Monang Sitanggang Ditemukan Jadi Mayat Mengapung di Tepi Pantai Danau Toba

- Penulis

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ANTARANEWS86.com_, BALIGE,  Mayat seorang laki-laki ditemukan di Tepi Pantai Danau Toba Jl. Pemandian Kelurahan Sangkar Nihuta Kecamatan Balige Kabupaten Toba, Tepatnya di Depan Cafe Resto Tepi Danau Bistro, pada Minggu (26/7/2026) sekira pukul 10.00 Wib.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban diketahui bernama Levran Monang Sitanggang (18), pelajar, warga Jl.C Simanjuntak Onan Raja Kelurahan Balige III Kecamatan Balige Kabupaten Toba. Kapolres Toba AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, S.I.K, melalui Kapolsek Balige AKP Libertius Siahaan membenarkan penemuan mayat tersebut.

 

Iya benar, sesuai Informasi warga berinisial JFT (13) warga Soposurung Desa Hinalang Bagasan Kecamatan Balige bahwa adanya ditemukan mayat seorang laki-laki bernama Levran Monang Sitanggang yang mengapung di tepi Pantai Danau Toba Jl. Pemandian Kelurahan Sangkar Nihuta Kecamatan Balige Kabupaten Toba, Tepatnya di Depan Cafe Resto Tepi Danau Bistro

 

Sekira pukul 09.30 wib, bahwa dirinya berenang beserta 2 temannya yaitu MRH (17) warga Soposurung Desa Hinalang Bagasan Kecamatan Balige dan BDS saat itu hendak berenang ke lokasi tersebut.

 

Ia melihat mayat korban mengapung di dekat dermaga dengan posisi berdiri menghadap dermaga dan Tidak mengenal identitas mayat korban. Lalu ia pun memberitahukan kejadian tersebut kepada masyarakat sekitar dan pihak Polsek Balige.

 

Maradong Napitupulu (44) warga Jl. Pemandian Kelurahan Sangkar Nihuta Kecamatan Balige menerangkan bahwa Korban sering berenang dilokasi pantai tersebut dan pada saat berenang korban sering berteriak teriak. Saat berenang korban jarang ada yang menemani.

 

Pada hari Sabtu tanggal 25 Juli 2026 sekira pukul 18.30 Wib, ibu korban berusaha mencari keberadaan korban dan akhirnya menemukan sepasang sepatu, satu buah jaket dan satu unit HP milik korban. Melihat adanya penemuan tersebut lalu ia Menarik mayat korban ke tepi pantai Danau.

 

Sementara itu, Ibu Korban, Osta Boru Manurung menjelaskan Korban keluar dari rumah pada hari Sabtu tanggal 25 Juli 2026 sekira pukul 04.45 Wib dengan alasan untuk olah raga pagi. Kebiasaan korban sering melaksanakan olah raga pagi dan berenang di danau toba di lokasi Depan Cafe Resto Tepi Danau Bistro, Venue dan di Lumban Bulbul.

 

Korban selalu berenang sendiri dikarenakan tidak memiliki teman karena sering di ejek oleh teman temannya. Menurut informasi dari Ibu korban, sejak tahun 2022 korban ada mengalami depresi dan telah rutin untuk konsultasi ke dokter psikiater di RSUD Porsea.

 

Pada hari Sabtu tanggal 25 Juli 2025 sekira pukul 19.00 Wib, ia mencari keberadaan Anaknya (korban) di sekitar tepi pantai danau toba tepatnya di depan Cafe Resto Tepi Danau Bistro dan menemukan sepasang sepatu, jaket dan HP milik korban, namun hingga esok harinya tidak menemukan keberadaan korban, ucap Osta. Dalam hal ini, ibu korban Tidak ada melaporkan terkait tidak ditemukannya korban ke Pihak Polsek Balige.

 

Sebelumnya Korban bersekolah di salah satu SMAN yang ada di Balige namun karena adanya gangguan jiwa yang dialami korban, korban tidak dapat menyelesaikan pendidikannya di Sekolah tersebut, Ibu korban Menerima penyebab kematian korban.

 

Adapun barang bukti yang diamankan petugas kepolisian berupa Satu Celana Trening berwarna biru dengan tulisan salah satu sekolah SMPN di Balige dan satu buah celana dalam korban berwarna hitam

 

Kemudian pihak Personel Polsek Balige melaksanakan olah TKP serta menghubungi pihak keluarga korban. Kemudian membawa mayat korban ke RSUD Porsea untuk dilakukan pemeriksaan luar.

 

AKP Libertius Siahaan mengatakan dari hasil pemeriksaan dokter di RSUD Porsea, korban meninggal dunia dikarenakan sesak bernafas akibat tenggelam.

 

Tidak ditemukan adanya bekas luka yang dicurigai di sekujur tubuh korban. Pihak kepolisian menyebut Keluarga korban menerima penyebab kematian korban serta menolak untuk dilakukan autopsi.

(AES)#

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balik Nama Selesai dalam Tujuh Hari, Masyarakat Jadi Bisa Lebih Cepat Memanfaatkan Sertipikat Tanah
PERINTIS 10 Hari Buat Alur Layanan Lebih Pasti, PPAT di Jaksel: Harus Gerak Cepat Sesuai Ketentuan
Wamen ATR/Waka BPN: Pelantikan Pejabat Jadi Bagian Penataan Organisasi untuk Mendukung Transformasi Layanan
Kementerian ATR/BPN Siapkan Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi untuk Percepat Penyusunan RDTR
Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan di Kantah Kabupaten Bogor I Tetap Berjalan Normal Pascapenyidikan Kepolisian
Panitia Telah Dibentuk, Gugurnya Mayjen D.I. Panjaitan Akan Diperingati 30 September Mendatang
Humas Polres Toba : Amankan 2 Pelaku Penipuan dan Penggelapan, Begini Kronologinya 
Kesiapan Sekolah Rakyat di Toba Telah Capai Progres 85 Persen

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 07:31 WIB

Balik Nama Selesai dalam Tujuh Hari, Masyarakat Jadi Bisa Lebih Cepat Memanfaatkan Sertipikat Tanah

Jumat, 11 September 2026 - 07:29 WIB

PERINTIS 10 Hari Buat Alur Layanan Lebih Pasti, PPAT di Jaksel: Harus Gerak Cepat Sesuai Ketentuan

Jumat, 11 September 2026 - 07:28 WIB

Wamen ATR/Waka BPN: Pelantikan Pejabat Jadi Bagian Penataan Organisasi untuk Mendukung Transformasi Layanan

Jumat, 11 September 2026 - 07:26 WIB

Kementerian ATR/BPN Siapkan Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi untuk Percepat Penyusunan RDTR

Jumat, 11 September 2026 - 07:21 WIB

Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan di Kantah Kabupaten Bogor I Tetap Berjalan Normal Pascapenyidikan Kepolisian

Berita Terbaru