Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara Secara Resmi Meluncurkan Program Tanam Jagung Serentak di 15 Kecamatan

- Penulis

Rabu, 9 April 2025 - 23:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPUT (SUMUT) ANTARANEWS86.COM// Dr. Jonius Taripar P. Hutabarat, S.Si., M.Si. (JTP) bersama Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M. Eng, Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sintinjak, Ketua Pengadilan Negeri Tarutung Marta Napitupulu, Ketua TP. PKK Taput Ny. Neny Angelina J.T.P Hutabarat br. Purba, sejumlah pimpinan OPD, Camat Pagaran Herianto Nababan, para kepala desa dan kepala UPT se-Kecamatan Pagaran, serta masyarakat setempat Launching penanaman jagung di Desa Dolok Saribu dan terhubung secara virtual dengan seluruh camat dan kelompok tani di 15 Kecamatan di Kabupaten Tapanuli Utara, (Rabu, 9/4/2025).

 

Program ini merupakan bagian dari 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati, bertujuan memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Pemkab Taput menargetkan luas tanam jagung sebesar 23.500 hektare yang tersebar di 15 kecamatan, sebagai bagian dari ekosistem industri pakan ternak yang sedang dikembangkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Program ini bukan sekadar tanam jagung. Ini adalah langkah besar kita untuk memperkuat ketahanan pangan, membangun kemandirian petani, dan menggerakkan ekonomi desa dan juga sebagai upaya menekan angka inflasi,” ujar Bupati JTP dalam sambutannya.

 

Bupati Taput menegaskan bahwa Pemkab Taput telah menetapkan dua komoditi unggulan yang akan dikembangkan secara maksimal, yakni jagung dan padi gogo, karena keduanya sangat sesuai dengan kondisi geografis dan iklim wilayah Taput.

 

Kecamatan Pagaran secara khusus disebut sebagai wilayah yang paling cocok untuk pengembangan tanaman palawija, terutama jagung dan padi gogo, karena kontur tanah, iklim, dan kebiasaan bertani masyarakatnya yang sudah terbentuk kuat sejak lama.

 

“Tanaman ini cocok di tanah Taput, cocok dengan cara kerja petani kita, dan punya harga yang stabil. Maka dari itu, kita dorong serius. Petani tidak bekerja sendiri. Pemerintah hadir dengan strategi, pendampingan, dan solusi nyata,” lanjut Bupati.

 

Dengan semangat kolaborasi, integrasi pertanian dan peternakan, serta dukungan penuh dari pemerintah daerah, program ini diharapkan menjadi fondasi kokoh bagi pertanian berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Tapanuli Utara.

 

Tak hanya mendorong sektor pertanian, program ini juga terintegrasi dengan Program Makanan Bergizi Gratis yang merupakan program Presiden RI. Program tersebut membuka peluang perputaran ekonomi yang sangat tinggi karena bahan pangan bersumber dari hasil pertanian dan peternakan lokal, seperti jagung, sayur-mayur, dan telur.

 

“Ini bukan hanya tentang makan bergizi, tapi tentang menciptakan rantai pasok lokal yang hidup. Kita beli dari petani kita sendiri. Uang berputar di desa, bukan keluar daerah,” ujar Bupati JTP.

 

Salah satu tokoh masyarakat, A. Purba, menyampaikan rasa bangga atas perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat desa.

 

“Terimakasih kami ucapakan kepada Bapak Bupati dan seluruh rombongan, kebanggaan tersendiri bagi kami dengan kehadiran Bapak Bupati, wakil dan seluruh rombongan ke desa ini. Semoga ke depan semakin banyak bibit unggul yang bisa kami terima untuk meningkatkan hasil pertanian kami,” ujar A. Purba.

 

Kegiatan diakhiri dengan penanaman serentak oleh Bupati, Wakil Bupati, dan rombongan, disertai dengan menunjukkan lahan masing masing.

(Ze)**

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kantah Kabupaten Sorong Gelar Pembinaan PPAT untuk Perkuat Sinergi dan Tingkatkan Kualitas Pelayanan Pertanahan
Kantah Kabupaten Sorong Terima Kunjungan Mahasiswa PWK Universitas Muhammadiyah Sorong, Bahas Tata Ruang dan Pertanahan
Pengambilan Sumpah Pemohon Sertipikat Pengganti Karena Hilang di Kantah Kabupaten Sorong
Musyawarah Penetapan Ganti Kerugian Pengadaan Tanah Skala Kecil untuk Fasilitas Produksi Sumur Klamono Utara W
Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal
RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027
PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat
Tabrakan Maut di Jalan Bypass, 2 Orang Abang Adek Meninggal Dunia

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 04:18 WIB

Kantah Kabupaten Sorong Gelar Pembinaan PPAT untuk Perkuat Sinergi dan Tingkatkan Kualitas Pelayanan Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 - 04:17 WIB

Kantah Kabupaten Sorong Terima Kunjungan Mahasiswa PWK Universitas Muhammadiyah Sorong, Bahas Tata Ruang dan Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 - 04:15 WIB

Pengambilan Sumpah Pemohon Sertipikat Pengganti Karena Hilang di Kantah Kabupaten Sorong

Jumat, 18 September 2026 - 04:13 WIB

Musyawarah Penetapan Ganti Kerugian Pengadaan Tanah Skala Kecil untuk Fasilitas Produksi Sumur Klamono Utara W

Jumat, 18 September 2026 - 01:01 WIB

Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Berita Terbaru