Desa Sontang Tancap Gas: 3,1 Km Jalan Diaspal, Zulfahrianto.SE Kembali Kejutkan Publik

- Penulis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ANTARANEWS86.com, Rokan Hulu, Riau – Sabtu, 21 Februari 2026 saat banyak daerah mengeluh karena pemangkasan dana desa, Desa Sontang justru melaju tanpa rem. Ketua APDESI Provinsi Riau, Zulfahrianto SE, kembali membuat publik terperangah.

Hari ini, pengaspalan jalan sepanjang 3,1 kilometer resmi dimulai di Dusun 1 Harapan, RW 03, Langkah ini bukan sekadar proyek infrastruktur biasa. Di tengah situasi fiskal yang ketat, pengaspalan tersebut disebut berasal dari dana pribadi dan swadaya Kepala Desa Sontang. Sebuah keputusan yang memantik perbincangan luas, dari tingkat kabupaten hingga nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jalan Aspal 3,1 Km: Dari Janji ke Aksi
Pantauan di lapangan, alat berat telah bekerja sejak pagi. Warga Dusun 1 Harapan terlihat antusias menyaksikan dimulainya pengaspalan yang selama ini mereka nantikan. Akses jalan yang sebelumnya rusak dan berdebu kini mulai berubah menjadi jalur hitam mulus.

Faisal, selaku Kaur Pembangunan, memastikan pekerjaan dilakukan bertahap namun terukur. “Ini bukan proyek simbolis. Ini kebutuhan masyarakat. Dan hari ini kita mulai,” ujarnya.

Pengaspalan sepanjang 3,1 kilometer ini diyakini akan mempercepat mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan nilai ekonomi desa.

Ketika Desa Lain Viral Karena Skandal,Sontang Viral Karena Pembangunan Di tengah maraknya pemberitaan penyalahgunaan dana desa di berbagai daerah, Sontang justru tampil dengan narasi berbeda: pembangunan tanpa henti. Kontras yang tajam ini membuat nama Desa Sontang kian dikenal.

Baca Juga:  Stok Melimpah Bantuan Pangan Toba Siap Disalurkan ke 23 Ribu Warga

Di bawah kepemimpinan Zulfahrianto SE, wajah desa berubah drastis. Infrastruktur dibenahi, fasilitas publik ditingkatkan, dan tata kelola pemerintahan desa diperkuat. Warga menyebut, Sontang kini “seperti kota kecil yang indah dan nyaman.”

Langkah berani menggunakan dana pribadi untuk kepentingan publik dinilai sebagai bentuk komitmen moral seorang pemimpin desa. Di saat pemerintah pusat memperkecil alokasi dana desa, Sontang tidak berhenti bergerak.

Kepemimpinan yang Menggerakkan
Sebagai Ketua APDESI Provinsi Riau, Zulfahrianto bukan hanya memimpin di tingkat desa, tetapi juga menjadi representasi kepala desa se-Riau. Pembangunan 3,1 kilometer jalan aspal ini dinilai sebagai pesan kuat: keterbatasan anggaran bukan alasan untuk stagnan.

Warga Dusun 1 Harapan RW 03 menyambut pembangunan ini dengan rasa syukur. Bagi mereka, jalan bukan sekadar infrastruktur, tetapi simbol kemajuan dan kemerdekaan ekonomi.

Sontang Menuju Desa Modern
Desa Sontang kini menjadi contoh bagaimana kepemimpinan lokal dapat mengubah wajah wilayah secara nyata. Dari jalan desa hingga pelayanan publik, geliat pembangunan terlihat konsisten.

Jika desa lain viral karena konflik dan dugaan penyimpangan, Sontang memilih viral karena prestasi. Di tengah dinamika nasional, desa ini menunjukkan bahwa pembangunan bisa lahir dari keberanian mengambil tanggung jawab.

Sabtu, 21 Februari 2026, akan dicatat sebagai momentum penting: saat 3,1 kilometer jalan aspal mulai membentang, dan harapan warga semakin kokoh di atas permukaan hitam yang baru saja digelar.Sontang maju. Rakyat merasakan kemerdekaan.*(Nur)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lantik 130 Pejabat, Menteri ATR/Kepala BPN: Berikan Manfaat dan Pelayanan yang Adil bagi Masyarakat
Hadiri Milad ke-26 YASPIDA, Menteri Nusron: Santri Harus Siap Menjadi Ulama, Teknokrat, dan Pemimpin Bangsa
Penutupan Latsarmil Komcad Gelombang I 2026, Wamen Ossy Sebut Latsarmil Perkuat Karakter dan Integritas ASN
Serahkan Lebih dari 1.000 Sertipikat Tanah Wakaf dalam ICOP 2026, Menteri Nusron Minta Penerima Jadi Pionir Percepatan
Bicara dalam International Conference on Pesantren 2026, Menteri Nusron Ajak Masyarakat Sertipikatkan Tanah Wakaf untuk Lindungi Aset Umat
Wamen Ossy Ajak Pemkab Menguatkan GTRA untuk Selesaikan Masalah Pertanahan di Tanah Laut
Jadi Simbol Nilai Luhur, Kementerian ATR/BPN Laksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila
Sertipikat Tanah Hilang? Berikut Panduan Cara Mengurusnya
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:26 WIB

Lantik 130 Pejabat, Menteri ATR/Kepala BPN: Berikan Manfaat dan Pelayanan yang Adil bagi Masyarakat

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:21 WIB

Hadiri Milad ke-26 YASPIDA, Menteri Nusron: Santri Harus Siap Menjadi Ulama, Teknokrat, dan Pemimpin Bangsa

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:18 WIB

Penutupan Latsarmil Komcad Gelombang I 2026, Wamen Ossy Sebut Latsarmil Perkuat Karakter dan Integritas ASN

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:12 WIB

Serahkan Lebih dari 1.000 Sertipikat Tanah Wakaf dalam ICOP 2026, Menteri Nusron Minta Penerima Jadi Pionir Percepatan

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:06 WIB

Bicara dalam International Conference on Pesantren 2026, Menteri Nusron Ajak Masyarakat Sertipikatkan Tanah Wakaf untuk Lindungi Aset Umat

Berita Terbaru