak di inginkan demo aksi damai dikawal oleh personil Satpol-PP Pemkab Palas dan personil kepolisian Sat Samapta Polres Padang Lawas dan personil Polres lainnya.

 

Reporter : #(Tim/M.SN)#

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PRSU ke 50, Kabupaten Toba Tampil Memukau Dengan Keunggulan Produk Daerah 
Monang Sitanggang Ditemukan Jadi Mayat Mengapung di Tepi Pantai Danau Toba
Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf dan Bantuan dari MUI untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang
Lindungi Aset dari Pengambilalihan Sepihak, Kementerian ATR/BPN Targetkan Pendaftaran 10 Tanah Ulayat di Sumba Timur
Wujud Komitmen Perubahan, Kementerian ATR/BPN Tawarkan Optimalisasi Kerja Sama dengan Pemda Se-Lampung
Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Layanan Pertanahan Harus Berorientasi pada Kepuasan Masyarakat
Menteri Nusron Apresiasi Yayasan Buddha Tzu Chi atas Dukungan Pembangunan Huntap bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang
Sat Lantas Polres Langkat Intensifkan Gatur Lalin Pagi, Kapolres Apresiasi Kinerja Personel
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:23 WIB

PRSU ke 50, Kabupaten Toba Tampil Memukau Dengan Keunggulan Produk Daerah 

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:18 WIB

Monang Sitanggang Ditemukan Jadi Mayat Mengapung di Tepi Pantai Danau Toba

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:59 WIB

Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf dan Bantuan dari MUI untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:55 WIB

Lindungi Aset dari Pengambilalihan Sepihak, Kementerian ATR/BPN Targetkan Pendaftaran 10 Tanah Ulayat di Sumba Timur

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:54 WIB

Wujud Komitmen Perubahan, Kementerian ATR/BPN Tawarkan Optimalisasi Kerja Sama dengan Pemda Se-Lampung

Berita Terbaru