Pemkab Toba Tampung Aspirasi Pedagang Pasar Balerong Balige, Penataan Pasar Diupayakan Berjalan Bersama

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ANTARANEWS86.com_, TOBA, Pemerintah Kabupaten Toba menerima dan menampung aspirasi para pedagang Pasar Balerong Balige dalam pertemuan yang berlangsung di Balai Data Kantor Bupati Toba, Rabu (13/5/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah daerah dan para pedagang terkait penataan kawasan pasar Balige.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus, Plh. Sekda Kabupaten Toba Eston Sihotang, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jonni DP Lubis, Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Sofian Sitorus, Plt. Kepala Satpol PP Saut Sihombing, Kepala Bidang Pasar Joni Hutajulu serta sejumlah perangkat daerah terkait.

 

Dalam dialog tersebut, sebagian besar pedagang menyampaikan harapan agar memperoleh lapak yang dinilai memadai untuk menampung barang dagangan mereka. Para pedagang pada prinsipnya menyatakan mendukung kebijakan Pemerintah Kabupaten Toba terkait penataan dan pemindahan aktivitas perdagangan dari luar pasar ke area dalam pasar, dengan harapan tersedianya tempat berjualan yang sesuai kebutuhan.

 

Salah seorang pedagang, Turman Simanjuntak, menyampaikan usulan agar pedagang sementara waktu diperbolehkan berjualan di area parkir di dalam pasar hingga mendapatkan lapak yang dianggap cukup untuk aktivitas perdagangan mereka. Ia juga meminta agar pemanfaatan beberapa ruangan di pasar dapat ditinjau kembali guna menambah kapasitas lapak pedagang.

 

Selain itu, perwakilan pedagang kaki lima hari Onan/ pasar tumpah yang jatuh setiap hari Jumat, Sahat Siahaan, menyampaikan aspirasi sekitar 40 pedagang yang biasa berjualan di Terminal Mini Balige. Mereka berharap tetap diberikan kesempatan berjualan di lokasi tersebut khusus pada hari Jumat.

 

Sementara itu, Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus menegaskan bahwa penataan Pasar Balige merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menciptakan kawasan kota yang lebih tertata sekaligus mendukung peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.“Kebijakan ini merupakan salah satu upaya agar Kota Balige, termasuk kawasan pasar, dapat tertata dengan lebih baik. Penataan ini juga diharapkan mampu mendukung peningkatan pendapatan para pedagang di Pasar Balige,” ujarnya.

 

Menurutnya, pemerintah menerima berbagai masukan dari pedagang sebagai bahan evaluasi dalam pelaksanaan kebijakan penataan pasar. Pemerintah Kabupaten Toba juga berharap penataan yang dilakukan dapat mendorong meningkatnya kunjungan pembeli dan pendapatan pedagang di Pasar Balige.

 

Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala Bidang Pasar Joni Hutajulu menjelaskan bahwa penataan pasar dilakukan untuk menciptakan ketertiban dan kenyamanan bersama. Ia menyampaikan bahwa pemerintah telah menyediakan fasilitas di dalam pasar dan berharap seluruh pedagang dapat bersama-sama mendukung kesepakatan agar aktivitas jual beli terpusat di area pasar.“Kami berharap tidak ada lagi pedagang yang berjualan di luar Pasar Balige dan apabila masih ditemukan, mari kita saling mengingatkan karena pada prinsipnya kita sudah memiliki kesepakatan bersama. Pemerintah juga sudah menyediakan fasilitas di dalam pasar agar aktivitas perdagangan dapat terpusat dan lebih tertata,” jelasnya.

 

Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dan kondusif, dengan pemerintah daerah dan para pedagang saling menyampaikan pandangan demi terciptanya solusi bersama bagi penataan Pasar Balige.

(AES)#

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demi Kesejahteraan Rakyat, Pemkab Toba Wacanakan Permohonan Pelepasan Eks PTPN IV Sibosur 
Hari Sumpah Pemuda Diperingati, Wabup Toba Bacakan Pidato Menpora, Tekankan Generasi Patriotik, Gigih, dan Berempati
Festival Literasi Toba 2026 Resmi Dibuka, Bunda Literasi Kecamatan Dikukuhkan
Konsinyering HPL Badan Bank Tanah, Wamen Ossy Ingatkan Soal Keseimbangan Kecepatan Layanan dan Kepastian Hukum
Kementerian ATR/BPN Finalisasi Penjenjangan Kinerja untuk Perkuat Manajemen Kinerja Organisasi
Wamen ATR/Waka BPN Bahas Pentingnya UU Pengaturan Reforma Agraria dalam Diskusi Publik Ombudsman RI
Sejak Diluncurkan pada 2023, Kementerian ATR/BPN Terbitkan Hampir 10 Juta Sertipikat Elektronik
Jaga Keamanan Aset, Dirjen SPPR Imbau para Pemilik Tanah untuk Pasang Patok Tanda Batas

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Demi Kesejahteraan Rakyat, Pemkab Toba Wacanakan Permohonan Pelepasan Eks PTPN IV Sibosur 

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Hari Sumpah Pemuda Diperingati, Wabup Toba Bacakan Pidato Menpora, Tekankan Generasi Patriotik, Gigih, dan Berempati

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Festival Literasi Toba 2026 Resmi Dibuka, Bunda Literasi Kecamatan Dikukuhkan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:33 WIB

Konsinyering HPL Badan Bank Tanah, Wamen Ossy Ingatkan Soal Keseimbangan Kecepatan Layanan dan Kepastian Hukum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:31 WIB

Kementerian ATR/BPN Finalisasi Penjenjangan Kinerja untuk Perkuat Manajemen Kinerja Organisasi

Berita Terbaru