Dinilai Lamban, Kuasa Hukum Keluarga Alm. Tombang Napitupulu Soroti Penanganan Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen di Polres Toba

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 03:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ANTARANEWS86.com_, TOBA, Sebuah perkara yang bertahun-tahun tentu menjadi sorotan tajam dan menjadi penilaian yang negatif. Kali ini penanganan perkara dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen yang dilaporkan sejak tahun 2022 di Polres Toba kembali menuai sorotan. Hingga memasuki tahun kelima, kasus dengan laporan polisi Nomor: LP/B/80/II/2022/SPKT/POLRES TOBA/POLDA SUMUT tanggal 16 Februari 2022 tersebut belum juga menunjukkan kepastian hukum.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam siaran persnya disekretariat Mekar Sinurat, SH Jalan Patuan Nagari, Kecamatan Balige Kabupaten Toba (20/5)dan selaku kuasa hukum keluarga Alm. Tombang Napitupulu menyampaikan kekecewaannya terhadap lambannya proses penanganan perkara yang dinilai tidak kunjung memiliki arah yang jelas, meskipun status perkara diketahui telah naik ke tahap penyidikan sejak 23 Januari 2023.

 

“Klien kami semasa hidupnya adalah pelapor dalam perkara ini. Namun sangat disayangkan, hingga beliau meninggal dunia, perkara tersebut belum juga tuntas. Padahal kasus ini sudah naik sidik sejak tahun 2023, tetapi sampai hari ini belum ada penetapan tersangka,” ujar Mekar Sinurat, SH.

 

Menurutnya, pihak keluarga korban selama ini tetap kooperatif dan terus berupaya menjalin komunikasi yang baik dengan penyidik guna mempertanyakan perkembangan penanganan perkara. Akan tetapi, berbagai janji mengenai tindak lanjut perkara dinilai belum menghasilkan perkembangan yang signifikan.

 

“Kami menghormati institusi Polri, khususnya Polres Toba, dan memahami bahwa penyidik memiliki banyak beban perkara. Namun dalam kasus ini, kami melihat adanya kesan pembiaran dan lambannya penanganan perkara sehingga menimbulkan tanda tanya besar di pihak korban,” lanjutnya.

 

Ia juga menyoroti fakta bahwa perkara tersebut telah mengalami beberapa kali pergantian pejabat Kanit Pidum, namun hingga kini belum ada kejelasan hukum yang nyata.

 

“Kalau tidak salah sudah sekitar empat kali pergantian Kanit Pidum yang menangani perkara ini, tetapi progres perkara masih belum jelas. Kondisi ini tentu sangat disayangkan karena dapat menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat terhadap keseriusan penanganan perkara di Polres Toba,” katanya.

 

Pihak kuasa hukum pun mempertanyakan apakah terdapat faktor lain yang menyebabkan lambannya proses hukum tersebut.

 

“Masyarakat tentu berhak bertanya-tanya, apakah ada intervensi dari pihak tertentu sehingga perkara ini berjalan sangat lambat. Karena secara logika hukum, perkara yang sudah naik sidik selama bertahun-tahun seharusnya sudah memiliki kepastian hukum,” tegas Mekar.

 

Meski demikian, pihaknya menegaskan bahwa kritik yang disampaikan bukan untuk menyerang institusi kepolisian, melainkan sebagai bentuk harapan agar Polres Toba dapat lebih serius dan profesional dalam menuntaskan perkara yang telah terlalu lama menggantung.

 

“Kami tetap menghargai dan menjaga hubungan baik dengan Polres Toba. Kritik ini kami sampaikan sebagai bentuk kontrol sosial dan harapan agar institusi kepolisian semakin profesional, transparan, dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat pencari keadilan,” tutupnya.

( HAKIM P )#

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balik Nama Selesai dalam Tujuh Hari, Masyarakat Jadi Bisa Lebih Cepat Memanfaatkan Sertipikat Tanah
PERINTIS 10 Hari Buat Alur Layanan Lebih Pasti, PPAT di Jaksel: Harus Gerak Cepat Sesuai Ketentuan
Wamen ATR/Waka BPN: Pelantikan Pejabat Jadi Bagian Penataan Organisasi untuk Mendukung Transformasi Layanan
Kementerian ATR/BPN Siapkan Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi untuk Percepat Penyusunan RDTR
Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan di Kantah Kabupaten Bogor I Tetap Berjalan Normal Pascapenyidikan Kepolisian
Panitia Telah Dibentuk, Gugurnya Mayjen D.I. Panjaitan Akan Diperingati 30 September Mendatang
Humas Polres Toba : Amankan 2 Pelaku Penipuan dan Penggelapan, Begini Kronologinya 
Kesiapan Sekolah Rakyat di Toba Telah Capai Progres 85 Persen

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 07:31 WIB

Balik Nama Selesai dalam Tujuh Hari, Masyarakat Jadi Bisa Lebih Cepat Memanfaatkan Sertipikat Tanah

Jumat, 11 September 2026 - 07:29 WIB

PERINTIS 10 Hari Buat Alur Layanan Lebih Pasti, PPAT di Jaksel: Harus Gerak Cepat Sesuai Ketentuan

Jumat, 11 September 2026 - 07:28 WIB

Wamen ATR/Waka BPN: Pelantikan Pejabat Jadi Bagian Penataan Organisasi untuk Mendukung Transformasi Layanan

Jumat, 11 September 2026 - 07:26 WIB

Kementerian ATR/BPN Siapkan Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi untuk Percepat Penyusunan RDTR

Jumat, 11 September 2026 - 07:21 WIB

Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan di Kantah Kabupaten Bogor I Tetap Berjalan Normal Pascapenyidikan Kepolisian

Berita Terbaru