Jelang Musim Kemarau, Optimalkan Potensi Curah Hujan, BMKG Akan Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca 

- Penulis

Jumat, 10 April 2026 - 02:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ANTARANEWS86.com_,  TAPUT, Mengingat Danau Toba merupakan aset strategis nasional yang memiliki fungsi vital dalam mendukung pembangkitan energi listrik, pengelolaan sumber daya air, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat dan industri di wilayah Sumatera Utara dan hasil pemantauan per tanggal 17 Maret 2026, elevasi muka air Danau Toba berada pada level +903,12 meter di atas permukaan laut, dengan tren yang terus menurun akibat berkurangnya intensitas hujan.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apabila tren penurunan ini berlanjut hingga semester pertama tahun 2026, maka berpotensi mengganggu layanan air baku untuk irigasi, pembangkitan listrik, PDAM, serta kebutuhan industri di Wilayah Sungai Toba Asahan.

 

Perum Jasa Tirta I telah melakukan koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui Deputi Bidang Modifikasi Cuaca pada tanggal 25 Maret 2026. Berdasarkan analisis BMKG, awal musim kemarau di wilayah Daerah Tangkapan Air Danau Toba diperkirakan terjadi pada Dasarian I hingga Dasarian III bulan Mei 2026.

Baca Juga:  Miskin Extrims Dan Ketahanan Pangan Menjadi Perioritas Dalam Penyaluran  Dana Desa 2024

 

Sekaitan dengan itu, digelar Rapat Kordinasi terkait Modifikasi Cuaca yang direncanakan mulai tanggal 9 April – 3 Mei dipimpin langsung Direktur Tatakelola Modifikasi Cuaca, Edison. Rapat dihadiri Kalak BPBD Kabupaten Kota Wilayah Danau Toba. Kabupaten Tapanuli Utara dihadiri Plt. Kalak BPBD Bapak Binhot Aritonang dan Kadis Kominfo Donna Situmeang, di Kantor Meteorologi (BMKG) Silangit, Kamis (09/04).

 

Sehubungan dengan hal tersebut, pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca direkomendasikan untuk dilakukan pada masa transisi dari musim hujan ke musim kemarau, yaitu pada bulan April 2026, sebagai langkah preventif untuk mengoptimalkan potensi curah hujan dan menjaga cadangan air menjelang musim kemarau.

 

(DEMOKRASI L)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PRSU ke 50, Kabupaten Toba Tampil Memukau Dengan Keunggulan Produk Daerah 
Monang Sitanggang Ditemukan Jadi Mayat Mengapung di Tepi Pantai Danau Toba
Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf dan Bantuan dari MUI untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang
Lindungi Aset dari Pengambilalihan Sepihak, Kementerian ATR/BPN Targetkan Pendaftaran 10 Tanah Ulayat di Sumba Timur
Wujud Komitmen Perubahan, Kementerian ATR/BPN Tawarkan Optimalisasi Kerja Sama dengan Pemda Se-Lampung
Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Layanan Pertanahan Harus Berorientasi pada Kepuasan Masyarakat
Menteri Nusron Apresiasi Yayasan Buddha Tzu Chi atas Dukungan Pembangunan Huntap bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang
Sat Lantas Polres Langkat Intensifkan Gatur Lalin Pagi, Kapolres Apresiasi Kinerja Personel
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:23 WIB

PRSU ke 50, Kabupaten Toba Tampil Memukau Dengan Keunggulan Produk Daerah 

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:18 WIB

Monang Sitanggang Ditemukan Jadi Mayat Mengapung di Tepi Pantai Danau Toba

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:59 WIB

Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf dan Bantuan dari MUI untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:55 WIB

Lindungi Aset dari Pengambilalihan Sepihak, Kementerian ATR/BPN Targetkan Pendaftaran 10 Tanah Ulayat di Sumba Timur

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:54 WIB

Wujud Komitmen Perubahan, Kementerian ATR/BPN Tawarkan Optimalisasi Kerja Sama dengan Pemda Se-Lampung

Berita Terbaru