Diduga Merekayasa Perkara, Kasat Reskrim Toba Dilaporkan ke Mabes Polri. 

- Penulis

Selasa, 9 Juli 2024 - 22:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ANTARANEWS86.COM |TOBA (SUMUT)-Dr. Manotar Tampubolon SH. MH, melaporkan Kasat Reskrim Toba Wilson Panjaitan dan beberapa penyidik ke Mabes Polri Jumat, (5/7/2024) terkait dengan penanganan kasus yang diduga melanggar KUHAP.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus tersebut yang melibatkan kliennya Jubeleum Panjaitan warga Desa Pintubatu Kecamatan Silaen Kabupaten Toba, yang menjadi tersangka dan langsung dilakukan penangkapan Kamis, (4/7/2024). Namun penangkapan tidak jadi dilakukan karena istri Jubeleum Panjaitan membuat surat pernyataan yang akan menyerahkan suaminya ke Polres Toba esok harinya.

 

Menurut Manotar Tampubolon, penyidik Polres Toba mengangkangi KUHAP, melakukan penangkapan terhadap Jubeleum Panjaitan, sementara kliennya belum mengetahui status dirinya sebagai tersangka.

 

Keluarga Jubeleum pada Kamis (4/7/2024) kaget dengan kedatangan puluhan anggota polisi untuk melakukan penangkapan karena sudah ditetapkan tersangka.

 

“Ada sekitar 30 orang lebih anggota Polisi Polres Toba datang memberitahu dan melakukan penangkapan kepada suami saya. kasat juga ikut. Anak saya teriak hingga mertua saya pingsan karena suami saya akan dibawa tanpa memberi tau kalau suaminya tersangka,” ungkap Rugun Simbolon.

Baca Juga:  Plt Bupati Langkat Terima Audiensi Danyonif 8 Marinir Harimau Putih

 

Kasus ini bermula saat Dollar Hutajulu meninggal dunia dan keluarga mendapati lebam di beberapa bagian tubuh yang diduga mendapat penganiayaan.

 

Keluarga Hutajulu melaporkan ke Polres Toba dan dilakukan autopsi walaupun hasil visum RS. Porsea sebelumnya tidak menemukan tanda penganiayaan dan Dollar Hutajulu meninggal dunia karena minum Racun.

 

“Seharusnya Polres Toba memberitahu kliennya sudah menjadi tersangka, dan dilakukan pemanggilan. Jika mangkir beberapa kali pemanggilan, maka dilakukan pemanggilan paksa atau penangkapan,” terang Manotar lewat telpon.

 

Manotar melaporkan Kasatreskrim Polres Toba Iptu. Wilson Panjaitan SH, IPDA Zulkifli, Bripka Frido Roni Sitorus, Brigadir Lauren Pasaribu SH, Briptu Luki Pasaribu SH, Briptu Manto S Siagian, Bripda Yogi Manik, Bripda Yulius Butarbutar.

 

Manotar meminta Mabes Polri segera melakukan tindakan, karena diduga penyidik di Polres Toba sudah sering melanggar KUHAP.

 

Hingga berita ini diturunkan, Kasatreskrim Polres Toba Iptu Wilson Panjaitan belum memberikan tanggapan.

( aes )

 

Ket foto; tiktok yg diedarkan Dr. Manotar Tampubolon SH, MH

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai Sholat Subuh, Polres Langkat Sisir Titik Rawan Cegah Gangguan Kamtibmas
Semarak Hari ke-14 Ramadhan, Polres Langkat Berbagi Sahur dan Gelar Safari Subuh
Polsek Stabat Optimalkan Peran Satkamling, Warga Diimbau Manfaatkan Layanan 110
Kembangkan Aplikasi Dashboard SDM, Sekjen ATR/BPN: Proses Mutasi dan Promosi Jadi Lebih Efektif dan Efisien
Bencana Alam Datang Tanpa Permisi, Sertipikat Elektronik Jadi Pilihan karena Beri Rasa Aman
Safari Ramadan ke Empat Pemda Rohul, Saat Penantian Panjang Masyarakat Dijawab Bupati Anton
Jaga Kolaborasi dengan Mitra Kerja, Kementerian ATR/BPN Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama
Berbagi di Bulan Suci Ramadan, Kementerian ATR/BPN Salurkan Bantuan untuk Pegawai Terdampak Bencana di Aceh
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:29 WIB

Usai Sholat Subuh, Polres Langkat Sisir Titik Rawan Cegah Gangguan Kamtibmas

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:23 WIB

Semarak Hari ke-14 Ramadhan, Polres Langkat Berbagi Sahur dan Gelar Safari Subuh

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:20 WIB

Polsek Stabat Optimalkan Peran Satkamling, Warga Diimbau Manfaatkan Layanan 110

Rabu, 4 Maret 2026 - 03:07 WIB

Kembangkan Aplikasi Dashboard SDM, Sekjen ATR/BPN: Proses Mutasi dan Promosi Jadi Lebih Efektif dan Efisien

Selasa, 3 Maret 2026 - 09:44 WIB

Bencana Alam Datang Tanpa Permisi, Sertipikat Elektronik Jadi Pilihan karena Beri Rasa Aman

Berita Terbaru