Bupati Karo Hadiri Acara Implementasi Inovasi BBAS di Losd Desa Payung

- Penulis

Rabu, 22 Mei 2024 - 02:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ANTARANEWS86.COM |KABUPATEN KARO (SUMUT)_Bupati Karo, Cory Sriwaty Sebayang, hadir dalam acara Implementasi Inovasi Bunda Asuh Anak Stunting (BBAS) Kecamatan Payung, yang bertempat di Losd Desa Payung, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo, pada Selasa, (21/05).

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Stunting masih menjadi persoalan besar yang mendesak untuk diselesaikan. Stunting tidak hanya berdampak pada kondisi anak, tetapi juga pada kesehatan, hingga kemampuan berpikirnya. Anak stunting nantinya akan tumbuh menjadi manusia dewasa yang produktivitasnya rendah, yang pada akhirnya akan menghambat pertumbuhan ekonomi dan semakin menimbulkan persoalan ketimpangan dan kemiskinan. Generasi penerus yang mengalami stunting akan membawa masa depan bangsa yang stunting pula.

 

“Saya minya kepada kita semua untuk tetap fokus mengawal pelaksanaan program percepatan penurunan stunting, bahkan hingga zero stunting di tahun 2030 bisa dicapai sebagaimana target tujuan pembangunan berkelanjutan.” Ucap Bupati Karo dalam sambutannya.

 

“Saya ingin mengapresiasi Bapak dan bunda asuh anak stunting (BBAAS), atas komitmennya untuk mendukung percepatan penurunan stunting. Semoga bantuan ini semakin berkontribusi positif untuk menurunkan stunting di Kabupaten Karo. Maka saya tekankan untuk memastikan bantuan stunting diberikan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih serta dapat memetakan kantong kantong wilayah stunting dan mengidentifikasi layanan yang masih kurang dan harus diperbaiki serta mengoptimalkan kolaborasi percepatan penurunan stunting antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dan dengan unsur lainnya,tidak hanya dengan sektor swasta, tetapi juga dengan organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga media serta pemberian bantuan pangan agar tidak hanya diberikan kepada anak stunting.” Tambahnya.

 

Bantuan pangan diorientasikan pada pemberian makanan pendamping asi dengan gizi yang tepat dan berkualitas, dimana salah satu yang dibutuhkan adalah asupan protein hewani, seperti telur, ikan dan lainnya. Serta dibutuhkan pemasifan edukasi publik dan penyuluhan sebagai salah satu pilar pencegahan stunting. Dengan demikian kesadaran masyarakat akan terbangun dan timbul keinginan untuk turut berpartisipasi aktif dalam mempercepat penurunan stunting.

 

Di sela-sela acara, Bupati Karo, tidak lupa mengingatkan para Lansia agar rutin memeriksakan kesehatan ke Puskesmas atau Pustu terdekat.

 

“Kepada para orang tua kami lansia, saya harap agar rutin memeriksa kesehatan ke puskesmas atau pustu terdekat, serta rajin minum air putih”, ujar Bupati Karo.

 

Pada Kesempatan ini Camat Payung Juni Antomi Kemit, S.STP,M.Si juga memberikan sambutan dan ucapan terimakasih kepada Bupati Karo yang telah berkenan hadir sekaligus juga merupakan salah satu Bunda Asuh anak anak stunting. Dilanjutkan dengan penyerahan bantuan penunjang gizi bagi anak anak stunting oleh Camat Payung didampingi Forkopimca.

 

Turut hadir pada acara ini Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kab. Karo dr. Arjuna Wijaya, Sp.P Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Data Martina, AP.,M.Si., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Karo Frans Leonardo Surbakti, S.STP, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kab.Karo dr Jasura Pinem M.Kes, Camat Payung Juni Antomi Kemit, S.STP, M.Si dan jajaran Forkopicam, serta para perangkat desa di Kecamatan Payung.

 

#(Red)#

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Briptu MF Anggota Polres Toba Diberhentikan Dengan Tidak Hormat Dalam Sidang Kode Etik Terkait Kasus Narkoba
Buka Peluang Kerja ke Jepang, 25 Pencari Kerja Toba Ikuti Pelatihan Bahasa Jepang
Menteri Nusron Ungkap Rencana Pembagian Peran Kementerian ATR/BPN dan LPRA dalam Penyelesaian Konflik Agraria
Legalitas Tanah Jadi Pijakan, Lembaga Pendidikan Keagamaan di Pohuwato Kini Bisa Kembangkan Prasarana Lebih Optimal
RUU Pengaturan Reforma Agraria Disetujui Jadi Undang-Undang, Pemerintah Upayakan Sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat
Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang*
Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 13:09 WIB

Briptu MF Anggota Polres Toba Diberhentikan Dengan Tidak Hormat Dalam Sidang Kode Etik Terkait Kasus Narkoba

Rabu, 23 September 2026 - 12:56 WIB

Buka Peluang Kerja ke Jepang, 25 Pencari Kerja Toba Ikuti Pelatihan Bahasa Jepang

Rabu, 23 September 2026 - 04:57 WIB

Menteri Nusron Ungkap Rencana Pembagian Peran Kementerian ATR/BPN dan LPRA dalam Penyelesaian Konflik Agraria

Rabu, 23 September 2026 - 03:44 WIB

Legalitas Tanah Jadi Pijakan, Lembaga Pendidikan Keagamaan di Pohuwato Kini Bisa Kembangkan Prasarana Lebih Optimal

Selasa, 22 September 2026 - 03:56 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan

Berita Terbaru