Panitia Telah Dibentuk, Gugurnya Mayjen D.I. Panjaitan Akan Diperingati 30 September Mendatang

- Penulis

Jumat, 11 September 2026 - 00:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ANTARANEWS86.com_, TOBA, Forum Masyarakat Sigurs (FORMASI) kembali menggelar peringatan gugurnya Pahlawan Revolusi Mayor Jenderal (Mayjen) D.I. Panjaitan. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada 30 September 2026 mendatang di Desa Natolu Tali, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Persiapan pelaksanaan kegiatan dibahas dalam rapat yang digelar di Aula Kantor Camat Silaen, Kamis (10/9/2026). Rapat tersebut dihadiri sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Toba, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Silaen, kepala desa, kepala sekolah, tokoh masyarakat, serta perwakilan keluarga Mayjen D.I. Panjaitan.

 

Camat Silaen, Lambok T. Silaen, mengatakan Pemerintah Kecamatan Silaen memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap seluruh pihak, termasuk pemerintah desa, dapat turut mengambil bagian agar rangkaian peringatan berjalan dengan baik.

 

“Secara khusus kami dari Pemerintah Kecamatan sangat mendukung kegiatan ini. Kami berharap kita semua mengambil bagian dalam kegiatan ini, termasuk para kepala desa,” ujar Lambok.

 

Ketua Panitia Pelaksanaan Peringatan Gugurnya D.I. Panjaitan, Janner Sitorus, yang juga anggota DPRD Kabupaten Toba, mengatakan peringatan tahun ini akan dikemas dalam sejumlah kegiatan. Selain upacara, panitia juga menyiapkan pertunjukan seni dan budaya yang mengangkat perjalanan hidup serta perjuangan D.I. Panjaitan.

 

“Nanti juga akan kita tampilkan situriak dan fragmen perjalanan D.I. Panjaitan,” katanya.

 

Sementara itu, pendiri FORMASI sekaligus penggagas kegiatan, Harapan Sibarani, mengatakan peringatan tersebut tidak hanya bertujuan mengenang jasa dan perjuangan D.I. Panjaitan. Menurutnya, kegiatan itu juga menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi pariwisata dan budaya yang ada di Kecamatan Silaen.

 

Harapan yang juga merupakan staf Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toba itu berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda yang mendorong promosi destinasi wisata di wilayah Silaen.

 

“Ini juga menjadi potensi promosi pariwisata yang ada di Kabupaten Toba, khususnya di wilayah Kecamatan Silaen. Selain itu, kita juga berharap Desa Natolu Tali tidak hanya berhenti pada peringatan wafatnya D.I. Panjaitan, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata yang disenangi masyarakat,” ujarnya.

 

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan pihak keluarga. Tumpal Panjaitan yang mewakili keluarga Mayjen D.I. Panjaitan mengatakan keluarga sangat mengapresiasi kepedulian masyarakat Silaen dan Pemerintah Kabupaten Toba dalam memperingati perjuangan salah satu Pahlawan Revolusi tersebut.

 

Tumpal Panjaitan, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Toba, menilai kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat masih memiliki kepedulian dan kecintaan terhadap sosok D.I. Panjaitan.

 

“Ini menjadi bukti bahwa masyarakat Silaen, masyarakat Kabupaten Toba mencintai Mayjen D.I. Panjaitan. Kami sangat mengapresiasi Forum Sigurs, masyarakat, Pemerintah Kecamatan Silaen, dan Pemerintah Kabupaten Toba yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kami sangat senang dengan diadakannya kegiatan ini,” katanya.

(AES)#

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konsinyering HPL Badan Bank Tanah, Wamen Ossy Ingatkan Soal Keseimbangan Kecepatan Layanan dan Kepastian Hukum
Kementerian ATR/BPN Finalisasi Penjenjangan Kinerja untuk Perkuat Manajemen Kinerja Organisasi
Wamen ATR/Waka BPN Bahas Pentingnya UU Pengaturan Reforma Agraria dalam Diskusi Publik Ombudsman RI
Sejak Diluncurkan pada 2023, Kementerian ATR/BPN Terbitkan Hampir 10 Juta Sertipikat Elektronik
Jaga Keamanan Aset, Dirjen SPPR Imbau para Pemilik Tanah untuk Pasang Patok Tanda Batas
UU Pengaturan Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak Masyarakat dalam Konflik Pertanahan
Kementerian ATR/BPN Targetkan Pendaftaran Tanah 4,8 Juta Hektare Melalui ILASPP
Kementerian ATR/BPN Sertipikasi Lebih dari 50 Ribu Tanah Wakaf dalam Periode Dua Tahun Kabinet Merah Putih

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:33 WIB

Konsinyering HPL Badan Bank Tanah, Wamen Ossy Ingatkan Soal Keseimbangan Kecepatan Layanan dan Kepastian Hukum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:31 WIB

Kementerian ATR/BPN Finalisasi Penjenjangan Kinerja untuk Perkuat Manajemen Kinerja Organisasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:28 WIB

Wamen ATR/Waka BPN Bahas Pentingnya UU Pengaturan Reforma Agraria dalam Diskusi Publik Ombudsman RI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:25 WIB

Sejak Diluncurkan pada 2023, Kementerian ATR/BPN Terbitkan Hampir 10 Juta Sertipikat Elektronik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:23 WIB

Jaga Keamanan Aset, Dirjen SPPR Imbau para Pemilik Tanah untuk Pasang Patok Tanda Batas

Berita Terbaru