Syah Afandin Tegaskan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Banjir Bandang Bahorok

- Penulis

Minggu, 28 September 2025 - 02:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LANGKAT, ANTARANEWS86.com__,Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengikuti rapat koordinasi kesiapan menghadapi potensi banjir bandang akibat bencana hidrometeorologi basah, Jumat (26/9/2025) sore. Rapat yang dipimpin langsung Kepala BMKG Indonesia Dwikorita Karnawati tersebut digelar secara daring melalui Zoom Meeting dan dipusatkan di Aula Kantor Camat Bahorok.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rapat ini membahas langkah deteksi dini dan pencegahan banjir bandang, khususnya di Bahorok yang memiliki riwayat bencana serupa. BMKG menekankan pentingnya pengawasan aliran sungai, mengingat musim penghujan diprediksi terjadi intens pada November–Desember 2025.

 

Dalam paparannya, Dwikorita menjelaskan penyebab utama potensi banjir bandang di Bahorok. Puluhan longsor kecil di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) akibat gempa skala ringan menyebabkan penyumbatan sungai kecil oleh kayu dan lumpur. Jika curah hujan tinggi, aliran sungai tersebut berpotensi meluap dan menghantam sungai besar.

 

“Koordinasi pengecekan aliran sungai di hulu harus segera dilakukan. Jika ada tumpukan longsor, lakukan evakuasi awal. Selain itu, masyarakat perlu mendapat peringatan dini setiap hari, baik dari sistem nasional maupun kearifan lokal,” tegas Dwikorita.

 

Menanggapi hal itu, Bupati Langkat H. Syah Afandin menegaskan rapat koordinasi ini sangat penting bagi daerahnya. Ia mengingatkan, Bahorok sudah dua kali mengalami banjir bandang besar, yakni pada 2003 dan 2023.

 

“Kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur dan Kepala BMKG yang memberikan perhatian penuh. Ini momentum penting karena Langkat sedang memasuki musim hujan dengan risiko tinggi. Mari bersama berkolaborasi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ucap Syah Afandin.

 

Syah Afandin juga memaparkan sejumlah langkah yang telah dilakukan Pemkab Langkat dalam kesiapsiagaan bencana. Di antaranya membentuk pos pengaduan kejadian bencana, menyiapkan kajian risiko bencana 2024–2029 untuk memetakan daerah rawan, serta merencanakan gladi simulasi bencana gempa bumi dan kebakaran hutan.

 

Sementara itu, Gubernur Sumut Bobby Nasution memastikan pemerintah provinsi siap melaksanakan arahan BMKG. Ia menyebut pihaknya telah menerbitkan surat edaran tentang deteksi dini bencana dan siap bergerak bersama Pemkab Langkat.

 

“Pemerintah provinsi bersama Pemkab Langkat akan berkoordinasi untuk pencegahan banjir bandang. Masyarakat juga kami ajak aktif menjaga keselamatan dengan memahami ciri-ciri awal bencana,” kata Bobby.

 

Rapat koordinasi tersebut diikuti jajaran pejabat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Wakil Bupati Langkat, Sekda Langkat, Forkopimda Kabupaten Langkat, serta Forkopimda Kecamatan Bahorok.

(Dedi Sanjaya)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tabrakan Maut di Jalan Bypass, 2 Orang Abang Adek Meninggal Dunia
Kominfo Toba dan Samosir Perkuat Sinergitas Pengelolaan Informasi Publik
Lapas Pasir Pangarayan Lepas Dua Mahasiswa UPP Usai Rampungkan Magang Dua Bulan
Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat
BPBD Toba Akui Keterbatasan SDM dan Peralatan Tangani Bencana
Mabеs TNI Turun Langsung ke Rohul, Edukasi Warga Cegah Karhutla Sejak Dini
Pria di Bonai Darussalam Tewas Usai Dipukuli Bergantian, Polisi Tangkap Satu Pelaku
LP2B Jatim Lampaui Target, Menteri Nusron Minta Pemda Segera Integrasikan ke dalam RTRW

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:42 WIB

Tabrakan Maut di Jalan Bypass, 2 Orang Abang Adek Meninggal Dunia

Rabu, 16 September 2026 - 12:54 WIB

Kominfo Toba dan Samosir Perkuat Sinergitas Pengelolaan Informasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 12:12 WIB

Lapas Pasir Pangarayan Lepas Dua Mahasiswa UPP Usai Rampungkan Magang Dua Bulan

Rabu, 16 September 2026 - 11:03 WIB

Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat

Rabu, 16 September 2026 - 08:37 WIB

BPBD Toba Akui Keterbatasan SDM dan Peralatan Tangani Bencana

Berita Terbaru