Pemkab Tapanuli Utara Sampaikan Perkembangan Terkini Bencana: Akses Terputus, Puluhan Korban Hilang, Evakuasi Terus Dipercepat

- Penulis

Minggu, 30 November 2025 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ANTARANEWS86.com_, TAPUT, Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si, M.Si bersama Dandim 0210/TU Letkol Kav Ronal Tampubolon, S.H, M.Han, Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sitinjak, S.H, S.I.K, serta perwakilan BNPB dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyampaikan informasi terkait perkembangan penanganan bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Tapanuli Utara selama 3 hari terakhir, bertempat di halaman kantor Bupati Taput, Tarutung (Kamis, 27 November 2025).

 

Bupati menyampaikan bahwa bencana kurang lebih 3 hari ini berdampak luas pada sedikitnya enam kecamatan dengan dua jenis bencana utama, yakni banjir dan longsor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

6 wilayah terdampak banjir meliputi Kecamatan Pahae julu, Pahae Jae, Purbatua, Siatas Barita, Tarutung dan Parmonangan serta sebagian wilayah lain. Banjir terparah terjadi di Kecamatan Purbatua dan Pahae Jae. Bantuan pemenuhan kebutuhan dasar dan. Permakanan telah disalurkan, termasuk kepada masyarakat yang sempat terisolasi. Sementara itu, tanah longsor terparah terjadi di Kecamatan Parmonangan dan Adian Koting, dengan dampak yang sangat menghambat akses.

 

Hingga siang ini, akses jalan utama Tarutung–Tapanuli Tengah–Sibolga masih terputus total akibat 30–40 titik longsor. Tim gabungan sedang bekerja membuka jalur prioritas untuk menghubungkan konektivitas Tarutung menuju Tapanuli Tengah. Kondisi terakhir menunjukkan akses kendaraan baru dapat mencapai wilayah Lobu Pining, dengan harapan perbaikan dapat menembus Adian Koting dalam 2 hari ke depan.

 

Situasi di lapangan juga diperparah oleh putusnya jaringan listrik dan telekomunikasi di wilayah Adian Koting hingga Sibolga. Pemerintah telah mengerahkan perangkat komunikasi Starlink pada beberapa titik untuk mendukung koordinasi. Banyak warga yang terjebak di perjalanan dari Medan menuju Sibolga terpaksa meninggalkan kendaraan dan berjalan menuju Tarutung karena akses tertutup total.

 

Berdasarkan laporan yang diterima Tim Gabungan, korban jiwa yang telah ditemukan berjumlah 7 orang, terdiri dari 2 orang korban di Parsikkaman dan 5 orang di Sibalanga. Sementara itu, sekitar 29 orang masih dinyatakan hilang di sejumlah lokasi terdampak. Kecamatan Parmonangan juga melaporkan adanya rumah tertimpa longsor dan dugaan korban hilang, termasuk 5 orang yang diduga tertimbun di area PLTMA.

Baca Juga:  Pesparawi Sumut 2024 di Toba Tuan Rumah, Bupati : Lewat Nyanyian dan Pujian Kita Sampaikan Pesan Kedamaian

 

TNI, melalui Kodam I/BB, telah mengerahkan alat berat berupa 1 unit ekskavator serta 1 unit truk untuk membantu pembukaan akses Tarutung–Sibolga, sebagai jalur utama masuknya bantuan logistik. Tambahan pasukan sebanyak 200 personel telah digerakkan dari Mabes AD untuk membantu wilayah-wilayah lain yang terdampak. Koramil dan Polsek di seluruh titik terdampak turut melakukan evakuasi korban, termasuk pengangkatan jenazah di Adian Koting meski komunikasi hanya stabil sekitar 15 menit setiap kali tersambung.

 

Pihak Kepolisian Sumatera Utara juga bergerak cepat. Kapolda Sumut dijadwalkan tiba di Bandara Silangit menggunakan helikopter untuk memimpin langsung koordinasi penanganan bencana. Posko utama penanganan bencana ditempatkan di Kabupaten Tapanuli Utara dengan dukungan penuh BNPB yang telah mengirimkan tim pusat untuk memperkuat operasi lapangan. Pemerintah menegaskan bahwa status bencana saat ini adalah Tanggap Darurat selama tujuh hari dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan.

 

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta menggunakan call center resmi Pemkab Taput pada nomor 081161645500 untuk melaporkan atau mencari informasi keluarga yang terdampak.

 

Upaya jalur udara melalui heli dan pesawat Hercules sedang disiapkan untuk mempercepat distribusi bantuan dan evakuasi. Pemerintah menegaskan komitmen untuk bekerja maksimal bersama seluruh unsur TNI–Polri, relawan, dan instansi terkait demi menyelamatkan warga dan memulihkan akses secepat mungkin.

 

(Demokrasi L)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.antaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Pemkab Tapanuli Utara Apresiasi GAMKI dalam Natal Nasional dan Aksi Sosial Tanggap Bencana
10 Pejabat Teras Kabupaten Toba Setingkat Eselon II Dilantik Bupati Efendi Napitupulu
Selaraskan Asta Cita di Daerah, Bupati Rokan Hulu Hadiri Rakornas Sinergi Program Prioritas Presiden
Mengawali 2026, Polres Toba Hadir di Tengah Masyarakat, Pastikan Aktifitas Warga Berjalan Aman dan Lancar
‎Pemkab Tapanuli Utara Harapkan Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Terintegrasi Pemulihan Pascabencana
‎Pemkab Tapanuli Utara Harapkan Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Terintegrasi Pemulihan Pascabencana
𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐝𝐚𝐧 𝐌𝐚𝐬𝐲𝐚𝐫𝐚𝐤𝐚𝐭 𝐓𝐚𝐩𝐚𝐧𝐮𝐥𝐢 𝐔𝐭𝐚𝐫𝐚 𝐒𝐚𝐦𝐛𝐮𝐭 𝐏𝐞𝐧𝐮𝐡 𝐒𝐮𝐤𝐚𝐜𝐢𝐭𝐚 𝐝𝐚𝐧 𝐀𝐩𝐫𝐞𝐬𝐢𝐚𝐬𝐢 𝐊𝐮𝐧𝐣𝐮𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐁𝐚𝐧𝐭𝐮𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚𝐚𝐧 𝐊𝐃𝐌
Pemkab Tapanuli Utara Bersama Utusan Khusus Presiden Tanam Pohon dan Bahas Mitigasi Bencana
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:08 WIB

‎Pemkab Tapanuli Utara Apresiasi GAMKI dalam Natal Nasional dan Aksi Sosial Tanggap Bencana

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:00 WIB

10 Pejabat Teras Kabupaten Toba Setingkat Eselon II Dilantik Bupati Efendi Napitupulu

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:32 WIB

Selaraskan Asta Cita di Daerah, Bupati Rokan Hulu Hadiri Rakornas Sinergi Program Prioritas Presiden

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:09 WIB

Mengawali 2026, Polres Toba Hadir di Tengah Masyarakat, Pastikan Aktifitas Warga Berjalan Aman dan Lancar

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:13 WIB

‎Pemkab Tapanuli Utara Harapkan Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Terintegrasi Pemulihan Pascabencana

Berita Terbaru