ANTARANEWS86.com_, ROKAN HULU, Upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Rokan Hulu terus diperkuat. Tim Gabungan Mabes TNI dari tiga matra, TNI Angkatan Darat (AD), TNI Angkatan Laut (AL), dan TNI Angkatan Udara (AU), turun langsung memberikan edukasi kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan penyuluhan pencegahan dan penanggulangan karhutla tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran. Tim Penyuluhan Karhutla Wilayah Kabupaten Rokan Hulu dipimpin Brigjen TNI Andi Tiawardi.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kolonel Laut Cokorda, Kolonel Supriadi, Kolonel Ivan Supriadi, Letkol Laut Heri, Mayor Arm Nanda Supriatna dan Mayor Arm Endang Li. Dari jajaran Kodim 0313/KPR, kegiatan diwakili Pj. Pabung Rohul Kapten Inf. Devi Edward.
Sementara itu, penyuluhan menghadirkan Kolonel Ivan Supriyadi sebagai narasumber, didampingi Camat Ujungbatu Sigit Pranjoro, SSTP dan Kapolsek Ujungbatu Kompol Buyung Kardinal, S.H., M.H.
Dalam penyampaiannya, Kolonel Ivan Supriyadi menegaskan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen.
Menurutnya, edukasi kepada masyarakat merupakan langkah penting untuk mencegah potensi kebakaran sebelum berkembang dan meluas.
“Pencegahan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan petugas. Masyarakat memiliki peran penting, terutama dalam menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran,” ujar Kolonel Ivan Supriyadi.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melakukan aktivitas di sekitar lahan maupun kawasan yang memiliki potensi mudah terbakar.
Apabila masyarakat menemukan titik api atau indikasi terjadinya kebakaran, informasi tersebut diminta segera disampaikan kepada aparat atau pihak terkait agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama melakukan pencegahan. Kalau ada potensi atau tanda-tanda kebakaran, segera laporkan sehingga bisa ditangani sedini mungkin,” katanya.
Camat Ujungbatu Sigit Pranjoro, SSTP, turut menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga wilayah dari ancaman karhutla.
“Pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama. Pemerintah kecamatan tentu akan terus mendukung upaya sosialisasi dan mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan serta tidak melakukan pembakaran yang berpotensi menimbulkan karhutla,” ungkap Sigit.

Senada, Kapolsek Ujungbatu Kompol Buyung Kardinal, S.H., M.H., mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan kebakaran.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah karhutla. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena api dapat dengan cepat meluas dan menimbulkan dampak bagi lingkungan maupun masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan penyuluhan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman sekaligus membangun kepedulian masyarakat terhadap pencegahan karhutla
Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat langkah pencegahan, terutama melalui peningkatan kewaspadaan, pelaporan dini dan kepedulian terhadap kondisi lingkungan.
Dengan keterlibatan seluruh pihak, potensi karhutla di Kabupaten Rokan Hulu diharapkan dapat diminimalkan sejak dini dan upaya menjaga lingkungan dapat dilakukan secara berkelanjutan.
EPI.B)#











