ANTARANEWS86.com_, TOBA, Halaman kantor Polsek Laguboti ramai didatangi orang tadi malam Senin, 08/12/2025. Kejadian ini dipicu oleh kasus pemukulan yang dilakukan oleh terduga Maling kereta mengakibatkan H. Sitorus luka parah di kepala akibat benturan benda tumpul.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Informasi yang dikumpulkan oleh Antara News86, sore itu sekitar jam 17.00 WIB seorang paragat tuak Ganda Sitorus (45 thn ) sedang maragat tuak di pinggir an jalan Lumban Sitorus desa Bandartabu kecamatan Bonatua lunasi.
Dari atas bagot dGS melihat sepeda motornya yang diparkirkan di pinggir jalan dilarikan seseorang. Malinggg, teriaknya dengan kencang. Orang orang yang mendengar langsung berinisiatif mengejar. Terjadi kejar-kejaran hingga kota Laguboti.
Si lelaki bingung melihat macet kota Laguboti sehingga membelok ke arah jalan danau Toba. Si maling diteriaki oleh pengajarnya sehingga terjatuh di depan Rapi Loundry. Namun dia berbalik meneriaki si pengejar maling dan mengambil kayu broti memukul kepala pengajarnya sehingga terjatuh karena terluka parah di kepala. Belakangan diketahui si korban adalah Taher Sitorus (45tahun) penduduk Bandar tabu desa Sihiong.
Warga yang melihat segera menolong si korban dan melarikan nya ke puskesmas Laguboti tetapi puskesmas sudah tutup, sehingga polisi yang sudah diberi tahu melarikannya ke RSUD Porsea.
Malam harinya warga Sihiong berduyun-duyun mendatangi mapolsek Laguboti untuk memastikan keberadaan si tersangka maling yang sudah diamankan oleh Polsek Laguboti.
Ketika dikonfirmasi kepada kanit reskim Laguboti Aipda SUNARDI PURBA, membenarkan ada menahan seorang laki2 yang mengaku bernama Ramadhan warga Medan Labuhan terkait adanya pemukulan warga bernama Taher Sitorus penduduk Bandartabu Sihiong. Pemukulan itu diakuinya di jalan Danau Toba Laguboti akibat keadaan terjepit.
(aes)#












